Sunday , 18 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / 19 Proyek Properti “Hijau” Raih GPA 2017

19 Proyek Properti “Hijau” Raih GPA 2017

Para Penerima Penghargaan GPA 2017

BERITA PROPERTI – Produk properti yang mengedepankan konsep ramah lingkungan, saat ini sudah menjadi pilihan. Pasalnya, jika pengembangan properti tidak mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan, maka kualitas kota dan kehidupan warganya yang akan menerima akibatnya. Lebih dari itu, bahkan bisa chaos atau anarkis karena konflik perebutan sumber daya.

Hal tersebut dijelaskan pengamat properti hijau Ir Nirwono Joga MLA saat ajang Green Property Awards (GPA) 2017 yang digelar HousingEstate, Rabu (27/9) kemarin. Oleh karena itu, adanya GPA yang digelar sejak tahun 2009 ini, kata Nirwono, dimaksudkan untuk mendorong kesadaran developer mengembangkan properti yang berkelanjutan.

Secara prinsip, sambung Nirwono, penilaian proyek masih berdasarkan delapan kriteria yang dianggap paling mempengaruhi keberlanjutan sebuah kota. Yaitu, penataan ruang kawasan yang eco friendly dan tidak menabrak regulasi terkait, konsep desain bangunan yang berupaya mereduksi konsumsi energi dan air, infrastruktur yang mendukung gaya hidup hijau seperti banyaknya akses pejalan kaki dan pesepeda serta adanya sarana peresapan air dan sistem pengelolaan air bersih dan kotor.

Kemudian, lanjutnya, juga menyangkut konektifitas atau pengintegrasian proyek dengan jalur transportasi umum, adanya sistem pengelolaan sampah sejak dari rumah, pengelolaan air di kawasan dengan konsep reduce-reuse-recycle, tersedianya ruang terbuka hijau yang memadai, dan adanya upaya konsisten melibatkan partisipasi warga untuk berbudaya hijau.

“Tahun ini ditambahkan dua kriteria lain untuk merespon perkembangan pesat urbanisasi serta digitalisasi kota dan properti. Kriteria yang diperbaharui tersebut dengan kita sebut dengan istilah “8+2 Atribut” dan properti yang memenuhi sebagian besar kriteria itu sebagai Properti Hijau Cerdas,” ungkap Nirwono.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi HousingEstate Joko Yuwono mengatakan, GPA merupakan upaya untuk terus mendorong pengembangan properti yang ramah lingkungan (green property) yang sekaligus merupakan properti cerdas (smart property) dengan atau tanpa digitalisas. “GPA juga diharapkan bisa menjadi panduan konsumen dan masyarakat dalam memilih properti hijau,” kata Joko Yuwono.

Sebanyak 19 proyek yang tersebar di sejumlah lokasi, mendapatkan penghargaan GPA pada tahun ini. Terdiri dari 12 proyek perumahan (landed residential), empat apartemen, dan tiga properti komersial. Lokasinya tersebar di megapolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) ditambah kota-kota lain seperti Surabaya, Bandung, Pangkal Pinang, dan Klungkung.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*