Monday , 16 December 2019
Home / Indeks Berita / 445 Rumah Tak Layak Huni di Tabanan Dapat Bantuan Bedah Rumah

445 Rumah Tak Layak Huni di Tabanan Dapat Bantuan Bedah Rumah

Bedah Rumah
Penerima bantuan bedah rumah yang sudah direnovasi, berpose bersama tim dari Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR

BEDAH RUMAH – Sebanyak 445 rumah di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali telah mendapatkan bantuan bedah rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Adanya bantuan bedah rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) masyarakat di Pulau Dewata tersebut.

“Kami berharap pelaksanaan Program BSPS atau bedah rumah ini dapat membantu masyarakat di Tabanan Bali agar bisa memiliki rumah yang layak huni,” ujar Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Pemberdayaan dan Kemitraan Direktorat Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Niken Nawangsasi mewakili Direktur Rumah Swadaya Kementerian PUPR Jhony FS Subrata saat memberikan pengarahan kepada penerima Program BSPS di Balai Desa Buwit, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Provinsi Bali, Jum’at (15/11) dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA :   PT Modernland Realty Tbk Targetkan Penjualan Rp4,2 T

Niken menjelaskan, program BSPS merupakan salah satu dari pelaksanaan Program Satu Juta Rumah yang dilaksanakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah yang layak bagi masyarakat. Untuk itu, pihaknya berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk mensukseskan program yang dikenal masyarakat dengan program bedah rumah tersebut. “Di Kabupaten Tabanan ini Kementerian PUPR menyalurkan bantuan bedah rumah sebanyak 445 unit rumah,” terangnya.

Lebih lanjut, Niken menambahkan, pemerintah hanya akan memberikan bantuan BSPS hanya satu kali kepada masyarakat yang memiliki RTLH. Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan rumah yang layak.

BACA JUGA :   Jelang Akhir Tahun, Paramount Land Raih Empat Trophy

Salah satu syarat untuk mendapatkan BSPS adalah tanah untuk lokasi pembangunan merupakan tanah milik masyarakat sendiri dan kondisi rumahnya benar-benar tidak layak huni. Rumah yang telah dibedah diharapkan dapat menjadi tempat pembinaan keluarga sejahtera dan menjadi aset bagi masyarakat.

“Penyaluran dana BSPS sebesar Rp 17,5 juta untuk peningkatan kualitas rumah dan Rp 35 juta untuk pembangunan rumah baru hanya untuk stimulan saja. Bantuan itu disalurkan dalam bentuk bahan material dan sebagian untuk upah tukang sehingga masyarakat juga harus memiliki keswadayaan untuk membangun rumahnya,” harapnya.

Dalam BSPS, imbuhnya, pemerintah juga berharap rumah yang dibedah bisa memiliki konstruksi yang baik. Selain itu pencahayaan dan fasilitas kamar mandi di dalam rumahnya pun harus diperhatikan. “Kami juga berharap ke depan Kabupaten Tabanan bisa menuntaskan RTLH melalui BSPS ini,” katanya.

BACA JUGA :   Diluncurkan Properti SOHO Loft Pertama di Bali

Kepala SNVTPenyediaan Perumahan Provinsi Bali, I Wayan Suardana menyampaikan, pembangunan rumah swadaya di Kabupaten Tabanan dilaksanakan melalui dana APBN sebesar Rp 7,787 Milyar. Setiap unit rumah yang dibedah mendapatkan dana sebesar Rp 17,5 juta.

“Kami mengalokasikan dana Rp 17,5 juta untuk setiap unit rumah. Dana tersebut disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk bahan material bangunan Rp 15 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Nyoman Kamasan menyatakan bahwa pihaknya mengucapkan terimakasih atas bantuan perumahan yang telah disalurkan Kementerian PUPR selama ini. Pemerintah Kabupaten Tabanan jiga berharap Program BSPS ini bisa terus berlanjut mengingat masih banyak masyarakat yang termasuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang membutuhkan bantuan ini.

Kegiatan bedah rumah

Berdasarkan data yang ada, Kementerian PUPR mulai tahun 2016 hingga 2019 telah menyalurkan BSPS sebanyak 1.652 unit rumah. Bantuan perumahan tersebut tersebar di lima kecamatan di 20 desadesa.musim 8 yang ada di Tabanan. “Kami masih memerlukan bantuan bedah rumah untuk 2.880 unit rumah. Untuk jumlah rumah yang di bedah di Desa Buwit ini jumlahnya hanga 27 unit,” katanya.

Check Also

saumata suites

Target Terjual Habis 2020, Saumata Suites Tawarkan Unit Tiga Kamar Tidur

BERITA PROPERTI – Sukses dengan Saumata Apartment, PT Sutera Agung Properti (SAP), kini tengah merampungkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 167

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link