Friday , 14 December 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / 4th HSE Awards 2018, Tahap Pendewasaan Budaya HSE PT Ciputra Residence

4th HSE Awards 2018, Tahap Pendewasaan Budaya HSE PT Ciputra Residence

Para penerima penghargaan HSE Awards 2018
PT Ciputra Residence, di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1 Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018 

PT Ciputra Residence kembali melaksanakan program Health, Safety & Environment Awards 2018 (HSE Awards 2018). Penyelenggaraan HSE Award kali ini, diikuti 42 kontraktor dan sub-kontraktor yang bekerjasama dengan PT Ciputra Residence. yang dibagi ke dalam 9 kategori pemenang dan satu kategori apresiasi.

Associate Director PT Ciputra Residence Lalitya Ciputra Sastrawinata mengatakan,” HSE Awards 2018 ini merupakan tahap pendewasaan bagi PT Ciputra Residence dalam mengimplementasikan sekaligus membudayakan budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) atau HSE di setiap denyut pembangunan proyek yang dilaksanakannya.”ujarnya.

Program HSE ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dan berbagai pihak terkait, dalam hal ini para mitra kontraktor yang telah bersama-sama mengimplementasikan, serta membudayakan HSE dalam setiap pekerjaannya. Hasilnya, sepanjang 2017 dan 2018, PT Ciputra Residence mampu menekan angka kecelakaan kerja secara maksimal menuju zero accident and zero loss time injury.

Senior Director PT Ciputra Residence, M.I. Meiko Handoyo, budaya HSE PT Ciputra Residence berbanding lurus dengan langkah pemerintah melalui kementerian ketenagakerjaan dalam mendorong berbagai pihak untuk semakin berperan aktif menurunkan tingkat kecelakaan kerja di Indonesia. Langkah. PT Ciputra Residence dengan menggelar  Health, Safety & Environment Awards 2018 (HSE Awards 2018) dinilainya sebagai wujud serta mendorong upaya pemerintah dalam mensukseskan program “Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020”.

Tercatat, berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan jumlah kasus kecelakaan kerja di Indonesia terus menurun. Tahun 2015 terjadi kecelakaan kerja sebanyak 110.285 kasus, sedangkan tahun 2016 sejumlah 105.182 kasus, sehingga mengalami penurunan sebanyak 4,6%. Sedangkan sampai Agustus tahun 2017 terdapat sebanyak 80.392 kasus.

M.I. Meiko Handoyo menambahkan, perusahaan sangat mendukung berbagai langkah pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbudaya HSE. Untuk itu, dalam pelaksanaanya PT Ciputra Residence menekankan agar semua pihak harus turun tangan untuk bekerja sama serta mengimplementasikannya, agar budaya HSE di tempat kerja dan lingkungan masyarakat umum di seluruh proyek proyek PT Ciputra Residence benar-benar terwujud.

”Penerapan budaya HSE merupakan bagian integral pembangunan nasional untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Indonesia. Kami di PT Ciputra Residence juga menyadari betul pentingnya penerapan budaya HSE dalam setiap pembangunan proyek kami. Dan acara yang kita laksanakan hari ini merupakan wujud apresiasi yang kami berikan kepada seluruh mitra kontraktor kami yang secara sadar dan berkomitmen mewujudkan budaya HSE dengan baik,” kata M.I.

Meiko Handoyo saat memberikan keterangan pers di hadapan sejumlah awak media, di acara “PT Ciputra Residence HSE Awards 2018” di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1 Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Wajib Jalankan HSE

Lalitya Ciputra Sastrawinata menjelaskan, sebagaimana tema pokok bulan K3L yang digemakan oleh pemerintah tahun ini ”Melalui Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kita Bentuk Bangsa yang Berkarakter”, PT Ciputra Residence telah mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan yang komit dan secara berkelanjutan sejak 2015 memberikan apresiasi kepada para mitra kontraktornya yang telah melaksanakan budaya HSE secara konsisten.

“Apabila HSE terlaksana dengan baik maka kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat ditekan, biaya-biaya yang tidak perlu dapat dihindari sehingga dapat tercapai suasana kerja yang aman, nyaman, sehat, dan klimaknya tentu dapat meningkatnya produktivitas kerja,” kata Lalitya Ciputra Sastrawinata.

Menurut Lalitya Ciputra Sastrawinata, pihaknya merasa bangga menjadi sebagai pengembang pertama di Indonesia yang menyelenggarakan HSE Awards (sejak 2015). PT Ciputra Residence menerapkan HSE Management secara ketat bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan regulasi dan komitmen dengan pihak ketiga, namun lebih kepada kepedulian perusahaan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik.

Bagi PT Ciputra Residence, lanjut dia, implementasi Heath Safety & Environment Management merupakan instrumen investasi perusahaan dalam memperlancar proses produksi, bukan sebagai cost yang membebani anggaran proyek. Oleh karena itu, PT Ciputra Residence sejak 2015 setiap kontraktor yang akan menjadi mitra kerja diwajibkan memiliki komitmen yang sama dengan PT. Ciputra Residence untuk menjalankan HSE sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

“Saat ini, semua kontraktor dan subkontraktor yang mengerjakan proyek-proyek Ciputra Residence kami wajibkan memahami dan implementasi HSE dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, kita bersama-sama mampu melindungi pekerja kita dari kecelakaan kerja yang merupakan aset perusahaan,” kata Lalitya Ciputra Sastrawinata.

Penerapan manajemen HSE di lingkungan PT Ciputra Residence berdampak positif terhadap prosedur kerja perusahaan, sehingga terjamin kualitas hasil kerjanya. Tidak hanya itu, beberapa mitra kontraktor baru yang menjadi kandidat dalam proses penilaian semakin bertambah dan tidak sedikit pula yang berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Awards tahun ini.

“Hal ini juga sebagai pemicu bagi para mitra kontraktor lainnya untuk saling berlomba menjadi yang terbaik dalam memahami dan menjalankan program ini dengan bersunggguh-sungguh dan bertanggung jawab.” Lalitya Ciputra Sastrawinata.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*