Sunday , 18 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / 5 Masalah Utama Pembangunan Infrastruktur Di Indonesia

5 Masalah Utama Pembangunan Infrastruktur Di Indonesia

propertiINFRASTRUKTUR-Sejumlah masalah dan tantangan masih menjadi penghambat pembangunan infrastruktur di Indonesia. Meskipun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 sudah ditetapkan arahan prioritas kebijakan pembangunan infrastruktur guna menjawab sejumlah permasalahan yang ada.

Menurut RPJMN tersebut, prioritas yang harus dibangun adalah kondisi jalan yang tidak memadai, terbatasnya pembangunan jalur kereta api, kinerja pelabuhan yang tidak berdaya saing, rendahnya rasio ketenagalistrikan dan terbatasnya kapasitas sumber air.

Dalam agenda Infrastructure Oulook Indonesia 2016 dengan tema Evaluasi Pembangunan Infrastruktur dan Prospek di 2016/2017, Rabu (11/2) kemarin, dinyatakan bahwa ada 5 (lima) permasalahan utama pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hambatan tersebut meliputi :

  1. Kurangnya koordinasi terkait pendistribusian kewenangan dan pengambil keputusan
  2. Ketidaksesuaian perencanaan pendanaan dengan kebutuhan implementasi
  3. Sulitnya proses pengaduan dan pembebasan lahan
  4. Kurang memadainya kapasitas Kementerian/Lembaga dan/atau Penanggung jawab Proyek dalam penyediaan infrastruktur terutama yang dilaksanakandengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)
  5. Lambatnya proses penyusunan peraturan dan keberadaan peraturan yang tumpang tindih sehingga menghambat investasi

“Dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama. Belajar dari pengalaman selama ini, berbagai langkah terobosan untuk mempercepat implementasinya sangat diperlukan, bahkan merupakan prasyarat mutlaknya,” jelas Menteri Perekonomian Darmin Nasution pada Infrastructure Oulook Indonesia 2016 itu.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*