Monday , 19 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / 68 Tahun, BTN Telah Salurkan Kredit Rp437 T

68 Tahun, BTN Telah Salurkan Kredit Rp437 T

Direktur Utama Bank BTN Maryono dan Menteri BUMN Rini Soemarno saat perayaan HUT ke 68 Bank BTN. (poto doc. BTN)

INFO PERBANKAN – Di industri properti pada umumnya, Bank BTN memegang peranan paling penting dalam hal pembiayaan, terlebih bagi sektor perumahan untuk masyarakat menengah ke bawah. Bank BTN yang lengkapnya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., telah menyalurkan kredit sekitar Rp437 triliun sejak pertama kali berdiri 68 tahun silam.

Bank BTN pertama kali mengucurkan kredit ke masyarakat yaitu pada tahun 1976 dan hingga kini telah dinikmati oleh hampir 4,5 juta masyarakat Indonesia. Kredit tersebut berdampak kepada banyak lini industri terutama sektor perumahan dan berdampak pada sektor lainnya. Sebagai agent of development, Bank BTN ikut andil menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Usai kegiatan funwalk dalam rangka HUT ke-68 Bank BTN, Minggu (11/2), Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, core business Bank BTN adalah pembiayaan perumahan dan industri turunannya dan telah dijalankan perseroan sejak 1976. Bank BTN telah berperan sangat besar terhadap pemenuhan kebutuhan rumah rakyat.

“Kami bangga telah menjadi bagian dari BUMN di dalam negeri yang ikut mempunyai  andil dalam pembangunan ekonomi bangsa. 68 tahun Bank BTN hadir di negeri ini adalah bukti kerja perseroan dan dinikmati khususnya oleh masyarakat menengah bawah (MBR) yang kami berikan akses pembiayaan melalui KPR BTN,” kata Maryono.

Oleh karena itu, lanjut Maryono, pihaknya bersyukur karena seluruh masyarakat Indonesia menerima kehadiran Bank BTN dan memberikan dukungan sehingga sampai hari ini perseroan tetap eksis dan tumbuh menjadi perusahaan yang besar dan sehat. Bank BTN sudah menjadi bagian dari bank terbesar di Indonesia.

“Selama mengawal program rumah untuk rakyat, peran Bank BTN selalu paling signifikan. Wajar jika saat ini BTN sudah masuk pada urutan ke-6 Bank terbesar di Indonesia berdasarkan asset. Kami optimistis dalam waktu dekat BTN akan naik kelas menjadi nomor 5 sebagai bank terbesar di Indonesia,” tegas Maryono.

Dikatakan Maryono, porsi Bank BTN selalu mendominasi lebih dari 95% dalam pembiayaan perumahan di Indonesia. Hal tersebut merupakan bukti nyata bahwa sejak awal BTN berdiri memang sudah siap untuk memberikan dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan papan bagi rakyat. Bank BTN terhitung konsisten dengan core business yang dianut. Pembiayaan rumah sudah menjadi pilihan bisnis utama perseroan dan terbukti membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat, ekonomi nasional maupun perusahaan.

“Perseroan akan terus berkarya untuk membawa Bank BTN lebih baik dan memegang komitmen memberikan dukungan untuk  program satu juta rumah yang diinisiasi oleh Presiden. 68 tahun Bank BTN akan menjadi momentum bagaimana perseroan dapat memberikan akses yang cepat dan mudah bagi masyarakat untuk memiliki rumah layak,” ungkap Maryono.

Yang pasti, kata Maryono, Bank BTN juga membantu pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan, dimana tugas ini juga diembang pihak terkait dengan pembangunan dan pembiayaan perumahan. Ini penting dan menjadi tugas bersama untuk bagaimana masalah terkait rumah rakyat dapat segera diselesaikan secara bersama.

Terkait dengan acara perayaan HUT, funwalk yang digelar Bank BTN  diikuti oleh lebih dari 6.800 peserta yang berasal dari perwakilan pegawai dan keluarga seluruh Indonesia. Funwalk mengambil rute berjarak tempuh 6,8 KM. Selain itu BTN juga melakukan revitalisasi Museum perseroan. Pada kesempatan yang sama BTN juga meluncurkan portal baru bernama https://rumahmurahbtn.com untuk menjual aset-aset properti untuk umum, diantaranya rumah lelang, rumah bekas, apartemen, dan sebagainya.

Adapun aset properti yang dijual tersebut merupakan agunan dari debitur kredit konsumer maupun kredit komersial. Situs https://rumahmurahbtn.com maupun aplikasi rumah murah BTN akan mempermudah konsumen untuk mencari aset yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya. Ini sekaligus sebagai upaya perseroan dalam perbaikan kredit bermasalah sekaligus  mendongkrak laba. BTN telah melakukan recovery aset dengan penjualan tahun 2017 lalu mencapai hampir 18.000 unit dengan nilai kurang lebih Rp 1,7 triliun.

“Jadi portal ini melengkapi portal kami sebelumnya yaitu www.btnproperti.co.id yang makin dipercaya konsumen untuk memproses KPR. Harapannya bisa semakin sukses seperti portal tersebut,” tutup Maryono.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*