Sunday , June 7 2020
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Adhi Persada Properti Topping Off The Padmayana, Tahun 2020 Siap Dihuni

Adhi Persada Properti Topping Off The Padmayana, Tahun 2020 Siap Dihuni

The Padmayana
Proses topping off The Padmayana oleh Direktur Pemasaran & Pengembangan Properti Adhi Persada Properti, Wahyuni Sutantri (tengah) bersama jajarannya

BERITA PROPERTI – Jelang akhir tahun 2019, Adhi Persada Properti memastikan pengerjaan apartemen The Padmayana telah selesai dan segera dilanjutkan dengan tahap finishing. Kepastian tersebut dibuktikan dengan dilakukannya prosesi topping off atau tutup atap proyek yang ada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu, pada hari ini, Sabtu (21/12).

Direktur Pemasaran & Pengembangan Properti Adhi Persada Properti, Wahyuni Sutantri mengatakan, pelaksanaan topping off untuk proyek The Padmayana merupakan bentuk optimisme pihaknya terhadap pertumbuhan industri properti. Hal ini karena dorongan kebijakan pemerintah yang menggairahkan pasar properti dengan melonggarkan aturan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk hunian mewah.

BACA JUGA :   National University Of Singapore Lakukan Riset Lansekap Kota Harapan Indah

“Dengan dukungan kebijakan Pemerintah mengenai PPnBM dan proyeksi ekonomi yang menunjukkan tren positif seperti terjadi peningkatan PDB, laju inflasi dapat ditekan, serta menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar di tahun 2020, Adhi Persada Properti menyakini bahwa akan terjadi peningkatan demand properti di tahun 2020,” ujar Wahyuni dalam keterangan tertulis.

Beberapa waktu lalu, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Keuangan (PMK) No. 86/PMK.010/2019 tentang Jenis Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor yang dikenai PpnBM berisikan bahwa kelompok hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya yang nilainya di bawah Rp30 miliar, bebas dari pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

“Ini berarti pembeli properti di bawah harga Rp 30 milar tidak dikenakan PPnBM sebesar 20 persen dan hanya dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen. Oleh karena itu, kami optimis dengan iklim ekonomi yang menjanjikan di tahun depan, dan tahun 2020 menjadi momen yang sangat dinantikan oleh tim developer dan juga para pemilik unit The Padmayana,” kata Project Director The Padmayana, Elvira Wigati.

BACA JUGA :   APL Tutup Atap Tower Pertama PGV

Topping off The Padmayana dilakukan pada akhir tahun 2019, sambung Elvira, sebagai tanda bahwa milestone proyek ini dapat berjalan tepat pada waktunya. Apartemen yang menyasar kalangan atas ini ditargetkan akan selesai pembangunannya pada kuartal ketiga tahun 2020 dan akan dilakukan serah terima pada kuartal keempat pada tahun 2020.

“Para pemilik unit dapat segera menempati unit-unit dan menikmati fasilitas-fasilitas yang ada di apartemen yang mereka miliki. momentum tahun ini diharapkan juga dapat mendukung peningkatan penjualan unit yang diminati calon pembeli. Banyak calon pembeli yang mengharapkan unit ready The Padmayana untuk digunakan sebagai tempat tinggal. Hal ini terkait keistimewaan proyek The Padmayana, yang lebih banyak diminati oleh end-user,” tegas Elvira.

The Padmayana dikembangkan di kawasan Heritage Kebayoran Baru yang juga merupakan kota taman pertama rancangan Moh. Soesilo, seorang arsitek Indonesia yang berkontribusi dalam perencanaan kota dan arsitektur Indonesia. The Padmayana menerapkan teknologi Face Recognition, yaitu pengamanan mulai dari drop off area hingga akses private lift, smart-home system, warm-water infinity-edge pool, sky gym, dan sky cafe.

The Padmayana
Serah terima akan dilakukan pada kuartal keempat pada tahun 2020.

“Kami tetap melestarikan sejarah dari lokasi berdirinya The Padmayana. Oleh karena itu, PT Adhi Persada Properti menggandeng AECOM untuk merangkum nilai-nilai dari Kebayoran Baru dan menuangkan kembali ke konsep pembangunan The Padmayana. Salah satunya adalah Kebayoran Baru sebagai Kota Taman yang selanjutnya diterapkan pada Koefisiensi Dahan Hijau (KDH), di mana The Padmayana memiliki kawasan hijau yang tersebar dalam bentuk pasif garden di setiap unit, private garden untuk unit-unit tertentu, dan taman terbuka yang dapat diakses oleh pemilik lantai tertentu,” imbuh Elvira.

Selain itu, lanjut Elvira, The Padmayana hanya terdiri dari 145 unit dengan hanya 1 unit tower. Hal ini adalah untuk memenuhi permintaan kehidupan private bagi kalangan menengah atas. Kelebihan lain dari The Padmayana adalah menawarkan view dan pemandangan yang tidak terhalang gedung apapun sehingga membuat pembelinya akan merasakan lingkungan yang tenang.

Check Also

bedah rumah

Pelaku Properti dan Perbankan Dihimbau Tingkatkan Transaksi Digital

PROPERTI – Di tengah Pandemi COVID-19 yang mengharuskan setiap orang untuk menjaga jarak fisik (social …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 171

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link