Thursday , 15 November 2018
Breaking News
Home / Properti / Akhirnya SNVT Perumahan Di Daerah Terbentuk

Akhirnya SNVT Perumahan Di Daerah Terbentuk

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan SNVT Bidang Perumahan di Kantor Kementerian PUPR

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan SNVT Bidang Perumahan di Kantor Kementerian PUPR

BERITA PROPERTI–Untuk mempercepat pembangunan perumahan di daerah, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membentuk Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Bidang Perumahan di seluruh Provinsi di Indonesia.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan, hal ini merupakan momen yang sangat penting bagi sektor perumahan khususnya Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan. Tahun 2016 menjadi tahun yang sangat bersejarah.

“Tahun ini baru pertama kali organisasi perumahan memiliki SNVT. Kami harap melalui pembentukan SNVT ini seluruh pelaksanaan program perumahan di Indonesia akan semakin cepat dan baik serta meningkatkan koordinasi antara pusat dan daerah,” ujar Syarif Burhanuddin dalam siaran persnya, saat memberikan sambutan pengarahan pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan SNVT Bidang Perumahan di Kantor Kementerian PUPR di Jakarta, Jum’at (15/1).

Tahun lalu, lanjut Syarif, Ditjen Penyediaan Perumahan masih menganut program yang bersifat sentralisasi dimana seluruh program dilaksanakan dari pusat saja. Namun demikian, adanya pelantikan SNVT yang berjumlah sekitar 196 orang yang nama-namanya diusulkan dari para Gubernur serta Kepala Dinas dari seluruh provinsi di Indonesia diharapkan bisa mendorong pelaksanaan program perumahan di daerah.

Dikatakan Syarif, pesan dari Presiden Jokowi yang disampaikan oleh Menteri Basuki Hadimuljono adalah, pertama, SNVT di daerah dalam melaksanakan proyek pembangunan perumahan di daerah diharapkan dapat mengutamakan kontraktor lokal. Kedua, kalaupun kontraktor nasional yang menang maka diharapkan dapat memberikan kesempatan agar subkontraktornya adalah kontraktor lokal.

”Ketiga adalah upayakan agar konten atau bahan baku lokal dapat dipakai semaksimal mungkin rumah-rumah masyarakat di daerah bahan bangunannya bisa berasal dari daerah itu sendiri. Beri kesempatan bagi pengusaha di daerah untuk digunakana hasil produksinya,” ungkap Syarif.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*