ofis taşıma evden eve nakliyat evden eve nakliyat ofis taşıma evden eve nakliyat evden eve nakliyat sarıyer evden eve nakliyat evden eve nakliyat evden eve nakliyat kartal escort pendik escort tuzla escort izmit escort kurtkoy escort atasehir escort istanbul escort sex hikaye fuck google sex hikayeleri kurtkoy escort kurtkoy escort kurtkoy escort istanbul travesti kurtköy escort kurtköy escort kurtköy escort maltepe escort ataşehir escort Bahis Poker oyna Böcek İlaçlama Ataköy Escort beylikdüzü escort ankara escort ankara escort ankara escort ankara escort bursa sınırsız escortlar beylikdüzü escort avcılar escort Ataköy escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort istanbul travesti izmir travesti gebze escort ataköy escort ankara escort ankara escort şişli escort ankara escort bayan ankara escort astropay adana seo astropay card astropay kart astropay kart al astropay card al ucuz astropay ucuz astropay satın al Alokasi Rusus di Teluk Wondama 200 Unit | Property & Bank
Friday , 22 September 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » Alokasi Rusus di Teluk Wondama 200 Unit

Alokasi Rusus di Teluk Wondama 200 Unit

Rusunawa Diresmikan Jika Telah Dihuni

Rusunawa Diresmikan Jika Telah Dihuni

BERITA PROPERTI – Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR selama tiga tahun terakhir telah mengalokasikan sebanyak 200 unit rumah khusus (Rusus) untuk masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama di Provinsi Papua Barat. Adanya Pembangunan rumah khusus tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di wilayah timur Indonesia untuk dapat memiliki rumah yang layak.huni.

“Tiga tahun ini kami telah mengalokasikan 200 rumah khusus untuk masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama di Papua Barat,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin saat menerima kunjungan kerja Bupati Teluk Wondama Bernadus A Imburi di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (1/3/2017) yang disampaikan dalam siaran pers.

Menurut Syarif, pembangunan rumah khusus bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia menjadi salah satu prioritas sebagai bentuk pemerataan pembangunan perumahan. Dengan demikian, pemerintah terus berusaha agar program pembangunan perumahan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia tanpa kecuali.

Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2015 Kementerian PUPR mengalokasikan 50 unit yang tersebar di  Kampung Tandia Kanda, Kampung Senderawoi, Kampung Miei dan Kampung Moru Sanduai. Tahun 2016 sebanyak 100 unit Rusus di Distrik Wasior dan sebanyak 50 unit di Desa Isey Distrik Rasiei pada tahun ini.

“Selain bantuan Rusus, tahun ini kami juga akan mengupayakan untuk mengalokasikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebanyak 300 unit di Kabupaten Teluk Wondama. Semoga bantuan perumahan ini bisa mendorong pembangunan daerah dan membantu masyarakat agar bisa tinggal di rumah yang layak huni,” harapnya.

Syarif menambahkan, pihaknya sangat menyambut baik kedatangan setiap kepala daerah yang ingin menyampaikan permohonan bantuan perumahan bagi masyarakatnya. Hal itu menunjukkan bahwa kepala daerah juga memiliki program perumahan yang baik mengingat perumahan yang layak bagi masyarakat juga menjadi salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.

Sesuai amanah UU Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Rusus adalah rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus antara lain kebutuhan untuk perumahan transmigrasi, pemukiman kembali korban bencana dan rumah sosial untuk menampung orang lansia, masyarakat miskin, yatim piatu dan anak terlantar serta rumah di wulayah perbatasan negara.

Rusus dibangun jika memenuhi dua persyaratan antara lain pertama syarat administrasi seperti surat permohonan bantuan, proposal terkait gambaran umum dan kebutuhannya serta rencaa pengelolaan dan daftar calon penerima manfaat, surat dukungan, surat pernyataan kepemilikan tanah dan pengurusan IMB serta kepemilikan tanah.   Syarat ke dua adalah persyaratan teknis seperti kesesuaian lahan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah dan tidak berada di kawasan rawan bencana, luas lahan minimal satu hektar atau jumlah usulan minimum 50 unit dan tersedianya infrastruktur yang memadai misalnya sumber air minum dan sumber daya listrik.

Sementara itu, Bupati Teluk Wondama Bernadus A Imburi menyatakan pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan perumahan bagi masyarakat dari Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR. Menurutnya dari total jumlah penduduk sebanyak 47 ribu jiwa masih banyak sekali masyarakat yang tinggal di rumah yang layak huni bahkan ada yang juga belum memiliki rumah.

“Ada 75 kampung di 13 Kecamatan yang berada di Kabupaten Teluk Wondama yang masih membutuhkan bantuan perumahan dari pemerintah. Adanya bantaun Rusus dan bantuan bedah rumah ini tentu kami sangat senang sekali dan semoga dapat terus dilaksanakan,” ujarnya.

Menurut Bupati yang baru terpilih pada Desember 2016 lalu, pemerintah kabupaten Teluk Wondama akan memprioritaskan program perumahan bagi masyarakat. Pasalnya, pihaknya juga ingin meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakatnya.

“Kami juga memiliki berbagai objek wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan. Jika kondisi rumah masyarakatnya baik tentu akan membuat para wisatawan lebih nyaman untuk berkunjung ke daerah kami,” harapnya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*