Sunday , 17 November 2019
Home / Nasional / Ekonomi / Analis : Kabinet Indonesia Maju Jokowi Disambut Positif Investor

Analis : Kabinet Indonesia Maju Jokowi Disambut Positif Investor

Kabinet Indonesia Maju, periode 2019-2024 (poto tribunnews)

EKONOMI – Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengumumkan kabinet terbarunya dan menggelar rapat terbatas perdana dengan menteri-menteri di kabinet tersebut. Sejumlah wajah baru muncul dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 disambut beragam respon, meskipun lebih banyak investor bersikap positif.

Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengaku, pengumuman dan pelantikan menteri dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada perdagangan, Kamis (24/10) kemarin, IHSG kembali menguat.

BACA JUGA :   Tak Lagi Dipegang Lippo Cikarang, Bagaimana Nasib Meikarta ?

“Kami melihat sentimen positif kabinet masih menjadi penopang penggerak pasar, baik saham maupun obligasi. Kami juga melihat minat para pelaku pasar, baik lokal maupun asing masih sangat besar,” kata Nico.

Selain kabinet baru, katalis positif juga datang dari adanya potensi pemangkasan tingkat suku bunga Bank Indonesia pada hari ini. Apalagi, pemerintah terus berusaha untuk mengakomodir kebijakan yang pro pertumbuhan. Salah satunya, dengan melakukan kebijakan pemangkasan tingkat suku bunga.

Nico menyebut pelantikan menteri dan pengumuman kabinet serta potensi pemangkasan suku bunga masih jadi sentimen positif bagi gerak IHSG. Keduanya pendorong gerak IHSG di tengah mulai minimnya sentimen untuk pasar usai kabinet rampung disusun. Setelah ini, lanjutnya, pasar fokus menanti agenda menteri kabinet yang telah dilantik.

BACA JUGA :   PUPR Akan Bangun 10 Rusunawa di Jabar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan tercatat menguat usai dibuka pada awal perdagangan sesi pertama, pada pukul 10.35 WIB, Kamis 24 Oktober 2019. IHSG tercatat menguat ke level 6.306,70 atau menguat 0,78 persen dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin.

Dikutip dari RTI (situs yang memberi informasi market dan menganalisa grafik saham), sepanjang awal sesi, IHSG langsung menguat di rentang 6.270 hingga 6.309. Tercatat sebanyak 208 emiten menguat, 135 tak bergerak dan 138 saham melemah. Dengan kondisi ini kapitalisasi pasar di bursa efek mencapai angka Rp 7.275,74 triliun.

Investor asing juga mencatatkan nett buy atau aksi beli bersih sebesar Rp 150,35 miliar di seluruh jenis pasar. Aksi beli bersih paling banyak terjadi di pasar reguler dengan nilai Rp 279,19 miliar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0,11 persen ke level Rp 14.014 di pasar sekunder.

BACA JUGA :   Vier Corp Siapkan Rp 1,5 Triliun Beli Saham Perusahaan Anda

Sedangkan nilai tukar dalam kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) juga menguat ke level Rp 13.996 per dolar AS dari Rp 14.051 pada hari sebelumnya. Susunan kabinet Jokowi, menurut Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menopang penguatan rupiah.

Resposn pasar terhadap susunan menteri cukup positif dan menimbulkan optimisme 5 tahun ke depan. “Optimisme (pertumbuhan ekonomi 5 tahun ke depan) muncul, tetapi masih harus didukung data. Rupiah tak akan menguat terus-menerus dan masih  bergantung kepada data ekonomi Indonesia setelah kabinet ini bekerja,” ujar Ariston.

BACA JUGA :   Situs Properti Lifull Rumah Ganti Logo

Presiden Jokowi berjanji untuk meningkatkan investasi dan kemudahan berbisnis untuk masa jabatan lima tahun keduanya. Guna mencapai tujuan ini, Jokowi menunjuk kembali Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan serta membawa sejumlah taipan bisnis dan teknokrat untuk menangani pos-pos kementerian ekonomi.

Jokowi pun mempercayai pesaingnya dalam pemilu 2014 dan 2019, Prabowo Subianto, untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Langkah ini sekaligus memperluas koalisi partai-partai yang mendukung pemerintah menjadi hampir 75 persen kursi di parlemen.

BACA JUGA :   Dikunjungi Donald Trump Jr, Saham Properti Perusahaan Hary Tanoe Sempat Naik

Jajaran menteri baru Kabinet Indonesia Maju yang ditunjuk Jokowi untuk mendampinginya dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dipandang akan membantu memulihkan kepercayaan investor. “Kami percaya kabinet baru ini layak dan dapat mendukung reformasi lebih lanjut di masa mendatang. Reformasi struktural maupun peraturan yang sulit dapat didorong tanpa banyak kesulitan,” ujar Ferry Wong, analis di Citigroup Inc. (Artha Tidar)

Check Also

Bank DKI Annual Report

Sukses Jalankan Keterbukaan Informasi, Bank DKI Raih Annual Report Awards

KINERJA BANK – Bank DKI berhasil meraih tempat kedua dalam Annual Report Award 2018 pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link
INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI!
close-link