Monday , 19 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / Anda Broker Properti? Maka Wajib Ikuti Event Ini

Anda Broker Properti? Maka Wajib Ikuti Event Ini

Ketua DPD AREBI Banten Then Lie Min (Kedua Kiri), Ketua Umum DPP REI Ir Soelaeman Soemawinata MM (Ketiga Kiri), Ketua Umum DPP AREBI Hartono Sarwono (Keempat Kiri) saat prosesi pembukaan ABEX 2017.

BERITA PROPERTI – Bagi anda yang sudah menggeluti profesi pemasar properti, baik yang sudah bergabung menjadi anggota Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) maupun belum menjadi anggota, sebaiknya mengikuti agenda ini. Pasalnya, pada kegiatan ini akan dibahas seputar permasalahan profesi broker properti di Indonesia.

AREBI akan menggelar event The Biggest Real Estate Summit 2017 yang bertema Harness Change For Change To Be Great, terbuka bagi para broker properti. Kegiatan yang akan digelar pada hari Rabu (29/11) mendatang ini, dilangsungkan di The Hall Senayan City, Jakarta.  Di acara ini, banyak pengetahuan yang bisa didapat dan berguna bagi broker properti dalam menjalani profesinya.

Ketua Umum AREBI Hartono Sarwono menjelaskan, pengetahuan broker properti harus terus ditambah agar bisa bekerja secara profesional. Salah satunya dengan menghadiri acara The Biggest Real Estate Summit 2017 yang digelar AREBI.  Even ini, katanya, juga sebagai bentuk kepedulian broker properti terhadap keberlangsungan bisnis broker properti di Indonesia

“Banyak permasalahan seputar profesi broker properti di Indonesia akan dibahas dengan menampilkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, baik dari pemerintahan, akademisi, praktisi, maupun asosiasi,” kata Hartono yang disampaikan dalam keterangan tertulis kepada propertynbank.com.

The Biggest Real Estate Summit 2017 akan menampilkan diskusi dengan pembicara antara lain Dirjen Pajak RI Ken Dwijugiasteadi, Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia Yulita Widyadhari, dan Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badarddin. Juga akan digelar Talk Show dengan tema bahasan “Pengembang Asing di Indonesia :  Inovator atau Disruptor”  dan  akan menjadi pembicara tiga pengembang yakni Keppel Land, Swan City dan  Paramount Land.

Selain itu juga digelar Seminar oleh Prof. Rhenald Kasali  yang merupakan Guru Besar Universitas Indonesia bertema “Change and Disrption”. Dalam tulisannya berjudul “Hidup Lebih Baik yang Belum Tentu Disambut Baik (Begitulah Shifting Terjadi), Rhenald Kasali mengatakan saat ini adalah zaman “shifting”.

“Di era ini, para pengusaha lama perlu men-disrupsi diri agar siap bertarung dengan cara-cara baru. “Dunia ini sedang ‘shifting’. Ia menciptakan jutaan kesempatan baru yang sulit ditangkap orang-orang lama, atau orang-orang malas yang sudah tinggal di bawah selimut rasa nyaman masa lalu,”ujar Rhenald Kasali.

Hartono menambahkan, para broker properti bisa mengambil masukan dari pemaparan Rhenald Kasali dan dijadikan inspirasi dalam membuat strategi-strategi baru untuk menjalankan pekerjaan sebagai broker properti di tengah perubahan zaman.

Sementara itu, Ketua Panitia The Biggest Real Estate Summit 2017 Paulus Kusumo mengatakan, ada banyak problem yang dihadapi para pebisnis real estate broker dan masyarakat pemakai jasa broker. Antara lain Black Selling /Secret Selling / transaksi yang tidak dilaporkan / pencurian transaksi. Hal ini menjadi problem bagi franchisor maupun para pemilik kantor yang disebabkan oleh para broker / Marketing Executive / Marketing Associate yang nakal dan tidak bertanggung jawab.

“Selain itu, adalah cara kerja yang tidak professional, mulai dari pencatatan dan pembuatan kontrak agen pemasaran yang tidak dilakukan ataupun dilakukan tanpa melakukan pengecekan dan analisa yang layak, hingga proses penjualan yang tidak dibantu secara layak,” kata Paulus.

Kemudian, lanjut Paulus, penipuan oleh broker properti yang tidak bertanggung jawab kepada para klien, mulai dari membawa lari Down Payment hingga “Mark Up” transaksi tanpa sepengetahuan pemilik properti. Selain itu juga pengingkaran komitmen/perjanjian kantor real estate agen kepada broker (marketingnya) dan pemotongan komisi sepihak oleh pemilik/klien dengan tidak adil, hingga komisi yang tidak dibayar oleh klien nakal, dan lain lain .

“Dibanyak group diskusi sering dilontarkan untuk dibahas bagaimana cara penyelesaian yang tepat untuk kasus kasus tersebut, namun tidak pernah didapatkan solusi yang baik untuk mengatasi semua permasalahan itu. Hampir semua problem yang terjadi tidak dapat diatasi dan dicegah, karena disebabkan tidak adanya regulasi yang jelas dan infrastruktur data transaksi. Sekaranglah saatnya kita ubah kondisi ini. Oleh karena itu mari  dukung dan hadiri acara The Biggest Real Estate Summit 2017,” papar Paulus.

Lebih lanjut Paulus mengatakan, bagi broker properti yang ingin menghadiri acara perhelatan akbar AREBI yakni The Biggest Real Estate Summit 2017 bisa membeli tiket yang hanya Rp 300.000 ntuk anggota AREBI dan Rp 500.000 untuk umum. “Tiket bisa didapatkan di sekretariat DPD atau DPP AREBI dan Master Franchise anggota AREBI,” pungkasnya.

Share artikel ini dengan teman

One comment

  1. Seminar yg langka ini, tentunya sangat amat bagus & sangat amat berguna khususnya bagi *para persh property Agent but& juga bagi “Independent Agen* pertanyaan kami : Apakah akn Ada Undangan khususnya bagi persh property Agent yg sdh terdaftar di AREBI (F.O.C. sebanyak 20~30 tiket)???

    Dan apakah akn Ada tiket khususnya dgn berbagai discount bagi Independent Property Agen yg aktif Dom penjualan nya Dan membeli min.10 tiket .

    Demikian, Dan mohon tanggapan anda2 selaku oanitia(E.O) kpd kami di :
    PT.SBI (Super Broker Indonesia) Property Agen.
    Direct phone : Hardiman @ 0215667418
    E.: superbrokerindonesia.budian@gmail.com

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*