Thursday , 24 October 2019
Home / Umum / Teknologi / Andal Software, Mampu Bangkit dari Keterpurukan

Andal Software, Mampu Bangkit dari Keterpurukan

Indra Sosrodjojo sebagai Director Andal Software
Indra Sosrodjojo sebagai Director Andal Software

BISNIS – Andal Software merupakan perusahaan pembuat software yang didirikan tahun 1988. Dalam menjalankan bisnis ini, Andal telah beberapa kali mengganti model bisnisnya. Pada tahun 2001, Andal Software mengganti model bisnisnya dari Mass Market Software Package ke Enterprise Software Package, penjualan software meningkat cukup pesat pada tahun 2002.

Namun, penjualan ini justru menjadi malapetaka untuk Andal Software sehingga mengalami keterpurukan pada tahun 2003. Dari pengalaman tersebut, sejak tahun 2004 Andal Software memutuskan untuk membuat hanya software paket untuk payroll hingga sekarang. Berbekal dari user requirement dari sejumlah customer dalam kurun waktu 2001-2003, maka tercipta software paket khusus untuk payroll yang diberi nama Andal PayMaster.

Indra Sosrodjojo, Director Andal Software , mengatakan dalam jumpa pers-nya pada (26/1/2015) , “Setiap usahawan menginginkan perusahaannya dapat tumbuh dan berkembang secara terus-menerus. Akan tetapi, pada kenyataannya banyak sekali perusahaan yang mengalami stagnasi bisnis, bahkan ada pula perusahaan yang cepat mencapai ke atas kemudian terpuruk dan tidak dapat untuk naik kembali.”

Ia mengaku sangat terinspirasi dengan perusahaan-perusahaan yang tetap produktif sampai ratusan tahun dan masih mengalami perkembangan hingga saat ini. Pria yang senang membaca buku ini mengungkapkan setiap memiliki bisnis, terutama software , saat pertama kali diperkenalkan, perusahaan menjual produknya ke pelanggan yang paling mudah untuk membeli. Lambat laun pelanggan yang mudah ini hampir mempunyai semua produk dan memiliki rasa kejenuhan, sehingga harus mencari pelanggan lain yang mungkin lebih sulit mendapatkannya.

Tidak mudah bagi Andal untuk bertumbuh dalam kurun waktu 26 tahun. Perkembangan jumlah pelanggan cukup pesat dari tahun ke tahun. Kini Andal Software memiliki lebih dari 300 pelanggan.

Menurut laporan IDC (International Data Corporation), pasar cloud bergerak diangka 22-36% setiap tahunnya. Hal ini berarti masih banyak ruang yang cukup besar bagi pebisnis untuk mulai beralih ke pasar cloud. Melihat peluang tersebut, Andal Software melakukan inovasi baru dengan mengusung produk andalannya yaitu Andal PayMaster untuk segera masuk ke pasar cloud.

Check Also

Diguyur Modal Dari Singapura, Startup Tekfin Properti Gradana Ekspansi ke Tiga Kota

PEMBIAYAAN – PT Gradana Teknoruci Indonesia kini memberikan layanan pembiayaan properti untuk uang muka, sewa, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link