Saturday , 25 May 2019
Home / Bahan Bangunan / Laba Naik 29,62 %, Arwana Keramik Optimis Lanjutkan Pertumbuhan

Laba Naik 29,62 %, Arwana Keramik Optimis Lanjutkan Pertumbuhan

Paparan kinerja PT. Arwana Citramulia Tbk (Arwana)

BAHAN BANGUNAN – PT. Arwana Citramulia Tbk (Arwana) mampu melanjutkan pertumbuhan dalam industri keramik nasional di 2018 dan siap terus bertumbuh di 2019. Di 2018 Arwana mencatat kenaikan laba bersih 29,62 persen dari Rp120,83 miliar di 2017 ke Rp156,62 miliar di 2018.

Raihan ini sangat baik disaat industri keramik justru menghadapi permintaan stagnam dan seribuan keramik impor. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga membuat beban industri keramik membengkak.

50 persen biaya produksi yang dikeluarkan Arwana di 2018 dengan mata uang tersebut, yaitu untuk pembelian gas sekitar 30 persen, dan glasir sekitar 20 persen.

BACA JUGA :   ISPI Luncurkan Cluster Atlanta, Sold Out Dengan Singkat

Bottom line Arwana bertumbuh karena ditopang berbagai faktor, Volume penjualan berhasil ditingkatkan 8,83 persen dari 51,78 juta meter persegi di 2017 ke 56,35 juta meter di 2018.

Faktor lain yaitu Arwana mampu memperbaiki harga jual rata-rata. Dalam product mix Arwana, porsi lini produk UNO Digi yang berharga jual lebih baik terus meningkat. Perseroan sedang mengintensifkan pengenalan lini produk ini kepada konsumen sebagai bagian dari strategi usaha jangka panjang.

Selain kualitas produk dan kualitas penjualan, Arwana juga menerapkan langkah-langkah perbaiki ke dalam untuk lebih mengefisiensikan biaya produksi penurunan konsumsi gas dan bahan glasir melalui penerapan lean manufacturing

Arwana juga semakin likuid dengan rasio lancar yang membaik dari 163 persen ke 174 persen. Posisi aktiva lancar meningkat dari Rp740,19 miliar ke Rp827,59 miliar di mana kas dan setara kas perseroan meningkat dari Rp59,53 miliar di 2017 ke Rp193,81 miliar di 2018. Adapun 2018, piutang dagang dan inventory Arwana sinifikan.

BACA JUGA :   Dulux Perkenalkan Produk Pelapis Anti Bocor

Dalam hal kewajiban peresoan terhadap para kreditur, utang jangka pendek Arwana juga turun signifikan, yakni sebesar 22,01 persen, sementara utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam kurun waktu satu tahun turun 50,07 persen. Dengan demikian, Arwana siap menyambut tahun 2019 dengan arus kas yang lebih sehat.

Arwana optimis akan mampu terus melanjutkan pertumbuhan penjualan dan laba di 2019. Manajemen perseroan memproyeksikan penjualan akan bisa ditingkatkan malampaui angka dau triliun rupiah, yakni Rp2,1 triliun diiringi laba bersih yang bisa memcapai Rp200 miliar.

Menurut Chief Financial Officer Arwana, Rudy Sujanto, target ini niscaya bisa mencapai meski perseroan tetap mewaspadai tantangan 2019 sebagi tahun politik, serta pengaruh ekonomi global.

Optimisme ini karena Arwana memiliki modal kekuatan internal, yaitu budaya kerjasama dan lean manufacturing, sehingga dengan kerja keras, cerdas, bersama-sama, arwana masih bisa memperbaiki pertumbuhan.

Check Also

Hari Ini, Transaksi Di GT Cikarut Pindah ke Cikampek Utama dan Kalihurip Utama

INFRASTRUKTUR – Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada ruas tol Jakarta-Cikampek sebagai bagian dari Tol Trans …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 159

Pesan Sekarang!
close-link