Monday , 17 December 2018
Breaking News
Home / Bahan Bangunan / Atap Tanpa Sambungan Utomodeck Mulai Garap Ritel

Atap Tanpa Sambungan Utomodeck Mulai Garap Ritel

Direktur Pemasaran dan Operasional Utomodeck Metal Works, Anthony Utomo memamerkan produk atap tanpa sambungan

Direktur Pemasaran dan Operasional Utomodeck Metal Works, Anthony Utomo memamerkan produk atap tanpa sambungan

BAHANBANGUNAN-Dalam memasang atap sebuah bangunan, seringkali terjadi kesalahan-kesalahan yang membuat atap tidak terpasang dengan sempurna. Umpamanya, saat proses menyambung bagian-bagian atap tersebut. Akibatnya, kualitas atap tidak akan maksimal dan tidak menutup kemungkinan cepat terjadi kebocoran.

Hadir hampir sejak 40 tahun lalu, Utomodeck Metal Works memberikan solusi untuk menghindari kejadian di atas. Produk ini menjadi pioner sebagai  produsen atap tanpa sambungan dengan mobile system pertama dan terbesar di Tanah Air. Perusahaan ini telah memasang lebih dari satu juta meter persegi, antara lain di Bandara Juanda Terminal 2 dan PLTU Pacitan di Jawa Timur, gedung Mahkamah Konstitusi, Gedung DPR/MPR, Taman Ismail Marzuki (TIM).

Utomodeck Metal Works juga telah digunakan di sejumlah perusahaan konstruksi milik BUMN, PLN, hingga Exxon Mobil. Dengan mobile system yang diterapkannya, perusahaan yang berbasis di Surabaya itu, seperti memindahkan pabrik ke lokasi proyek. Produk atap berupa plat baja gelombang tersebut semuanya dibuat di lokasi proyek  dan langsung dipasang. Baik itu di hanggar, pabrik, maupun gedung. 

Direktur Pemasaran dan Operasional Utomodeck Metal Works, Anthony Utomo mengatakan, di industri atap, fresh from the machine baru mereka yang melakukan. “Dengan konsep dan teknologi mobile system, konsumen Utomodeck akan memperoleh manfaat antara lain efisiensi biaya, hemat waktu dan tenaga kerja dalam pengerjaan, hemat bahan baku, dan risiko kerusakan akibat handling juga minim.  Selain itu, dengan sistem atap yang greenship, emisi karbon akibat transportasi atap bentuk jadi dari pabrik yang cukup tinggi bisa ditekan,” ujar Anthony Utomo.

Dikatakan Anthony, benefit atau manfaat dan keuntungan penggunaan mobile system antara lain panjang tanpa sambungan sesuai kebutuhan proyek, aman yakni tidak patah dan tidak lecet, bisa lengkung,  dan mempercepat waktu pemasangan. Teknologi mobile system ini memungkinkan penutup atap dapat di produksi di tempat. Luas bentangan atap pun tak terbatas. Jadi, sangat customized.

Proyek Coal Shelter di PLTU Rembang yang menggunakan Utomodeck sepanjang 200,9 meter tercatat sebagai atap tanpa sambungan terpanjang di dunia dan masuk dalam Guiness World Record pada tahun 2013. Dengan keunikan yang menjadi keunggulannya, Utomodeck diyakini akan semakin dikenal sebagai atap tanpa sambungan berkualitas.

 “Selama ini kami sudah dikenal untuk bangunan-bangunan pabrik, kawasan industri ataupun gedung perkantoran. Dengan kapasitas mencapai 5000 metric ton, kami mulai merambah ke pasar ritel yaitu sektor perumahan. Hal ini karena, pasar menengah merupakan segmen paling besar di Indonesia saat ini. Dengan keunggulan yang dimiliki, kami yakin Utomodeck akan menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia,” tegas Anthony.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*