Thursday , 17 October 2019
Home / Breaking News / Awal Tahun, Pertumbuhan Pasar Masih Melambat

Awal Tahun, Pertumbuhan Pasar Masih Melambat

businesslounge.com
businesslounge.com

PROPERTI – Pantauan pasar properti pada awal tahun 2015 menunjukkan angka yang cukup stagnan. Hal ini terlihat dari grafik yang dilaporkan konsultan properti ,Colliiers Indonesia yang disampaikan pada Selasa (13/01/2015) lalu. Tidak terjadi kenaikan yang begitu signifikan. Di wilayah Central Business District (CBD) sendiri jumlah kesediaan lahan untuk perkantoran ada 7,21 juta m2. Dan akan bertambah total supply-nya sejumlah 3,72 juta m2 sampai tahun 2018.

Kesediaan lahan yang ada sampai tahun 2014 ada sejumlah 4,8 juta m2 di wilayah CBD. Adapun, dari total kesediaan lahan mendatang, Sudirman akan mengkontribusikan sekitar 38,3%. Dan Thamrin memiliki kontribusi terendah yaitu sebesar 12,6%. Proyek yang tersedia sebelum tahun 2014 ada sejumlah 191,938 m2 dan yang sudah resmi beroperasi ada 30,500 m2.

Colliers melaporkan pada tahun 2014 Lippo Kuningan mulai beroperasi. Terdapat 4 proyek bangunan kantor yang  dapat beroperasi pada tahun 2014 namun masih tertunda penyelesaiannya. Sebesar 88% total supply sampai dengan tahun 2018 sudah dalam proses pembangunan terhitung sejak Desember 2014.

Ferry Salanto selaku Assosiate Director of Research Colliers International mengatakan , “Jika kita lihat  pertumbuhan pasar berdasarkan sektor mungkin agak sulit karena harus ada indeks. Sebab tantangan kedepan semakin berat, tergantung bagaimana cara melihatnya. Jika kita memandang secara negatif akan terjadi banyak kendala , namun jika kita melihat secara positif meski pertumbuhan melambat tetapi masih banyak developer  yang melakukan pembangunan artinya pasar masih terus tumbuh secara positif,”ujarnya.

Tahun ini akan menjadi tahun dengan jumlah supply  terbesar bagi wilayah TB Simatupang sejak tahun 1990. Adapun future supply di tahun 2015 pada kawasan ini adalah sebesar  55%. Dari jumlah total supply  keseluruhan yang akan datang dari kawasan non CBD diluar TB Simatupang ada sejumlah 49% ,sedangkan pada wilayah TB Simatupang adalah sebesar 86%.

 

Check Also

Bedah rumah

Program Bedah Rumah Jadi Primadona Pemda Untuk Perbaiki RTLH Setempat

BEDAH RUMAH – Pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 164

Klik Disini
close-link