Friday , 16 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / Backlog Masih Tinggi, CEO Crown : Ini Pasar Potensial

Backlog Masih Tinggi, CEO Crown : Ini Pasar Potensial

CEO dan pendiri Crown Group, Iwan Sunito

BERITA PROPERTI – Permasalahan perumahan di Indonesia saat ini yang paling mendasar adalah terus bertambahnya backlog (kebutuhan atau permintaan) yang mencapai 13,8 juta unit. Jumlah kebutuhan ini masih menggunakan data beberapa tahun lalu. Bahkan ada yang memperkirakan backlog sudah mencapai angka 15 juta unit dengan penambahan kebutuhan tiap tahunnya sekitar 800.000 unit.

Dengan kebutuhan rumah yang masih sangat tinggi di Indonesia itu, menjadikan negeri ini sebagai kawasan yang paling potensial di Asia Tenggara. Masih tingginya permintaan dan terus bertambah setiap tahunnya seiring dengan meningkatnya daya beli, pasar properti di Indonesia masih sangat berprospek.

CEO dan pendiri dari Crown Group, yang sukses berkiprah menjadi pengembang di Australia, Iwan Sunito mengatakan, backlog di Indonesia jauh lebih tinggi dari yang dihadapi oleh Australia, yang hanya mencapai 50.000 unit per tahunnya. Hanya saja, yang perlu diingat adalah, harga yang ditawarkan kepada konsumen di Australia sesuai dengan daya beli masyarakatnya.

“Sempat ada kekhawatiran bahwa pasar properti Indonesia akan mengalami bubble, namun saya tidak melihat bahwa Indonesia akan mengalami hal tersebut. Jumlah permintaan hunian di Indonesia masih jauh di atas kemampuan para pengembang dalam menyediakan pasokan. Memang sempat terjadi slowing down pasca Tax Amnesty, namun kalau kita perhatikan, saat ini sudah mulai merangkak naik,” ujar Iwan dalam keterangan resmi.

Selain itu, sambung pria ramah asal Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah ini, pemerintah Indonesia saat ini berusaha mendorong pertumbuhan sektor properti dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan yang akan semakin memudahkan masyarakat untuk memiliki hunian, ditambah dengan kebijakan hunian yang berorientasi kepada transportasi masal.

“Hal ini akan membuat pasar properti Indonesia, khususnya di Jakarta menjadi lebih berwarna dengan berbagai macam pilihan. Namun yang perlu dicermati adalah, harga hunian yang ditawarkan harus berbanding lurus dengan tingkat pendapatan dan kemampuan daya beli Masyarakat saat ini agar tercipta keseimbangan yang sempurna,” tegas Iwan.

Iwan Sunito bersama Crown Group yang ia dirikan 21 tahun yang lalu bersama seorang insinyur, Paul Sathio, telah berhasil menyelesaikan pembangunan utama di lokasi terbaik Sydney termasuk Bondi, Bondi Junction, Parramatta, Ashfield, Epping, Homebush, Newington, Pennant Hills dan Rhodes dan terakhir Viking by Crown, sebuah hunian vertikal 10- lantai di Waterloo.

Saat ini, Crown Group memiliki portofolio dalam lini usahanya dan sedang membangun lima proyek besar yakni Infinity by Crown Group di kawasan Green Square, V by Crown Group sebuah menara hunian 29 lantai di Parramatta, Skye by Crown sebuah hunian vertikal 20 lantai yang ikonik di North Sydney, Oasis By Crown Group, di kawasan barat Sydney yang sedang berkembang dan Arc by Crown Group di jantung CBD kota Sydney.

Pada tahun 2013 lalu, Indonesia Property&Bank memberikan penghargaan kepada Iwan Sunito sebagai Golden Leadership Award. Iwan Sunito juga dinobatkan sebagai 2015 Property Person of The Year oleh Urban Taskforce Australia.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*