Monday , 17 December 2018
Breaking News
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Bangun Inti Artha Bangun Heritage Apartemen Menteng 37

Bangun Inti Artha Bangun Heritage Apartemen Menteng 37

Direktur Utama PT Bangun Inti Artha Nio Yantony (Kedua kanan), Komisaris Utama Pikko Group Kwan Sioe Moei (tengah), Direktur Pikko Group Sicilia Alexander Setiawan (Kedua kiri), Direktur PT Bangun Inti Artha Wesley Wijaya (Kiri) dan Komisaris Utama PT Bangun Inti Artha Herry Wijaya (Kanan) berbincang usai prosesi peletakan batu pertama pembangunan cagar budaya (heritage) Menteng 37

BERITA PROPERTI – Memiliki bangunan bersejarah dalam sebuah kawasan, dapat menjadi daya tarik bagi kawasan tersebut. Oleh karena itu, tak jarang pengembang berupaya untuk ikut menjaga dan melestarikan bangunan atau cagar budaya guna ikut memberikan nilai tambah tersendiri.

Sebagaimana yang dilakukan oleh PT Bangun Inti Artha, konsorsium pengembang Pikko Group dengan Wijaya Wisesa Realty yang melakukan pelestarian budaya, dengan mulai melaksanakan pembangunan cagar budaya (heritage) Apartemen Menteng 37 di lahan seluas 6.000 meter persegi.

“Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian dan peran aktif Menteng 37 dalam menjaga kelestarian salah satu bangun cagar budaya bersejarah Kota Jakarta di kawasan Menteng,” ujar Direktur Utama PT Bangun Inti Artha, Nio Yantony yang disampaikan dalam keterangan tertulis.

Kondisi ini, tambah Nio Yantony, merupakan pride tersendiri bagi mereka karena diberi kesempatan untuk berpartisipasi. Heritage dibangun dengan memadukan gaya masa lampau dan gaya masa kini serta tetap menjaga nilai historis di dalamnya. Kedepan, heritage ini difungsikan sebagai ruang pertemuan dengan tetap memperhatikan atmosfer sejarah perjuang merebut kemerdekaan dan disesuaikan perkembangan aspek ekonomis.

“Karenanya, upaya menjadi Kawasan Apartemen Menteng 37 dengan menghidupkan kembali dan melestarikan heritage-nya sebagai Ikon Baru Kawasan Menteng membutuhkan peran serta banyak pihak termasuk pemerintah, masyarakat serta pakar terutama arsitek” tambahnya.

Untuk diketahui, apartemen Menteng 37 merupakan residensial bintang 5 (lima). Dirancang dengan fasilitas roof top pool dan gym, privat lift, semi furnished house dimana para penghuni langsung dapat menghuni unitnya.

Sementara itu, arsitek Konservasi Heritage Menteng 37 Boy Bhirawa mengatakan pembangunannya telah melalui kajian menyeluruh baik teknis maupun arkeologis. Unsur heritagenya tetap terjaga dan aspek historis maupun ekonomis tetap diperhatikan. “Pembangunan heritage Menteng 37 ini merupakan pendayagunaan positif yang dilakukan oleh pihak swasta. Masyarakat atau penghuni apartemen ini nantinya, tetap bisa melihat elemen sejarah maupun ‘spirit of place’ dari gedung ini” ucap Bhirawa.

Nilai kelangkaan heritage di kawasan Menteng ini sejalan dengan eksistensi sejarah disekitar Menteng. Seperti, Gedung Joeang 45 dan Perintis Kemerdekaan, Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Masjid Cut Meutia, Masjid Sunda Kelapa, Gereja St. Theresia dan Gereja Paulus.

Apalagi, Menteng kini berkembang mengikuti pesatnya pembangunan Jakarta. “Eksklusifitas Menteng sebagai kawasan paling prestius dapat dilihat dari terbatas lahan pada kawasan ini dan jadi salah satu pemicu meningkatnya harga tanah” tegas Bhirawa.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*