Bapertarum – PNS Berperan Dalam BP Tapera | Property & Bank
Wednesday , 13 December 2017
Home / Indeks Berita / Bapertarum – PNS Berperan Dalam BP Tapera

Bapertarum – PNS Berperan Dalam BP Tapera

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Maurin Sitorus

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Maurin Sitorus

BERITA PROPERTI-Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan – Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum – PNS), akan ikut ambil bagian dari keberhasilan BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat).

“Salah satu Sumber Daya Manusia di dalam BP Tapera nantinya dari Bapertarum – PNS. Oleh Karena itu, Bapertarum – PNS  juga ikut bertanggung jawab terhadap keberhasilan pencapaian tujuan oleh BP Tapera. Sehingga  kita harus senantiasa meningkatkan kualitas dan komitmen terhadap Tapera,” ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KementerianPUPR) Maurin Sitorus beberapa waktu lalu.

Pembentukan BP Tapera merupakan salah satu amanat Undang – Undang No. 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat. Dalam rangka pembentukan BP Tapera dan perangkat tapera lainnya, Pemerintah dalam hal ini Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Komite Tapera Dari Unsur Profesional baru saja menyelesaikan tugasnya menyeleksi calon anggota komite tapera tersebut.

Pemerintah juga saat ini tengah melakukan pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dalam rangka implementasi tapera. Dari 7 Peraturan Pemerintah yang diamanatkan oleh Undang – Undang Tabungan Perumahan Rakyat, akan disederhanakan menjadi 2 (dua) PP. Yang pertama adalah PP mengenai Penyertaan Modal Negara dan  kedua, menyederhanakan 6 (enam) PP menjadi 1 (satu) PP tentang Penyelenggaraan Tapera.

Maurin optimis Tapera dapat diimplementasikan sebelum 24 Maret 2018. Keoptimisan ini mencerminkan bahwa Tapera ini sangat penting sekali dalam rangka menghimpun dana jangka panjang guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah. “Tapera dapat menghimpun dana sebesar Rp. 50 – 60 Triliun dalam jangka waktu lima tahun. Sementara untuk jangka panjang, tapera dapat menghimpun dana sebesar 1000 triliun rupiah,” ujarnya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*