Wednesday , 26 June 2019
Home / Indeks Berita / Bendungan Rotiklot Berkapasitas 3,3 juta m3 di NTT Siap Gigunakan

Bendungan Rotiklot Berkapasitas 3,3 juta m3 di NTT Siap Gigunakan

Bendungan Rotiklot merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun pada periode 2015-2019.

INFRASTRUKTUR – Progres pembangunan Bendungan Rotiklot yang terletak di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah sampai pada tahap akhir dan siap diresmikan. Bendungan dengan kapasitas 3,3 juta m3 ini juga sudah dilakukan pengisian (impounding) sejak Desember 2018. Bendungan Rotiklot merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun pada periode 2015-2019.

Menteri Kementerian PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa ketersediaan air menjadi kunci pembangunan di NTT yang memiliki curah hujan lebih rendah dibanding daerah lain.  “Kunci kemajuan di NTT adalah air. Ketersediaan air dibutuhkan untuk air minum, pertanian, peternakan dan lainnya,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :   Garap Hunian Bagi ASN, Taspen Properti Investasikan Dana Rp 220 Miliar

Di NTT, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah menyelesaikan dua bendungan yakni Bendungan Raknamo dan Rotiklot.  Lima bendungan lainnya akan/sedang dibangun yakni Bendungan Napun Gete, Mbay, Temef, Welekis dan Manikin.

“Pembangunan bendungan diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat bermanfaat karena air nya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” ujar Menteri Basuki.

BACA JUGA :   Pembangunan Stadion Manahan Solo On Progres, Target Selesai September 2019

Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi mengatakan manfaat Bendungan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat dan kegiatan Pelabuhan Atapupu sebesar 40 liter/detik, suplai irigasi seluas 149 hektar, dan pariwisata,” kata Hari Suprayogi.

Bendungan Rotiklot juga berfungsi mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di Kabupaten Belu yang memiliki musim hujan singkat yakni sekitar 3 bulan namun intensitasnya tinggi. Pembangunan bendungan Rotiklot yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dikerjakan oleh PT. Nindya Karya (Persero) – PT. Universal Suryaprima (KSO) menggunakan dana dari APBN senilai Rp 496 miliar.

Check Also

Bisnis Properti Masih Stagnan, Pemerintah Siapkan Lima Jurus Paket Hemat

BERITA PROPERTI – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan sejak 2015 industri properti Inodonesia selalu tumbuh di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 160

Pesan Sekarang!
close-link