Kamis, 20 Oktober 2011 - 14:15:20 WIBSambutan Menteri Perumahan Rakyat
Diposting oleh : reporter
Kategori: MENTERI BICARA - Dibaca: 174 kali
Tweet


Penghargaan Ini Akan Menjadi Motivasi
Saya ikut merasa bahagia hadir bersama Menteri Perumahan RI yang pertama Bapak Cosmas Batubara dan Menteri Perumahan Rakyat yang membangun kembali perumahan di negeri ini Bapak M. Yusuf Asy’ari. Saya hanyalah penerus dari kedua tokoh tersebut. Kebahagiaan juga dirasakan bersama semua tokoh properti dan perbankan di negeri ini.
Penghargaan atau award semacam ini tentu dimaksudkan untuk memberikan motivasi, untuk mendorong semua stake holder yang bergerak di industri properti dan perbankan, dalam rangka untuk ikut memajukan dan menggerakkan roda perekonomian di tanah air. Dalam beberapa kesempatan saya sering mengatakan bahwa pasar properti kita terklasifikasi menjadi dua yaitu buyers market dan supply market. Para tokoh properti di sini mungkin lebih banyak bermain di buyers market. Bentuk-bentuk intervensi negara boleh dibilang tidak dirasakan oleh para tokoh ini. Dahulu saya pernah menjanjikan bagaimana kepemilikan asing bisa memberikan stimulan pada buyers market ini. Kemudian saya di warning bahwa hati-hati pada bubble market di properti. Saya tidak bisa bergerak sendiri, sedangkan DPR belum membuka cakrawalanya dan belum memberikan peluang. Tapi percayalah karena di UU (Perumahan dan Kawasan Permukiman) PKP No 1 tahun 2011 dan insyaallah sebentar lagi undang-undang tentang rumah susun segera diputuskan. Keberadaan UU Rusun itu sangat strategis karena melengkapi UU lain yang juga lahir pada 2011 yakni UU Nomor 1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Jadi sudah tidak ada lagi hal-hal yang tidak dipahami antara pemerintah dan DPR. Dengan demikian, dalam 1 tahun ini setidak-tidaknya ada 2 undang-undang tentang perumahan yang dikeluarkan.Dengan kehadiran dua undang-undang ini, kita harapkan industri properti akan semakin semarak dan tentu turunan dari undang-undang ini adalah bagaimana memastikan ketersediaan perumahan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Melalui kedua undang-undang itu, maka untuk mengatasi ketersediaan rumah untuk warga negara Indonesia sudah ada acuannya, khususnya untuk golongan masyarakat menengah ke bawah.
Saya juga ingin mengajak kita semua untuk memberikan perhatian yang sama ke pada pasar menengah ke bawah. Pasar ini lebih banyak ditentukan oleh supplier atau dalam hal ini adalah pengembang. Saya ingin mendorong agar perumahan untuk kalangan ini terus tersedia. Kita banyak belajar dengan negara-negara lain baik dari bidang tehnologi maupun penerapannya. Ini dilakukan agar seluruh warga negara Indonesia, khususnya menengah ke bawah bisa menempati rumah yang layak bagi dia dan keluarganya.
Demikianlah yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Sekali lagi, saya ingin mengucapkan selamat kepada Majalah Property&Bank dan mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua. Dan bagi pemenang yang memperoleh award pada kali ini, perkenankan saya menyampaikan selamat, semoga hal ini bisa menjadi pendorong dan motivasi untuk bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi di bidang properti dan perbankan di negeri ini.
- Menteri Bicara
- Menteri Bicara _Edisi 74
- Menteri Bicara_Edisi 73
- Menteri Bicara _Edisi 72
- Menteri Bicara_Edisi 71
Isi Komentar :