LOGIN
 
Kamis, 20 Oktober 2011 - 14:24:35 WIB
Penjurian Indonesia Property&Bank Award 2011
Diposting oleh : reporter
Kategori: BERITA TERPOPULER - Dibaca: 137 kali

Penjurian Indonesia Property&Bank Award 2011

METODOLOGI PENILAIAN SERTA PENENTUAN PENERIMA ANUGERAH IPBA 2011

Boleh jadi dalam setiap pemberian award, survey dan analisa merupakan dua hal yang mesti ada dalam penentuan pemenang.

Begitu pula dengan majalah Property&Bank yang sudah menggelar ajang penghargaan bagi pelaku, perusahaan properti serta insan perbankan dan industri terkait untuk kelima kalinya. Dalam setiap penentuan penerima Majalah Property&Bank selalu mengedepankan dua aspek ini.

Adapun secara methodologi boleh dibilang memiliki kesamaan dengan tata cara yang dilakukan oleh setiap pemberi penghargaan. Hanya yang membedakan adalah sistem tata penentuan akhir penerima. Bila pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, Majalah Property&Bank hanya melakukan penentuan dari data hasil survey Aliansi Jurnalis Property&Keuangan (AJPK) serta analisa yang dibuat oleh Pusat Data Property&Bank (PDPB), kemudian dipelajari secara seksama oleh dewan juri independen dari kalangan pengamat, pemerhati serta dosen.

Tahun ini untuk lebih melengkapi data serta penilaian yang lebih akurat dan obyektif, Majalah Property&Bank menggandeng lembaga internasional yaitu Investor Academy yang berkantor pusat di Singapura. Dan sejak awal tahun 2010 semua calon penerima dari kalangan properti, perbankan serta bahan bangunan sebagai pendukung yang berhasil dalam tahapan nominasi dilakukan penilaian secara seksama, dan ini telah melakukan berbagai analisa hasil survey dan analisa yang telah dilakukan oleh AJPK dan PDPB.

Ada berapa tahapan yang dilakukan terhadap 250 developer proyek properti di berbagai daerah di Indonesia serta 115 perbankan nasional dan 50 jenis bahan bangunan yang dianalisa oleh tim ini. Pertama dengan mewawancarai langsung sejumlah tokoh, nasabah, konsumen di 7 kota besar yang menjadi pusat konsentrasi pelanggan majalah Property&Bank. Data survey juga diperkuat dengan penyebaran kuisioner terhadap lebih kurang 1450 responden dengan perkiraan sampling error mencapai sekitar 7%.

Dan untuk lebih memperkuat data serta hasil survey, tim juga melakukan kunjungan ke berbagai developer, project yang sedang dikembangkan, kantor perbankan dan merasakan langsung sambutan dan model pelayanan yang diberikan dan suasana kantor maupun proyek yang dikunjungi. Tim survey sengaja tidak menyebutkan maksud dan tujuan kunjungan tersebut, sebagai bentuk komparasi dan indepedensi survey tersebut. Langkah kedua adalah dengan mempelajari, menganalisa proyek yang dikembangkan, konsistensi serta komitmen terhadap janji dan iklan yang disampaikan ke konsumen. Sedangkan untuk perbankan dianalisa juga perkembangan data dari Bank Indonesia, laporan tahunan yang dikeluarkan semua perbankan serta diperkuat dengan data laporan keuangan yang di publikasikan lewat media masa baik cetak, online, nasional maupun daerah.

Harus diakui pada tahapan ini adalah proses yang paling rumit yang dijalankan oleh tim penilai, karena ada sebagian owner properti, direksi perumahan serta bankir dan perbankan agar tidak mempublikasikan sebagian data yang diberikan dengan alasan belum diaudit ataupun masih akan dilakukan revisi lagi. Walaupun pada tahapan ini, tim tidak lagi meneliti dan mencari data lebih detail, apakah laporan tersebut adalah rekayasa ataupun tidak. Padahal sejujurnya tahapan ini lah yang paling berat karena memiliki bobot penilaian yang tertinggi dari berbagai penilaian yang ada.

Pada tahap ketiga, semua hasil yang dikumpulkan diperiksa dan dianalisa kembali oleh dewan juri yang lengkap yaitu Pakar tata kota Prof. Dr. Ir. Danisworo, Dosen Planologi Universitas Tarumanegara Ir. B. Irwan Wirpranata, Zulfi Syarif Koto mantan Deputy Bidang Formal Kementrian Perumahan Rakyat RI dan juga pendiri The HUD Institute serta Owner Investor Academy Singapore Philip Chan, Principal Investor Academy Indonesia Tommy Chu, Joseph Tengkengbala, jajaran pimpinan Majalah Property&Bank.

Pada fase ini tim melakukan pertemuan secara lebih intens dan rutin lagi dalam melakukan pendataan ulang hasil serangkaian riset dan menganalisa kembali data-data yang dimiliki. Pada fase ini pula pekerjaan yang paling berat yang dilakukan dewan juri karena harus menentukan dan memutuskan developer, proyek serta perbankan dan bahan bangunan mana saja yang layak mendapatkan penghargaan pada ajang tahunan majalah Property&Bank ini. Pada fase ini pula mulai dilakukan pengelompokan developer, proyek serta bank sesuai dengan core business, keunggulan yang dimiliki serta cakupan pelayanan yang diberikan.

Tahapan keempat adalah finalisasi hasil penjurian yang yang dilakukan oleh dewan juri. Pada fase ini juga dewan juri memberikan notasi serta masukan tentang keunggulan, kepiawaian serta pelayanan baik dari sisi produk, teknologi dan lain-lainnya. Harus diakui penghargaan yang diberikan Majalah Property&Bank agak sedikit berbeda dibanding penghargaan sejenis. Penerima bukan berdasarkan peringkat maupun rating, namun bobot penilaian lebih dititik beratkan pada keunggulan pelayanan serta kemampuan yang dimiliki oleh setiap developer, proyek serta perbankan maupun keunggulan serta kualitas bahan bangunan itu sendiri.

Dewan Juri sangat meyakini developer yang mengembangkan proyeknya maupun perbankan yang beroperasi di Indonesia memiliki standard pelayanan dan keunggulan yang berbeda-beda, dengan keunggulan kualitas dan service yang diberikan, setiap developer dan perbankan pasti memiliki kelebihan masing-masing.

Hasilnya pada penyelenggaran Anugerah Indonesia Property&Bank Award 2011 ini sebanyak 12 proyek yang tengah dikembangkan dan tersebar diberbagai kota di Indonesia, Jakarta, Bandung, Bali serta Medan. Tiga Developer menerima penghargaan sebagai Developer of the Year 2011. Dan sebanyak 12 perbankan nasional yang terbagi dalam 3 kategori menerima penghargaan Indonesia Property&Bank Award tahun 2011 ini yaitu Bank Umum/BUMN, Bank Umum Syari’ah, Bank Pembangunan Daerah.

Selain memberikan penghargaan atas komitmen, pelayanan terhadap konsumen maupun nasabah, tahun 2011 ini Property&Bank juga memberikan anugerah kepada personal kepada sejumlah tokoh nasional, direksi properti serta perbankan yang telah banyak berkontribusi pada perkembangan bisnis properti dan perbankan di tanah air.


Berita terkait

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Copyright © 2010 by propertynbank.com. All rights reserved.