Selasa, 25 Oktober 2011 - 16:16:33 WIBKota Pekanbaru berpotensi menyamai kota-kota besar lain di Indonesia
Diposting oleh : reporter
Kategori: BERITA UMUM - Dibaca: 291 kali
Tweet


MEMBANGUN SUPERBLOK TERBESAR DI SUMATERA
Kota Pekanbaru berpotensi menyamai kota-kota besar lain di Indonesia, bahkan hingga kota besar di mancanegara.
Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan kota Pekanbaru sebagai ibukota Propinsi Riau sangat pesat. Kota berjuluk bumi lancang kuning itu, berkembang menjadi kota perdagangan dan jasa yang ramai di Pulau Sumatera. Pembangunan infrastruktur guna mendukung perkembangan kota terus dilakukan.
Potensi pertumbuhan kota Pekanbaru dilirik oleh pengusaha lokal H. Basrizal Koto (Basko) dengan meluncurkan sebuah mega proyek yang diprediksi akan menjadi superblok terbesar di Pulau Sumatera. Melalui perusahaannya Basko Group, pengusaha yang memulai bisnisnya dari bawah ini mengembangkan superblok Green City dengan investasi mencapai Rp 650 miliar.
Superblok Green City yang menempati lahan seluas 2 ha di lokasi paling strategis di Kota Pekanbaru, merupakan perpaduan apartemen, condotel, mal dan office tower. Pada tahap awal, akan segera dibangun mal yang ditargetkan selesai pada November 2012. Sedangkan apartemen dan office direncanakan selesai pada November 2013. Perusahaan BUMN PT Waskita Karya digandeng sebagai main kontraktor Green City.
”Sebagai putra daerah, saya ingin mengembangkan kota Pekanbaru sejajar dengan kota besar lainnya. Apalagi, secara ekonomi kota Pekanbaru tidak kalah dengan daerah lain. Tidak sedikit mereka yang membeli apartemen di Jakarta dan kota besar lain, berasal dari Pekanbaru,” ujar Basko saat ground breaking Green City di Pekanbaru yang dihadiri Ketua DPD RI Irman Gusman, Gubernur Riau Rusli Zainal, Wagub Sumbar, dan sejumlah undangan penting lain.
Basko menambahkan, dirinya sudah menyiapkan lahan untuk pengembangan Green City sejak tahun 1990 silam. Sebagai seorang entrepreneur sejati, Basko melihat lokasinya sangat strategis yang diapit oleh dua jalan utama di kota Pekanbaru. Oleh sebab itu, saat Bank Muamalat bersedia mendukung pengembangan Green City, tanpa ragu Basko memulai pengerjaan proyek tersebut.
Green City memiliki total luas bangunan 120.000 m2 yang mengedepankan konsep ramah lingkungan. Mal setinggi empat lantai seluas 43.000 m2, apartemen dan condotel setinggi 16 lantai sebanyak dua tower, dan office tower dengan ketinggian 18 lantai. Kawasan ini memiliki lahan parkir yang mampu menampung lebih dari 1000 mobil. Dijelaskan Basko yang juga menggeluti bisnis media ini, apartemen dan condotel yang terdiri dari 400 unit, ditawarkan mulai dari ukuran terkecil 4 x 8 meter seharga Rp 18 juta per meter. Angsuran diperkirakan Rp 6 juta per bulan selama 15 tahun.
”Ini adalah kesempatan emas untuk berinvestasi di properti. Nilai investasi dijamin akan terus meningkat karena letaknya sangat strategis dan ditengah terus berkembangnya Pekanbaru menjadi kota metropolis,” ujar Basko.
- Rekomendasi Proyek
- BII Gandeng BPR Layani Western Union
- Property&Bank dan rumah123 Jalin Kerjasama
- Beri Kepastian Hukum dan Kenyamanan Pemilik Bangunan
- Citibank dan Bank Mega Telan “Pil Pahit”_Edisi 72
Isi Komentar :