Rabu, 02 November 2011 - 12:38:56 WIBRekomendasi Proyek
Diposting oleh : reporter
Kategori: BERITA UMUM - Dibaca: 547 kali
Tweet


THE PREMIUM OFFICE TOWER AT WEST JAKARTA
APL Office Tower adalah satu-satunya gedung perkantoran premium di kawasan CBD S. Parman yang dibangun dengan konsep strata title.
APL Office Tower dibangun dalam lingkungan Superblok Podomoro City, terintegrasi dalam satu gedung dengan Central Park Mall, Central Park Residences, dan Central Park Hotel serta berbagai fasilitas penunjang lain. Office tower ini didesain oleh DP Architect salah satu arsitek ternama dari Singapura yang telah mendesain Dubai Mal, Universal Studio, dan lain sebagainya. APL Tower dikelola secara profesional dengan berbagai dukungan fasilitas perkantoran termodern di Jakarta Barat. APL Tower benar-benar strategis karena terletak di kompleks Podomoro City yang berdekatan dengan Mal Taman Anggrek, Mal Ciputra, dan terhubung dengan Mal Central Park. Untuk transportasi akses di kawasan ini juga sangat memudahkan, fasilitas transportasi busway Transjakarta sudah melewati dan menghubungkan kawasan ini, yakni koridor IX jalur Pluit - Pinang Ranti. Disamping itu APL Tower berdekatan dengan akses jalan tol menuju Bandara Soekarno Hatta serta Pelabuhan Tanjung Priok. Jelas saja APL Tower adalah perkantoran yang paling lengkap di kawasan Jakarta Barat.
Dengan total luas Gross Floor Area (GFA) 80 ribu m² berdiri diatas kawasan dengan luas lahan 22 Ha dan memiliki 46 lantai, APL Tower termasuk salah satu gedung perkantoran tertinggi, terluas dan termegah di Jakarta Barat saat ini. Office tower ini juga terkoneksi langsung ke Mal Central Park, Shopping Arcade, dan berbagai fasilitas lain yang terdapat dalam kawasan superblok Podomoro City. Sebelum mengganti nama menjadi APL Tower, gedung perkantoran ini bernama Central Park Office.
Marketing Manager APL Tower, Emil Sugeng Utomo, kepada Property&Bank menjelaskan, bermacam fasilitas terbaik disediakan, untuk fasilitas internal gedung disediakan 18 lift (8 lift untuk low zone,7 lift untuk high zone, 2 lift dari basement ke lantai dasar serta 1 lift service). Lift untuk low zone dan high zone menggunakan system miconic 10 atau smart destination yaitu pengguna lift tidak perlu mengantri secara bersamaan untuk menuju ke satu lantai tertentu. Gedung ini juga dilengkapi dengan fasilitas Fiber Optic untuk telekomunikasi dan kecepatan akses data, 100 % back up power system (Genset), VIP toilet, Individual Air Conditioning dengan sistim WCPS serta advance security & safety system seperti CCTV dan akses card.
Keistimewaan dari APL Tower lainnya adalah jarak dari lantai ke lantai 4,2 meter, ini berbeda dengan perkantoran pada umumnya yang hanya kurang dari 4 meter. Sedangkan untuk lebar koridor netnya 1,8 meter. Effisiensi penggunaan ruang adalah 90% dengan demikian pengguna dapat mengatur atau mendesain pemakaian ruang kantornya dengan sangat efisien. “Dengan arsitektur dan pengaturan bangunan sedemikian rupa, kami memberi keleluasaan dan kemudahan bagi para pembeli untuk menata ruang kerja mereka dengan efisien dan efektif,” jelas Emil S. Utomo. APL Tower ini memiliki akses parkir ± 6000 unit kendaraan diluar parkir sepeda motor. Sedangkan untuk fasilitas eksternal, kawasan ini saling mendukung antara fasilitas internal dan eksternal, seperti kita ketahui fasilitas eksternal adalah rumah sakit, universitas, sekolah, hotel, mal, perkantoran, ruko dan berdekatan dengan akses jalan utama tol dalam kota.
“Untuk penjualan, saat ini sudah terjual sebanyak 90% dan telah terhuni sekitar 60%. Sementara yang 10% baru kita jual secara khusus. Memang kita tahan yang 10% ini karena mempunyai view yang sangat baik ke Tribeca Park yaitu taman 1,5 Ha dengan musical fountain, kolam ikan koi serta kafe – kafe. Kita melakukan promo untuk unit ini sudah termasuk fitting outnya, ini termasuk salah satu strategi marketing kita juga,” ujar Emil S. Utomo.
PT. Agung Podomoro Land, Tbk. sebagai salah satu developer terdepan dan terpercaya yang telah banyak membangun lebih dari 40 tahun di Indonesia mempunyai konsep untuk membangun perkantoran dengan konsep strata tittle bukan tanpa alasan atau tanpa data yang mendukung. Sebelum melakukan pembangunan divisi market research and development melakukan riset secara mendalam, sehingga menetapkan office tower ini dengan konsep strata tittle / hak milik di wilayah Jakarta Barat. Jika dilihat saat ini pengembangan bisnis bergerak ke arah CBD S. Parman. Menurut Emil S. Utomo, pada tahun 2009 kondisi pasok perkantoran atau perkantoran yang telah beroperasi di kawasan Jakarta Barat rata – rata adalah sewa, sementara permintaan untuk perkantoran strata atau dapat dimiliki dengan sertifikat hak milik atas satuan rumah susun non hunian di daerah ini cukup tinggi.
“Prediksi kami, sekitar tahun 2012 sampai tahun 2013 permintaan untuk membeli gedung perkantoran masih cukup tinggi. Dan memang benar banyak orang membeli unit kami karena salah satunya telah mengubah cara pandang mereka sendiri dari ruko, rukan atau perkantoran dengan sistim sewa ke perkantoran dengan sistim jual,” imbuhnya. Perkantoran yang bisa dimiliki disamping mempunyai nilai investasi yang tinggi atau meningkat setiap tahunnya juga mempunyai berbagai keuntungan antara lain dapat dijadikan agunan, serta meningkatkan nilai prestise bagi pemiliknya.
- Kota Pekanbaru berpotensi menyamai kota-kota besar lain di Indonesia
- Rekomendasi Proyek
- BII Gandeng BPR Layani Western Union
- Property&Bank dan rumah123 Jalin Kerjasama
- Beri Kepastian Hukum dan Kenyamanan Pemilik Bangunan
Isi Komentar :