LOGIN
 
Sabtu, 03 Desember 2011 - 14:25:39 WIB
Emiten BSDE
Diposting oleh : reporter
Kategori: BERITA UMUM - Dibaca: 141 kali

Emiten BSDE

LABA BSDE MENINGKAT 155%

Membaiknya daya beli masyarakat terhadap properti menjadi faktor utama meningkatnya penjualan BSDE.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (Kode BEl: BSDE) mencatat pertumbuhan bisnis yang signifikan pada kuartal III tahun 2011. Perusahaan ini membukukan lonjakan laba bersih 155 %, dengan Rp 619,95 miliar. Pencapaian ini meningkat tajam dibanding periode yang sama tahun 2010 lalu. Tahun lalu, laba bersih pada periode tersebut adalah sebesar Rp 243,14 miliar.

Direktur dan Corporate Secretary PT Bumi Serpong Damai Tbk Hermawan Wijaya menjelaskan, mengkilapnya kinerja yang dicapai BSDE karena ditopang oleh penjualan dan kontribusi anak perusahaan paska akuisisi yang tumbuh sekitar sekitar 26 %.

Dijelaskan Hermawan, sepanjang sembilan bulan pertama 2011, BSDE berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar Rp2,08 triliun atau tumbuh sebesar 21,94% jika dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun 2010 yakni Rp 1,70 triliun. BSDE menargetkan penjualan tahun ini sebesar Rp3,4 triliun dan hingga September 2011 hasil penjualan mencapai Rp2,5 triliun yang berasal dari penjualan proyek-poyek BSD City dan anak usaha BSDE.

Dalam lima tahun mendatang, tren penjualan masih positif. Hal ini ditopang oleh membaiknya daya beli masyarakat dan rendahnya inflasi. Terlebih BSDE terus menjawab kebutuhan pasar melalui produk-produk yang bernilai jual tinggi. Tidak sekadar hunian melainkan investasi jangka panjang bagi penghuni BSD City,” imbuh Hermanwan.

Disamping segmen residensial, segmen komersial juga menunjukkan tren pertumbuhan positif. Masuknya perusahaan multinasional seperti Unilever semakin menambah panjang deretan perusahaan yang membangun kantor di kawasan BSD City.

 

Pendapatan BSDE sepanjang Kuartal III 2011 ditopang oleh pendapatan segmen residensial sebesar 52%. Paska akuisisi, komposisi pendapatan BSDE dibagi dalam du<s >egmen yakni .pendapatan pengembangan (development revenue) seperti penjualan properti baik itu residensial maupun komersial dan pendapatan berulang (recurring income} seperti biaya sewa kantor dan pertokoan.

Sepanjang Kuartal III 2011, development revenue BSDE tercatat Rp 1,580.28 triliun atau 76% dari pendapatan konsolidasi BSDE. Sedangkan recurring income tercatat Rp495,5 miliar atau 24% dari pendapatan konsolidasi BSDE.

BSDE kini sedang menggarap BSD City Tahap II yang melingkupi area selus 2.000 ha yang diproyeksikan akan rampung pada 2020 mendatang. Untuk segmen perumahan, BSDE menargetkan akan meluncurkan hingga 10 sub-kluster untuk tahun ini. BSD City telah meluncurkan ”The Avani” yang menempati area seluas 54 ha. Sub-kluster ini dijual dengan kisaran harga mulai Rp700 juta per unit. Dengan demikian BSDE telat meluncurkan 8 sub-kluster dari 10 sub-kluster yang direncanakan untuk dirilis pada tahun 2011.


Berita terkait

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Copyright © 2010 by propertynbank.com. All rights reserved.