Saturday , 19 August 2017
Home » Indeks Berita » Besok, KL Nine Malaysia Mulai Di Pasarkan

Besok, KL Nine Malaysia Mulai Di Pasarkan

Senior Manager Sales and Marketing MRCB Land Kenneth Khoo (paling kiri), Managing Direktur ERA Max Lukas Bong (dua dari kiri) dan Direktur ERA Vigo, Riduan Goh (paling kanan) usai menjelaskan KL Nine

Senior Manager Sales and Marketing MRCB Land Kenneth Khoo (paling kiri), Managing Direktur ERA Max Lukas Bong (dua dari kiri) dan Direktur ERA Vigo, Riduan Goh (paling kanan) usai menjelaskan KL Nine

PROPERTI-Mengambil tempat di Hotel Grand Hyatt Jakarta, hari Sabtu 7 November 2015 besok, empat agen properti nasional, ERA Vigo, ERA Prospek, ERA Max, dan First Choice, mulai memasarkan secara resmi  KL Nine Seputeh, Kuala Lumpur Malaysia. Agenda yang digelar selama 2 hari hingga Minggu, 8 November 2015 ini dapat dimanfaatkan oleh calon pembeli di Indonesia untuk mengetahui lebih lanjut mengenai proyek tersebut.

Menurut Direktu ERA Vigo, Ridwan Goh, Malaysia menjadi pilihan tepat untuk berinvestasi properti saat ini karena sebagian besar harga properti di Australia, Singapura, maupun Hongkong ditawarkan dengan harga yang sudah mahal. Sementara di Malaysia harganya hampir sama dengan Indonesia. Bahkan, dengan lokasi yang kondisinya sama dengan Indonesia, properti di Malaysia bisa lebih murah.

“Properti di Malaysia kenaikan nilainya terbilang stabil. Developer tidak bisa menaikkan harga properti di sana sesukanya hingga harganya sudah tingginya tidak masuk akal. Di sana (Malaysia), pemerintahnya sangat ketat dalam mengawasi industri properti. Itulah mengapa investasi properti di Malaysia sangat menarik,”  ujar Riduan.

Sementara itu, Senior Manager Sales & Marketing Malaysian Resources Corporation Berhad (MRCB), Kenneth Khoo yang mengembangkan KL Nine Seputeh mengatakan, unit hunian yang ada di proyek superblok di atas lahan 7 hektar dipasarkan dengan kisaran mulai dari 1 juta Ringgit atau sekitar Rp 3 miliar per unit. “Akan ada sembilan menara, yang mencakup hunian apartemen, perkantoran, ruang ritel, fasilitas food and beverage, dan sejumlah fasilitas bagi penhuninya,” ujar Kenneth.

 

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*