Thursday , 29 June 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » Bisnis Kondotel Di Jogja Kian Menarik

Bisnis Kondotel Di Jogja Kian Menarik

Awana Jogja, manfaatkan peluang bisnis condotel di Jogja

Awana Jogja, manfaatkan peluang bisnis condotel di Jogja

DAERAH-Bisnis kondominium hotel atau yang biasa disebut kondotel dianggap makin menjanjikan saat ini karena memperoleh nilai sewa paling tinggi ketimbang dengan instrumen properti lain, mulai dari rumah, ruko, maupun apartemen.

Di Indonesia sendiri cukup banyak daerah-daerah yang menjadi target investasi kondotel bagi para pengusaha properti. Terutama daerah yang menjadi tempat tujuan wisata favorit bagi para turis asing maupun lokal.

Yogyakarta menjadi salah satu tujuan bagi para pebinis untuk menanamkan investasinya di kondotel atau kondominium hotel. Apalagi Yogyakarta itu memiliki target pasar yang sangat luas, bukan hanya dari wisatawan domestik, melainkan juga wisatawan mancanegara. Tidak heran jika tingkat hunian hotel di Yogyakarta ini sangat tinggi, dengan rata-rata 70% dalam setahun.

Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta mengklaim jumlah kunjungan wisatawan selama tahun 2015 melampaui target. Tak saja turis lokal, kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY juga meningkat.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta mengatakan hingga November 2015, jumlah kunjungan wisatawan macanegara (wisman) mencapai 281 ribu. Padahal, target wisman 2015 yang ditetapkan pemerintah adalah 264 ribu orang.

Sementara, wisatawan nusantara (wisnus), hingga bulan November, tercatat 3.380.000 wisatawan. Target yang ditetapkan di 2015 adalah sebesar 3,4 juta.

“Jumlah di atas belum termasuk jumlah kunjungan wisman dan wisnus di libur akhir tahun Desember. Karena belum dihitung. Saya yakin jumlah akhirnya nanti melebihi target,” ujar Aris

Peluang bisnis yang begitu besar, dilirik  PT Bakrie Swasakti Utama, unit usaha City Property PT Bakrieland Development Tbk, melalui anak usahanya PT.Graha Multi Insani dengan membangun kondotel dan town house Awana Yogyakarta di atas lahan seluas 8.761m2

dengan tinggi 11 lantai, 2 tower  menelan investasi sekitar Rp 120 miliar.

Rochmad Wahjudi, Direktur PT. Graha Multi Insani mengatakan, prospek bisnis condotel cukup bagus, apalagi Jogja adalah tujuan wisata baik domestik dan international, kareana keanekaragaman budaya dan keindahan wisatanya. “Selain itu, Jogja juga dikenal sebagai Kota Pelajar sehingga mampu mendongkrak penjualan,” ujarnya.

Dengan lokasi yang sangat strategis, hanya 400 meter dari alun-alun selatan Kraton dan ±1,5 km dari Malioboro serta 300 meter dari jalan Parangtritis, menjadikan Awana Jogya ini layak sebagai sarana investasi.

Rochmad mengaku sangat optimis bahwa kondotel ini akan mencapai tingkat akupansi yang tinggi, serta memberikan Return of Investment (ROI) yang tinggi. Sehingga bukan suatu hal yang berlebihan jika pada tahun ke 7 investasi yang ditanam sudah BEP.

Awana Yogyakarta menerapkan konsep arsitek modern dengan klasik jawa, merangkum sekitar 296 unit  kondotel.

Fasilitas, seperti kolam renang, ruang meeting, coffee shop, dan lounge. “Awana Condotel & Town House akan melengkapi kebutuhan bisnis dan investasi di pusat kota Yogyakarta bagi kalanganbusiness travellers, perorangan, dan keluarga.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*