Monday , 19 November 2018
Breaking News
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Bogor Masih Sangat Potensial Bagi Bank BTN

Bogor Masih Sangat Potensial Bagi Bank BTN

Executive Vice President Non Subsidized Mortgage Lending Division Bank BTN Suryanti Agustinar (paling kiri) dan Marketing Director Gardenia Bogor, Bobby Nasution (paling kanan)

PEMBIAYAAN – Memiliki akses yang mumpuni dan beragam alternatif sarana transportasi baik melalui jalan raya maupun commuter line, Bogor menjadi pilihan utama dalam mencari hunian saat ini. Sehingga, tak heran jika banyak developer yang mengembangkan proyek properti khususnya hunian di Bogor, sebagai salah satu kawasan penyangga ibukota Jakarta.

Bank BTN yang merupakan perbankan fokus pada pembiayaan perumahan, juga melihat daerah Bogor sebagai kawasan yang memiliki prospek sangat besar dan potensial. Sejumlah proyek properti residensial, baik berupa hunian vertikal yang kini sedang marak dikembangkan di Bogor, maupun rumah tapak yang tersebar di berbagai lokasi.

Dalam transaksi IPEX 2017 lalu, pameran properti yang digelar oleh Bank BTN, tercatat hunian di wilayah Bogor yang paling banyak diminati pengunjung, disamping Bekasi. Pada event itu, Kantor Cabang (KC) BTN di Bogor nilai potensi KPR baru sekitar Rp889,63 miliar dan KC BTN di Bekasi, nilai potensi KPR baru yang diraih mencapai sekitar Rp787,43 miliar.

Executive Vice President Non Subsidized Mortgage Lending Division Bank BTN Suryanti Agustinar mengatakan, pembiayaan dari Bank BTN di Bogor mencapai 80 persen untuk rumah tapak. Sementara sisanya sebanyak 20 persen bagi apartemen. Hunian vertikal memang belum begitu banyak di Bogor, meski sudah dibangun di beberapa lokasi.

“Untuk perumahan di Bogor, pembiayaan yang disalurkan oleh Bank BTN cukup besar. Jika dibandingkan dengan kawasan lain seperti Bekasi, Depok dan  Tangerang, penyaluran di Bogor mencapai 20 persen. Terlebih lagi saat ini pembangun apartemen di Bogor yang sedang pesat, dengan jumlah unit yang bisa mencapai ribuan,” ujar Suryanti yang ditemui saat prosesi topping off Gardenia Bogor, Kamis (28/9).

Terus meningkatnya permintaan terhadap pembiayaan di Bogor, kata Suryanti, karena didorong oleh beberapa hal. Diantaranya adalah karena makin meningkatnya perekonomian suatu daerah, termasuk Bogor. Selain itu, memang diakui kawasan Bogor banyak diminati karena kondisi alam dan lingkungan nya yang lebih sejuk.

Lebih lanjut Suryanti menjelaskan, secara total pembiayaan perumahan di tanah air oleh Bank BTN, masih didominasi oleh kawasan Jabodetabek yang mencapai 60 persen. Bahkan untuk penyaluran pembiayaan perumahan di Bogor, mengalami peningkatan setiap tahunnya berkisar 15-20 persen.

Gencarnya promo dan progam-program lainnya, yang membuat banyak konsumen memilih Bank BTN sebagai partner pembiayaan perumahan. Khusus pembeli apartemen Gardenia Bogor misalnya, Bank BTN memberikan kemudahan uang muka yang ringan mulai dari 10 persen. Selain itu juga diberikan bunga khusus delapan persen (tetap) untuk tiga tahun pertama, kemudian sembilan persen untuk tahun keempat.

“Disamping itu, kami juga berlakukan bunga floating (mengambang mengikuti fluktuasi bunga pasar di counter Bank BTN). Jadi, banyak kemudahan dan promo yang kami berikan kepada pembeli Gardenia Bogor,” ujar Suyanti yang didampingi Marketing Director Gardenia Bogor, Bobby Nasution. Apartemen Gardenia Bogor dikembangkan oleh Takke Group sebanyak dua tower.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*