Saturday , 24 June 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » BPL Topping Off Kawasan Bisnis Di Sentra Timur

BPL Topping Off Kawasan Bisnis Di Sentra Timur

(Kiri Ke Kanan) : Donny Wijaya selaku Chief Operation Officer (COO) PT. Bakrie Pangripta Loka, Andre R Makalam selaku Director PT. Bakrie Pangripta Loka, Windoko selaku Chief Design & Construction Officer (CDCO) PT. Bakrie Pangripta Loka, Agus Susilo selaku Chief Finance Officer (CFO) PT. Bakrie Pangripta Loka, dan SofyanNudin selaku Dirut PT. NUANSA ASRI SELARAS  (MAIN KONTRAKTOR)

(Kiri Ke Kanan) : Donny Wijaya selaku Chief Operation Officer (COO) PT. Bakrie Pangripta Loka, Andre R Makalam selaku Director PT. Bakrie Pangripta Loka, Windoko selaku Chief Design & Construction Officer (CDCO) PT. Bakrie Pangripta Loka, Agus Susilo selaku Chief Finance Officer (CFO) PT. Bakrie Pangripta Loka, dan SofyanNudin selaku Dirut PT. NUANSA ASRI SELARAS (MAIN KONTRAKTOR)

BERITA PROPERTI-Kawasan Sentra Timur sebagai kawasan baru di Jakarta, kian tumbuh dan bersinar, menjadi kawasan bisnis baru. PT Bakrie Pangripta Loka (BPL) salah satu unit usaha dari PT Bakrieland Developmentm Tbk (ELTY), melihat potensi ini dengan mengembangkan kawasan bisnis, yakni Sentra Timur Commersial Park 7 yang sudah lebih dahulu dipasarkan dan telah penuh diisi oleh beberapa tenah diantaranya kantor BPJS ketenagakerjaan, coffe shop Toga Coffe, salon, kantor tour & Travel dan perkantoran lainnya.

Semakin berkembangnya kawasan Sentra Timur serta tuntutan pasar,  BPL juga telah meluncurkan Sentra Timur Commercial Park 8 pada tahun lalu. Sebagai salah satu bentuk komitmen pembangunan tepat waktu kepada para customer BPL sebagai unit usaha dari PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) kembali melaksanakan tahapan penutupan atap (topping off) area bisnis Sentra Timur Commercial Park 8, Jakarta Timur, (23/02).

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bakrie Pangripta Loka, Andre Rizki Makalam, menjelaskan STCP 8 adalah bangunan komersial berupa ruko tiga lantai yang terdiri dari 16 unit. Masing-masing unit memiliki luas mulai 140-292 meter persegi. Dari 16 unit, enam unit sudah terjual, kata Andre, usai acara seremoni penutupan atap atau topping off Sentra Timur Commercia Park 8.

Lebih lanjut, ia mengatakan, STCP 8 diharapkan dapat mengulang kesuksesan sentra bisnis sebelumnya yang telah dibangun Bakrie Pangripta Loka di kawasan yang sama, yakni STCP 7. Menurutnya, STCP 7 yang telah lebih dulu dipasarkan kini telah terisi penuh oleh sejumlah tenant.

“Kedepan Sentra Timur Superblock akan membangun kawasan bisnis CBD 1 dan CBD 2 sebagai kawasan yang paling lengkap di Jakarta,” Ungkap Andre .

Sementara itu, Windoko selaku Chief Design & Construction Officer (CDCO) PT. Bakrie Pangripta Loka menjelaskan, Area Komersial dan bisnis STCP 8 dibangun diluas lahan 2.650 m2. Bangunan komersial berupa ruko 3 lantai dengan luasan berkisar diantara 140 m2 hingga 292 m2,  dengan jumlah unit terbatas hanya 16 unit ini dibandrol dengan harga harga 3 milyar hingg 4 milyar rupiah, dengan Booking fee sebesar Rp 20 jut, kemudian DP 30 %.

STCP 8 berada di lokasi yang super strategis, dengan akses pintu tol langsung ke Toll Jorr, bersebelahan dengan Kantor Walikota Jakarta Timur dan apartemen Sentra Timur Residence, serta dikelilingi oleh beberapa perumahan mewah seperti Eramas 200, Komplek DPR, Mutiara Sanggraha, Mutiara Platinum dan Gran Mutiara Platinum.

Pusat komersial ini juga berhadapan langsung dengan terminal Moderen Sentra Timur yang merupakan terminal terbesar se-Asia Tenggara. Dengan jarak yang dekat ini, membuat pengembang PT BPL optimis bahwa Sentra Timur Commercial Park 8 akan menjadi salah satu destinasi teramai dan menguntungkan bagi anda yang akan berinvestasi disini.

“Keunggulannya, Sentra Timur Commercial Park 8 masih terletak di kawasan terintegrasi sentra Timur superblock, mengusung konsep bangunan yang ceria, hangat serta terbuka dengan desain warna-warna serta dengan menggunakan  jendela besar,” jelas Windoko. (arul)

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*