Sunday , 18 November 2018
Breaking News
Home / Properti / Broker Properti Semestinya Bergabung Di AREBI

Broker Properti Semestinya Bergabung Di AREBI

Suasana peluncuran cluster baru. Broker sangat berperan dalam penjualan properti

Suasana peluncuran cluster baru. Broker sangat berperan dalam penjualan properti

PROPERTI-Perkembangan bisnis broker properti di Indonesia dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir sangatlah pesat. Mulai dari brand lokal, brand luar ataupun yang masih tradisional. Dari data yang diperoleh Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI)  terdapat sekitar 600 kantor broker yang terdaftar sebagai anggota AREBI. Tetapi, jumlah tersebut hanyalah 20% dari total kantor broker yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Data yang dimiliki oleh AREBI menyebutkan jika pertumbuhan nilai kapitalisasi bisnis broker yang bergabung di AREBI  telah mencapai angka Rp 100 Triliun pada tahun 2014. Tentunya jumlah ini akan lebih banyak jika semua kantor broker bergabung menjadi anggota AREBI. Untuk itu, melihat besarnya potensi dari industri ini maka peran asosiasi menjadi sangat penting. Selain sebagai wadah, asosiasi juga akan membantu para kantor broker yang belum bergabung menjadi lebih terarah. Selain itu dengan asosiasi juga berguna untuk menambah network di antara para broker.

Disini, AREBI memiliki beragam program kerja yang dibagi sesuai divisi masing-masing. Adapun, untuk bidang keanggotan memiliki tugas utama untuk merekrut para kantor broker yang belum bergabung ke asosiasi.

“Setiap tahun, divisi Organisasi dan Keanggotaan AREBI melakukan beberapa kegiatan. Seperti, gathering, roadshow dan lain sebagainya. Selain itu para developer juga berkonsultasi dengan AREBI dalam hal ini, beberapa developer yang telah bekerjasama dengan AREBI hanya mau memasarkan produknya kepada broker yang sudah bergabung dengan AREBI,” ungkap Stephanus Kuntjoro selaku Kepala Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPD AREBI DKI Jakarta.

Kuntjoro mengatakan hal ini guna menjadikan bisnis broker menjadi lebih rapi dan tertata. Selain itu, bisnis broker juga akan memberikan pemasukan yang besar bagi negara. “Maka kami sangat menghimbau kepada kantor broker yang belum terdaftar untuk bergabung dengan AREBI,” tambahnya.

Selain roadshow dan kegiatan lainnya, sebagai divisi Organisasi dan Keanggotaan juga melakukan sosialisasi lain berupa pendekatan kepada kantor yang belum masuk ke AREBI. “Selain roadshow, kami juga melakukan sosialisasi lain yang lebih personal. Misalkan mendatangi kantor-kantor yang belum masuk menjadi anggota, disana nanti kita akan jelaskan bagaimana pentingnya bergabung di dalam asosiasi.” Jelas Kuntjoro.

Biasanya para kantor broker yang enggan bergabung adalah mereka yang hanya ‘iseng’ saja dalam membuka kantor. Misal tambah Kuntjoro,  mereka hanya memiliki uang yang banyak kemudian membeli franchise lalu membuat kantor, kemudian mereka pikir jika mendapat keuntungan ya syukur, kalau tidak ya gapapa. Tanpa ada target. “Berbeda dengan kantor broker  yang memang fokus dalam mengelola bisnis ini,” pungkasnya.

Share artikel ini dengan teman

One comment

  1. Bagaimana caranya mendaftarkan perusahaan saya ke AREBI ?

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*