Sunday , 22 September 2019
Home / Breaking News / BSDE Targetkan Laba Tumbuh 15% Di 2015

BSDE Targetkan Laba Tumbuh 15% Di 2015

Direktur dan Corporate Secretary PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya (kanan), berbincang dengan Ishak Chandra, Managing Director Corporate Strategy & Services Sinar Mas Land pada Sinar Mas Land Outlook 2015.
Direktur dan Corporate Secretary PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya (kanan), berbincang dengan Ishak Chandra, Managing Director Corporate Strategy & Services Sinar Mas Land pada Sinar Mas Land Outlook 2015.

PROPERTI-PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menargetkan pertumbuhan sebesar 25% dibandingkan target pra penjualan BSDE di 2014. Pengembang kota mandiri BSD City ini, mengincar prapenjualan sebesar Rp 7,5 triliun pada tahun 2015. Sementara pada tahun 2014 lalu tercatat sebesar Rp 6 triliun. Pengembang yang membukukan kapitalisasi proyek sebesar Rp 33 triliun per 31 Desember 2014 lalu ini, juga menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 10%-15% pada tahun 2015.

“Target tersebut menegaskan posisi kami selaku pemimpin pasar di sektor properti yang berhasil dicapai berkat solidnya penjualan unit-unit properti kami. Baik residensial, kavling tanah, apartemen, kawasan perkantoran maupun perbelanjaan,” jelas Direktur dan Corporate Secretary PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya, pada Sinar Mas Land – PT Bumi Serpong Damai Tbk Outlook 2015, di XX1 Lounge, Plaza Senayan, Selasa, (17/02/2015).

Hermawan menjelaskan, segmen residensial dan penjualan kavling tanah diperkirakan masih mendominasi penjualan BSDE. Berdasarkan catatan, pada 2014 lalu residensial berkontribusi sebesar 48% dan kavling tanah sebesar 31%. BSD City memberikan kontribusi terbesar untuk penjualan dan marketing sales BSDE.

Selain di kawasan BSD City, BSDE juga mengembangkan hunian kelas premium di Rasuna-Kuningan, Taman Permata Buana-Jakarta Barat dan Tanjung Barat-Jakarta Selatan serta beberapa proyek di luar Jawa seperti di Balikpapan dan Samarinda. “Perolehan marketing sales 2014 tersebut naik 15% jika tidak menghitung penjualan lahan kepada Joint Venture (JV) seperti pada 2013 lampau,” ujar Hermawan.

BSDE, pada tahun 2014 lalu membukukan penjualan sebanyak 2,421 unit perumahan, lahan, rumah toko, strata title dan industrial. BSD City berkontribusi sebesar 75% terhadap marketing sales, menyusul kemudian Grand Wisata Bekasi dan Grand City Balikpapan 6% serta Kota Wisata Cibubur dengan kontribusi sebesar 5%. Pada penutupan Jumat (13/2/2015) lalu, harga saham BSDE ditutup dilevel harga Rp 2.110/saham atau tumbuh 12% sejak awal tahun 2015.

Check Also

Hapus Pengurusan IMB Yang Rumit, Dorong Saham Properti Makin Menarik

EKONOMI – Harga saham properti mulai bergeliat pada perdagangan pada Rabu (18/9) pagi. Sejumlah regulasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link