Sunday , 20 August 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » BTN Dorong Optimalkan Kredit Konstruksi

BTN Dorong Optimalkan Kredit Konstruksi

Direktur Utama BTN, Maryono menjelaskan tentang kinerja BTN selepas acara Developer Gathering.

Direktur Utama BTN, Maryono menjelaskan tentang kinerja BTN selepas acara Developer Gathering.

PERBANKAN – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. hari ini Selasa (8/8) mengadakan BTN Developer Gathering dengan tema “Keep Growing Together” untuk saling memotivasi meningkatkan kinerja masing-masing pihak. Sehingga meghasilkan sinergi untuk konsolidasi dengan para pengembang dalam menyukseskan program sejuta rumah (PSR). 

Karena kesuksesan pencapaian PSR tidak lepas dari peran pengembang properti. Nah, untuk memacu semangat para pengembang memenuhi kebutuhan rumah, sekaligus mendorong laju pengucuran KPR, maka BTN mengoptimalkan penyaluran kredit konstruksi ke para pengembang.

Sinergi antara Bank dengan pengembang serta institusi pemerintahan mutlak dibutuhkan untuk menyediakan perumahan yang layak bagi masyarakat. “Kami sadar bahwa mewujudkan program sejuta rumah membutuhkan peran serta semua pihak, Bank BTN sebagai inisiator dan integrator membangun kerjasama antar institusi dalam meningkatkan suplai rumah,” jelas Direktur Utama BTN, Maryono.

Tahun ini, BTN  memasang target penyaluran kredit konstruksi yang diperuntukkan ke pengembang perumahan sebesar Rp 25 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu sebesar Rp 21,9 triliun.

 Per Juni 2017, kredit konstruksi yang sudah disalurkan Bank BTN tumbuh sekitar 18,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau senilai Rp 23,5 triliun. Angka tersebut setara dengan  263.999 unit rumah. Pencapaian tersebut seiring dengan target Bank BTN mengucurkan KPR untuk 666.000 unit rumah pada tahun 2017.

Nah, untuk memotivasi para pengembang memanfaatkan kredit kontruksi dan mendorong penyaluran KPR, sejumlah strategi disusun oleh Bank berkode saham BBTN ini, diantaranya peningkatan penetrasi pasar dan digital marketing.

Selain itu bagi para pengembang, Bank BTN memberikan kredit  pemilikan lahan dengan sejumlah keistimewaan diantaranya nilai kredit tidak dibatasi tapi sesuai dengan kelayakan harga jual lahan, plafond kredit 70% dari total pembelian lahan dengan maksimal lahan seluas 20 hektar.

Kemitraan Bank BTN dengan pengembang juga dilakukan dengan menggelar berbagai promosi bersama seperti pameran yang secara regular diadakan yaitu Indonesia Properti Expo (IPEX) yang akan digelar 11 Agustus mendatang.

Selain itu, penetrasi pasar juga diwujudkan dalam join marketing, misalnya dengan memberikan subsidi bunga yang terjangkau bagi nasabah. “Dengan melakukan kerjasama promosi, akhirnya yang diuntungkan adalah konsumen karena biaya dan bunga menjadi lebih terjangkau,” tegas Maryono.

 

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*