Friday , 20 September 2019
Home / Indeks Berita / BTN Harap Pengembang Serius Bangun Sejuta Rumah

BTN Harap Pengembang Serius Bangun Sejuta Rumah

Bank BTN Menerima Trophy pada Indonesia Property&Bank Award X, 21 Mei 2015
Bank BTN Menerima Trophy pada Indonesia Property&Bank Award X, 21 Mei 2015

PROPERTI-Bank BTN meminta pengembang serius menjalankan program pembangunan satu juta rumah. Pasalnya, program ini adalah program nasional yang telah diamanatkan oleh Presiden RI. Pada kenyataannya, hingga saat ini belum terlihat gerakan yang masif dari pengembang untuk mengimplementasikan program tersebut. Hal ini disampaikan oleh Maryono, Direktur Utama Bank BTN dalam acara gathering bersama BPJS dan pengembang se-Jabodetabek dalam rangka akselerasi program satu juta rumah di Jakarta, Kamis 21 Mei 2015.

“Dana sudah ada, tetapi suplay rumahnya belum ada, bagaimana kami mau memberikan KPR kalau belum ada rumah yang dibiayai. Kami meminta keseriusan pengembang untuk menjalankan program pro rakyat ini,” tegas Maryono.

Maryono mengakui memang banyak kendala dalam membangun perumahan tetapi bukan berarti pengembang tidak bisa membangun rumah. Yang terpenting, perlu ada kesungguhan dari pengembang untuk mulai melakukan pembangunan. “Pokoknya bangun saja dulu, masalah kendala nanti dicarikan solusinya. Ini program pemerintah yang diperuntukkan bagi rakyat yang harus didukung,” jelasnya.

Sekjen Real Estate Indonesia (REI) Hari Raharta mengakui adanya kendala di lapangan dalam membangun rumah. Ia mengatakan pengembang sangat komit untuk menjalankan program pembangunan satu juta rumah, namun masih banyak kendala yang dihadapi. Dia mencontohkan masalah perijinan yang masih berbelit-belit terutama di daerah. Ia mengharapkan ada himbauan dari pemerintah pusat kepada pemda untuk menyukseskan program ini dengan diberikannya kemudahan dalam perijinan dan tidak sebaliknya,” paparnya.

Menurut Hari, saat ini pihaknya sedang meminta kepada pemerintah untuk memberikan keringanan dalam rangka implementasi program satu juta rumah seperti kemudahan perizinan, penghapusan pajak PPN dan juga penyediaan lahan di daerah. “Kalau ini tidak dibantu akan menghambat program yang sangat dibutuhkan oleh rakyat ini. Pemda seharusnya responsif dengan program ini,” jelas Hari.

Bank BTN pada Indonesia Property&Bank Award ke X, Kamis 21 Mei 2015 tadi malam di Hotel Mulia, Senayan mendapat penghargaan sebagai Bank Utama Pendukung Program Sejuta Rumah dan Membantu Masyarakat Memiliki Rumah Dengan Cepat, Mudah Dan Murah. Untuk program sejuta rumah, Bank BTN meluncurkan program KPR dengan uang muka 1% untuk pembelian rumah susun milik (Rusunami) pada Maret 2015 dan uang muka 1% untuk pembelian rumah tapak pada bulan April 2015. Program terobosan yang pertama kali di Indonesia tersebut, bertujuan mempermudah akses kelas menengah dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), untuk memiliki tempat tinggal yang layak.

Program lain yang telah disiapkan Bank BTN dalam mempermudah kepemilikan rumah adalah dengan mengenakan suku bunga KPR Sejahtera FLPP sebesar 5%, lebih rendah dari sebelumnya 7,25%. Percepatan proses pengurusan kredit hingga persetujuan KPR dalam tiha hari kerja. Dengan suku bunga KPR Sejahtera FLPP yang rendah dan cicilan tetap hingga 20 tahun, MBR juga mendapat perlindungan asuransi jiwa dan kebakaran.

Check Also

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Sah, Anggaran PUPR Di 2020 Sebesar Rp 120,21 T, Khusus Perumahan Rp 8,48 T

EKONOMI – Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2020 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link