Friday , 24 May 2019
Home / Breaking News / BTN Kucurkan Kredit Rp. 2,3 Triliun Ke Pondok Indah Grup

BTN Kucurkan Kredit Rp. 2,3 Triliun Ke Pondok Indah Grup

btn3Bank BTN akan mengucurkan kredit senilai Rp. 2,3 Triliun ke PT Antilope Madju Puri Indah (member dari Pondok Indah Grup) untuk pembangunan The Windsor Apartemen. Kredit ini menurut rencana akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan tower I dan tower II apartemen tersebut.

”Ini merupakan komitmen yang dapat kami berikan kepada PT Antilope sebagai salah satu kelompok usaha Pondok Indah Grup. Sekaligus ini bukti bagi para pengembang besar lainnya yang belum bekerjasama dengan kami, bahwa Bank BTN dapat memberikan dukungan untuk proyek properti diluar program perumahan yang ditetapkan oleh Pemerintah selama ini,” kata Mansyur Nasution, Direktur Bank BTN.

Naskah kerja sama sudah ditanda tangani oleh Mansyur bersama kedua Direktur PT Antilope Madju, Kenneth Suhadi Purnama dan Tjandra Gianto Halim, di Puri Indah Jakarta, Jum’at (19/09/2014) lalu. Ruang lingkup kerja sama ini meliputi dukungan fasilitas kredit atau pembiayaan yang diberikan Bank BTN untuk pembangunan proyek apartemen The Windsor. Tak hanya itu, Bank BTN akan memberikan fasilitas Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) kepada masyarakat yang ingin membeli apartemen The Windsor.

Pembiayaan untuk Tower I diperkirakan mencapai Rp. 712 Milyar untuk 175 unit. Sementara untuk mendukung pembiayaan Tower II diperkirakan mencapai Rp. 1,643 Triliun untuk 164 unit. Jadi total pembiayaan apartemen The Windsor akan mencapai Rp.2,3 Triliun.

Pembiayaan apartemen ini menjadi pintu bagi Bank BTN untuk memberikan pelayanan one stop service baik untuk PT Antilope maupun untuk para calon pembeli apartemen. Bank BTN dapat memberikan pembiayaan berapa pun jumlahnya, dimanapun tempatnya, dan kapan pun pembiayaan itu dibutuhkan dengan penawaran menarik dan bersaing di pasar.

Meski begitu, hal ini tidak membuat BTN menggeser  perannya sebagai pendukung program kepemilikan rumah oleh  masyarakat. Hingga saat ini, BTN masih mendominasi  pembiayaan perumahan rakyat dengan menguasai 95 persen  pangsa pasar.

Untuk segmen KPR subsidi, peran Bank BTN sangat dominan dengan menguasai pangsa pasar 95 persen dari total penyaluran FLPP tahun 2011 , 2012 dan 2103. “Tahun 2014 kami ingin bagaimana peran itu dapat menjadi lebih besar lagi,” tambah Mansyur.

Check Also

Dipersiapkan Untuk MotoGP 2021, Kawasan Mandalika Terus Berbenah

INFRASTRUKTUR –Penyediaan infrastruktur bagi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas pemerintah yakni KSPN Mandalika di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 159

Pesan Sekarang!
close-link