Tuesday , 22 October 2019
Home / Breaking News / BTN Telah Salurkan Kredit Perumahan Rp 523 T Selama 69 Tahun
Direktur Utama Bank BTN Maryono di acara Funwalk HUT BTN ke 69

BTN Telah Salurkan Kredit Perumahan Rp 523 T Selama 69 Tahun

Direktur Utama Bank BTN Maryono di acara Funwalk HUT BTN ke 69

INFO PERBANKAN – Target Bank BTN untuk menjadi bank nomor 5 (lima) terbesar di Indonesia yang dicanangkan tahun lalu terwujud sudah. Bertepatan dengan usianya yang ke 69 tahun, bank plat merah yang fokus pada pembiayaan perumahan ini, berhasil meningkatkan aset yang dimiliki dengan signifikan.

Dalam 1 (satu) tahun terakhir, aset bank BTN menembus lebih dari Rp300 triliun atau naik sekitar 17% dibandingkan pencapaian tahun 2017 lalu yang tercatat sebesar Rp261,5 triliun. Peningkatan aset diiringi dengan pertumbuhan kredit yang positif meski dalam kurun waktu lima tahun terakhir terjadi gejolak ekonomi global.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, selama 69 tahun mengabdi untuk negeri, Bank BTN telah merealisasikan kredit sekitar Rp523 triliun yang didominasi oleh kredit pemilikian rumah (KPR). Kredit dan pembiayaan tersebut, kata dia, mengalir kepada lebih dari 4,5  juta keluarga di Indonesia.

BACA JUGA :   Fokus Pengembangan, Intiland Diganjar Berbagai Penghargaan  

“Peningkatan aset dan kucuran kredit BTN banyak didorong oleh Program Sejuta Rumah yang diinisasi oleh Pemerintah pada tahun 2015, dimana program memacu Bank BTN untuk melakukan inovasi produk KPR dan skema kredit yang memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah hingga milenial untuk memiliki rumah,” kata Maryono di Balai Senayan, Jakarta, Minggu (10/2).

Maryono juga mengapresiasi Pemerintah, regulator dan masyarakat Indonesia dalam mendukung kinerja Bank BTN selama 69 tahun berdiri. Menurut dia, kepercayaan keluarga Indonesia terhadap Bank BTN untuk memberikan layanan perbankan dan kepercayaan pemerintah untuk mengalirkan bantuan subsidi KPR melalui perseroan memotivasi Bank BTN untuk terus berkembang lebih baik.

Oleh karena itu, Maryono optimistis akan lebih baik setelah meletakkan pondasi bisnis dan program kerja yang terarah sesuai hasil rapat kerja BTN tahun 2019 yang dihadiri segenap jajaran manajemen BTN pada Januari lalu. Agar kinerja kredit  Bank BTN terus melaju, perseroan memasang sejumlah strategi.

Pertama, meningkatkan kerja sama dengan instansi atau pihak swasta untuk jasa layanan perbankan, khususnya pembiayaan perumahan. Kedua, mengembangkan digital ecosystem dengan memperkuat fitur-fitur dari digital channel Bank BTN untuk layanan perbankan baik transaksi maupun kredit demi menghadapi disrupsi ekonomi yang terjadi. Ketiga memperkuat kemitraan dengan Pemerintah baik pusat maupun daerah untuk pembiayaan dan penyediaan perumahan. Terakhir adalah menyelaraskan program dan target perseroan dengan misi pemerintah dalam holding perbankan serta Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang akan direalisasikan.

BACA JUGA :   Sinergi APP Dan ABN Dukung Sejuta Rumah

“Untuk menjalankan strategi tersebut tentu kami harus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perusahaan agar dapat memenuhi target-target yang dipasang pemerintah untuk mengurangi backlog perumahan yang saat ini masih di kisaran 11 juta unit,” kata Maryono.

Tahun 2019 menjadi salah satu tahun penentuan bagi Bank BTN karena sejumlah program yang akan memperkuat peran perbankan sebagai kontributor terbesar di Program Sejuta Rumah berjalan, diantaranya program pembiayaan perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri dan juga TNI dan juga rencana pemerintah untuk menggulirkan program Tapera selain keberlanjutan program sejuta rumah oleh pemerintah. “Ketiga hal ini akan menentukan dominasi Bank BTN untuk menguasai bisnis KPR baik subsidi maupun non subsidi,” kata Maryono.

BACA JUGA :   Tetap Fokus Di Perumahan, Kredit Bank BTN Tumbuh Sebesar 18,78% yoy

Tercatat Bank BTN telah menguasai pangsa pasar KPR subsidi di Indonesia lebih dari 94% (data per Juni 2018). Sementara untuk KPR secara nasional BTN menguasai sekitar 37%  (data per Maret 2018).

Bank BTN tetap memegang komitmennya dalam mendorong sektor properti di Indonesia dengan menguatkan peran Housing Finance Center (HFC) untuk meningkatkan jumlah pengembang dan kualitas wirausaha properti di Indonesia.

“HFC akan lebih intensif melakukan program pelatihan dan advisory yang berkelanjutan bagi developer baru melalui kerja sama dengan berbagai stakeholder (APERSI, HIPMI, PUPERA dan Universitas) serta secara regular menyusun berbagai riset untuk mendukung skema pembiayaan perumahan bagi segmen MBR,” kata Maryono.

BACA JUGA :   Cowell Tutup Atap Tower Mahogany The Oasis Cikarang

Meriahkan HUT Dengan Funwalk
Sementara itu dalam rangkaian acara HUT ke 69 Bank BTN telah digelar sejumlah kegiatan diantaranya Charity Funwalk yang dilakukan hari ini sekaligus sebagainpuncak acara HUT BTN diikuti lebih dari 10.000 peserta yang terdiri dari karyawan BTN dan keluarga serta mitra kerja Bank BTN.

Pada kegiatan funwalk ini BTN mengajak setiap peserta menyumbangkan rupiah setiap kilo meter langkah dan terkumpul dana sebesar Rp200 juta yang akan disumbangkan ke Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri kepada para korban Gempa dan Tsunami. Funwalk dibuka secara resmi oleh Maryono bersama Deputi Bidang Jasa Perbankan, Konstruksi dan Konsultan Kementrian BUMN, Gatot Trihargo di Senayan, Jakarta, Minggu (10/2).

Selain acara funwalk, sebelumnya Bank BTN juga menggelar sepeda bersama yang diikuti lebih darin1.000 peserta dari pegawai dan mitra kerja, kemudian kompetisi olahraga sepak bola dan bowling antar pegawai BTN dan acara pencarian bakat lewat BTN Idol untuk meningkatkan tali silaturahmi antar seluruh pegawai BTN.

Check Also

Sayembara Desain IKN

Membludak, Pendaftar Sayembara Gagasan Desain IKN Mencapai 672 Peserta

NASIONAL – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara resmi telah meluncurkan Sayembara Gagasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 164

Klik Disini
close-link