Friday , 18 October 2019
Home / Apa Kabar / Buy and Wait, not Wait and See

Buy and Wait, not Wait and See


Pembaca, redaksi media ini kerap ditanya bagaimana kondisi pertarungan politik yang bakal digelar sepanjang tahun 2014 ini? Baik dari kalangan pebisnis , maupun kalangan konsumen dan investor properti.  Bakal terjadinya chaos yang berakibat terpuruknya bisnis properti terlihat menghantui sebagia investor dan pelaku bisnis ini.  Ketimbang merugi dan kehilangan modal investasi, tak heran banyak yang melakukan aksi wait and see sambil melihat-lihat perkembangan yang terjadi.
Pada beberapa kali kesempatan, kami sampai, belajar dari beberapa  kali pemilu yang lalu, masyarakat kita sudah mulai dewasa. Kita sudah bisa memisahkan antara bisnis dan pesta demokrasi.  Artinya, tidak akan ada pengaruh yang signifikan apalagi terlalu dikuatirkan dengan pesta demokrasi, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden dan wakilnya. Justru kami melihat terbuka peluang besar yang bisa diambil saat ini.
Ketika suku bunga membumbung  tinggi dan minat pembeli merosot rendah, para developer justru harus tetap bersemangat menjaga cash flow untuk tetap positif dengan menjajakan properti lewat berbagai insentif. Mulai dari subsidi suku bunga, diskon harga serta cicilan bertahap yang relative panjang. Prioritas Land bahkan menawarkan skim yang sangat berani, yakni libur bayar beberapa waktu sebelum mulai mencicil. Tentu saja ini dilakukan untuk tetap menjaga roda usaha dan penjualan terus berjalan meski harus sedikit memangkas keuntungan.
Nah inilah saat tepat bagi investor atau konsumen yang jeli untuk membeli properti. Ketika harga sedikit terkoreksi akibat aksi wait and see sebagian investor, sekarang lah saat tepat belanja properti. Sebagai konsumen dan pemilik duit, posisi tawar pembeli dan investor saat ini sedang di atas. Penawaran seperti apapun terbuka buat anda sampaikan kepada developer. Bahkan tambahan diskon dan perpanjangan jadual pembayaran serta cicilan pun bisa dinegosiasikan.  
 Pembaca, isu ini menjadi Laporan Utama yang kami angkat pada edisi kali ini. Kami sengaja menampilkan liputan sejumlah proyek properti yang menawarkan berbagai kemudahan pembayaran serta diskon harga yang cukup menarik. Tawaran ini seharusnya dengan bijak anda tangkap sebagai peluang. Beli sekarang dan tunggu hasilnya. Anda harus melakukan buy and wait, bukan wait and see. Jika anda melakukan tindakan wait and see, anda dipastikan bakal menyesal karena peluang meraup untung sudah lewat dan harga jual kian tak terjangkau nantinya.
Bagian lain kami juga mengulas aksi korporasi anak usaha Bahama Group dalam rubrik rekomendasi. Kepergian Reddy Hartadji, motor penggerak utama gurp usaha yang sedang naik daun ini, tidak menyurutkan semangat generasi penerusnya.  Salah satu bentuk semangat yang tak padam itu adalah pengembangan apartemen Pejaren Park yang di bangun diatas lahan seluas 7400m2. Proyek 2 tower dengan taman yang asri ini merupakan hunian vertikal dengan konsep lux (mewah) dan mempunyai citra nuansa vacation (liburan). Konsep ini diilhami dari SSB (Sea Sentosa Bali) yang merupakan pemenang atau juara dari apartemen terbaik dunia pada tahun 2012. Apakah generasi kedua Bahama Group yang dimotori sejumlah anak muda asuhan Reddy Hartdji ini mampu membuktikan kemampuan mereka. Masih perlu waktu. Selamat membaca Buy and  Wait !      

Check Also

Hongkong Kingland Menuju Serpong Sebagai Kota Universitas

APA KABAR – Pembaca Majalah Property&Bank yang mulia, kami yakin saat ini adrenalin Anda untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 164

Klik Disini
close-link