Wednesday , 21 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / CEO Keller Jeli Dalam Membidik Produk Properti

CEO Keller Jeli Dalam Membidik Produk Properti

BERITA PROPERTI – Faktor ini pula yang menyebabkan kota ‘mpek-mpek’ ini makin dilirik investor. Potensi ini tentunya tidak dapat dilewatkan begitu saja oleh para pelaku industri properti, salah satunya yakni para broker properti.

Endang W Wierono, CEO at Keller Williams Realty, Inc. Kota Palembang yang mengungkapkan bahwa Kota Palembang kini sedang bersolek. “jika di ibaratkan kota Palembang ini adalah gadis seksi dimana setelah event-event internasional itu benar-benar berubah. Transformasinya pun sangat luar biasa. Sehingga tidak mengherankan jika Palembang telah menjadi incaran bagi para investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.

Lebih jauh, wanita yang kerap di sapa Een ini mengatakan peluang bisnis agen properti tentunya akan sangat menjanjikan. Khususnya di Kota Palembang ini, sebutnya, kebutuhan akan hunian seiring peningkatan jumlah penduduk yang signifikan merupakan ceruk keuntungan yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis agen properti.

Lewat bendera Keller Williams, wanita yang telah menekuni profesi sebagai pemasar sejak tahun 2009 ini, mengatakan sangat terbantu dengan apa yang telah dilakukan pemerintah provinsi,. “hampir setiap hari, Kota Palembang dipromosikan baik melalui media nasional maupun internasional. Melalui event Asian Games ini menjadi satu trigger bagi kami sebagai orang-orang yang berprofesi sebagai pemasar properti,” tuturnya.

Menjawab peluang industri properti di Kota Palembang, Een mengungkapkan, Keller William sebagai salah satu perusahaan broker memiliki strategi khusus untuk menangkap peluang tersebut.

BACA JUGA :   Luar Biasa ! BTN Bukukan Kredit Baru Rp8,7 Triliun Di IPEX 2018

“Trik yang kita lakukan agar jualan tetap bagus yakni dengan masuk di area-area yang orang lain tidak masuk. Jadi kita menspesialisasikan di area komersil, kavling-kavling industri, dimana wilayah tersebut tidak banyak orang yang masuk. Dari segi volume transaksi kavling industri juga sangat besar,” ujarnya.

Meski demikian, tambah wanita berdarah Jogyakarta ini, pihaknya juga tetap fokus di housing. Karena timnya ada yang bermain di secondary market. “Secondary market itu ada yang kavling-kavling industri, ada juga perumahan, shop house atau ruko maupun gudang,” kilah nya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*