Sunday , 22 September 2019
Home / Breaking News / Cocok Untuk Bisnis Start Up, SOHO Pancoran Pasarkan 20% Unit Tersisa

Cocok Untuk Bisnis Start Up, SOHO Pancoran Pasarkan 20% Unit Tersisa

SOHO Pancoran
GM Sales & Marketing SOHO Pancoran, Herlina Tamblin (tengah) berbincang dengan tim

SOHO – Pasca pemilihan presiden beberapa waktu lalu, diyakin industri properti khususnya untuk sektor perkantoran akan kembali berkembang. Sinyalemen ini sudah terlihat dengan mulai terlihatnya aktifitas gedung-gedung perkantoran di Jakarta, yang baru dibangun dan dipasarkan oleh sejumlah pengembang.

Selain itu, salah satu faktor pendorong juga yang membuat sektor perkantoran mulai bergairah kembali adalah semakin banyaknya perusahaan start up dewasa ini. Kalangan milenial saat ini juga sedang tumbuh pesat dan pada umumnya mereka lebih suka membuka kantor sendiri, ketimbang melamar pekerjaan.

BACA JUGA :   Hadir, Hunian Boutique Pertama Di Tambun

Dalam sebuah penelitian dikatakan, hampir setiap bulan ada perusahaan start up baru yang muncul. Saat ini saja, setidaknya lebih dari 1.500 start up lokal yang ada di Indonesia yang didominasu oleh kalangan mileniel. Hal ini karena meningkatnya pengguna internet di Indonesia dan sehingga beitu mudah untuk mendirikan sebuah start up.

Biasanya, start up yang didirikan oleh kalangan milenial, berupa perusahaan dengan karyawan yang tidak terlalu banyak, lebih kurang hingga 15 orang. Dengan jumlah tersebut, start up tersebut hanya membutuhkan ruangan yang tidak terlalu besar, namun lokasinya mudah dijangkau. Selain itu, juga harus dekat dengan saranan transportasi dan layanan fasilitas umum lainnya.

“Kami sudah mengantisipasi kebutuhan start up di wilayah Jakarta Selatan dengan mengembangkan SOHO Pancoran. Sedangkan di kawasan Jakarta Barat kami bangun SOHO Central Park, dimana kedua kawasan tersebut merupakan pusat bisnis start up. Bahkan kawasan Slipi kerap disebut sebagai Slipicon Valley, sebagaimana Silicon Valley di Amerika,” ujar GM Sales & Marketing SOHO Pancoran, Herlina Tamblin, Senin (9/9). Kedua SOHO (Small Office, Home Office) itu dikembangkan oleh PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN).

BACA JUGA :   Investor Asal Tiongkok Paling Dominan Di Australia

Dijelaskan Herlina, SOHO Pancoran yang tepat berada tak jauh dari persimpangan Tugu Pancoran itu terdiri atas 2 wing eksklusif, yang bisa dimanfaatkan sebagai hunian, kantor, atau keduanya. Konsepnya menyerupai ruko (rumah toko) yang bernaung dalam bangunan vertikal. Konsep inilah yang membedakan SOHO Pancoran dengan gedung perkantoran pada umumnya.

Di negara maju, konsep SOHO sudah sangat diminati dan berkembang pesat. SOHO Pancoran, sambung Herlina, adalah jawaban atas kebutuhan residensial sekaligus bekerja di satu lokasi. SOHO menjadi jawaban bagi para professional yang sangat menghargai waktu dan fokus bekerja di tempat tinggalnya. Berbeda dengan ruko, berkantor di SOHO akan lebih elegan dan profesional dengan fasilitas yang lengkap.

BACA JUGA :   Akhir 2017 Beroperasi, AEON MALL JGC Topping Off

“Hingga saat ini unit-unit di SOHO Pancoran sudah terjual sebanyak 80% dan sisanya kami targetkan habis dalam waktu dekat. Hal ini karena kebutuhan hunian vertikal yang juga sekaligus sebagai lokasi bekerja di daerah Jakarta Selatan masih tinggi. Mayoritas pembeli yakni end-user dan akan difungsikan sebagai kantor,” ungkap Herlina.

show unit SOHO Pancoran
Show Unit SOHO Pancoran

SOHO Pancoran berdiri di lahan seluas 7.700 m2 yang terdiri dari 2 tower, yakni Splendor Wing dengan tinggi 30 lantai dan Noble Wing setinggi 20 lantai. Setiap unit yang ada di kedua tower tersebut memiliki luas 96 m2 sampai 132 m2. Total unit yang disediakan untuk kedua wing ini adalah 346 unit, dengan Splendor Wing sejumlah 238 unit dan Noble Wing sejumlah 108 unit.

Sejumlah fasilitas penunjang yang lengkap, mulai dari fasilitas lifestyle dan food and beverage (F&B) tersedia untuk memenuhi kebutuhan penghuni. Selain itu ada juga fasilitas supermarket, kolam renang, gym, sky lobby, sky terrace, sistem keamanan 24 jam, ATM centre, dan meeting/function room.

BACA JUGA :   BTN Luncurkan Housing Finance Center

“Untuk saat ini yang sudah buka adalah food court di lantai LGM, yaitu KAMPOENG KOULINER yang dioperasikan oleh EAT & EAT, nantinya akan segera dibuka BAKMI GM, ES TELLER 77, IMPERIAL TABLE dan supermarket. Tenant lain yang sudah buka yaitu BANK MANDIRI dan juga AVIA TOUR,” kata Herlina.

Herlina mengatakan, hunian strata title ini bisa menjadi pilihan investasi yang menarik seiring pertumbuhan kawasan Jakarta Selatan. Lokasi yang strategis, berada di dekat Tugu Pancoran, berdekatan dengan jalan-jalan besar dan jalan tol (Jalan Tol Dalam Kota) serta dilalui fasilitas transportasi publik (Transjakarta dan LRT), membuat SOHO Pancoran memiliki nilai investasi yang tinggi untuk konsumen.

BACA JUGA :   Rumah123.com Perkenalkan Teknologi Baru Memilih Properti

Keuntungan lain yang ditawarkan SOHO dari segi efisiensi bagi para pelaku usaha saat ini adalah bebas biaya overtime. Status kepemilikan yang didapatkan di SOHO tentu memengaruhi kebebasan biaya servis tambahan yang biasanya hadir saat menyewa unit di gedung perkantoran atau ruang kerja di co-working space.

“Pemilik unit tidak perlu membayar biaya tambahan, seperti biaya listrik saat waktu jam kerja melebihi waktu. Karena, biaya listrik dan air dikontrol masing-masing oleh pemilik unit, bukan manajemen gedung,” terang Herlina.

SOHO Pancoran tidak hanya diminati oleh perusahaan start up, terbukti dengan banyak perusahaan jasa yang memiliki kantor di SOHO Pancoran, seperti perusahaan IT, lawyer, notaris, akuntan publik, konsultan pajak, konsultan Arsitek dan Interior bahkan ada beberapa perusahaan yang menjadikan SOHO Pancoran sebagai head office nya.

BACA JUGA :   32.625 Unit Rumah Tak Layak Huni di Jatim Diperbaiki Selama 2016-2019

“Hal ini sangat memungkinkan di SOHO Pancoran, customer yang ingin memiliki kantor yang lebih besar dapat menggabungkan beberapa unit SOHO hingga mencapai luasan 500 m2. Selain itu, dari segi investasi SOHO juga terasa lebih menguntungkan dibanding jika menyewa space kantor,” ungkap Herlina.

Harga cicilan SOHO Pancoran per bulan, sambung Herlina, dapat dikatakan setara dengan harga sewa per bulan kantor-kantor di area sekitaran bahkan harga sewa co-working space yang dihitung per karyawan. Hanya dengan Rp 25 juta per bulan, perusahaan startup langsung dapat memiliki kantor untuk mengembangkan bisnis secara jangka panjang tanpa harus berstatus menyewa.

BACA JUGA :   CitraRaya Hadirkan Shuttle Bus Airport Connexion Ke Bandara Soetta

Saat ini, kata Herlina, dalam rangka memperingati ulang tahun Agung Podomoro Group yang ke 50, pihaknya menawarkan harga khusus dengan promo antara lain, Hadiah 50 gr LOGAM MULIA untuk setiap pembelian unit, Cicilan 50 X, Cash Back 50 Juta Rupiah untuk pembeli yang berumur 50 tahun, Cash Back 50 juta untuk pembelian dengan cara bayar HARD CASH, FREE Design Interior dan Furniture senilai UP TO 350 juta dengan total nilai promo mencapai Rp 500 juta rupiah.

“Kehadiran SOHO Pancoran akan mengisi kebutuhan ruang tempat tinggal baik untuk penghuni end user maupun mereka yang membutuhkan ruang kerja untuk melakukan aktivitas bisnis di sekitar Jakarta. Lokasi yang strategis dekat dengan kawasan bisnis Kuningan, Sudirman, dan Gatot Soebroto, serta biaya operasional yang lebih murah, menjadikan SOHO Pancoran pilihan kantor ataupun tempat tinggal yang tepat,” tegas Herlina.

Check Also

Hapus Pengurusan IMB Yang Rumit, Dorong Saham Properti Makin Menarik

EKONOMI – Harga saham properti mulai bergeliat pada perdagangan pada Rabu (18/9) pagi. Sejumlah regulasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link