Wednesday , 21 November 2018
Breaking News
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Creed Group Jepang Ikut Kembangkan Serpong Garden Apartment

Creed Group Jepang Ikut Kembangkan Serpong Garden Apartment

Kolaborasi dua perusahaan properti, berkomitmen untuk menciptakan hunian untuk meningkatkan quality of life

BERITA PROPERTI – Kawasan Serpong, Tangerang Selatan, masih memiliki prospektif pertumbuhan properti yang positif. Proyek properti yang cocok dikembangkan di kawasan Serpong adalah apartemen. Hal ini dikarenakan harga rumah tapak di kawasan tersebut sudah sangat mahal.

Inilah yang menjadi dasar PT Hutama Anugrah Propertindo (HAP), untuk ikut berkontribusi dalam menjawab kebutuhan hunian bagi masyarakat. Sejak tahun 2015 PT HAP telah menghadirkan Serpong Garden Apartment (Segar) diarea lahan seluas 2,7. Rencananya, diatas lahan tersebut akan dibangun 5 tower, dengan harga per unit mulai dari Rp 300 jutaan.

Ferdy Sutrisno Direktur PT Hutama Anugrah Propertindo, menjelaskan hingga saat ini Serpong Garden Apartment telah meluncurkan dua menara dengan total 2.000 unit yang telah terserap semua ke pasar.

Sukses memasarkan dua tersebut, dan untuk melanjutkan proyek hunian vertikal tersebut, PT HAP pun menggandeng perusahaan asal Jepang, Creed Group.

“Keberhasilan pada penjualan Tower Cattleya dan tower Bellerosa, membuat Creed Group dari Jepang tertarik berinvestasi ke depannya. Pembangunan kedua tower tersebut memberi nilai tambah lebih besar baik kepada pembeli lama yang telah terikat kontrak , maupun calon pembeli baru apartemen,” ujar Ferdy saat konferensi pers kerja sama investasi antara PT Hutama Anugrah Propertindo dengan Creed Group di Jakarta, Kamis (10/10/2018).

Baca Juga : Jababeka Creed Residence Mulai Bangun Kawana Golf Residence

Kedua pihak membentuk joint venture untuk mengembangkan tiga menara selanjutnya di proyek tersebut berikut aneka fasilitasnya. Ferdi menambahkan akan meluncurkan tower ketiganya pada awal 2019 yang akan terdiri atas 1.500 unit dengan bantuan desain kualitas asal Jepang dan dibanderol harga mulai dari Rp300 juta per unit. Untuk Tower Cattleya dan tower Bellerosa, Ferdi menargetkan akan rampung dan memulai proses serah terima pada pertengahan 2020.

Disinggung mengenai total dana yang disuntikkan oleh Creed Group, Ferdi hanya mengatakan “Porsinya yang pasti Creed Group minoritas, masih lebih besar porsi kami, tetapi investasi ya sedikit confidential,” tuturnya.

Melalui Serpong Garden Apartment, PT HAP ingin berkontribusi menggarap program sejuta hunian. Berada di lokasi yang strategis, Serpong Garden akan dikembangkan dengan konsep transit oriented living (TOL) berikut aneka fasilitas dan infrastrukturnya, karena lokasinya yang berdekatan dengan stasiun kereta komuter Cisauk.

Untuk itu pengembang akan membangun jalan layang yang menghubungkan langsung lokasi apartemen dengan stasiun tersebut. “Nanti penghuni cukup berjalan kaki dari apartemen ke stasiun itu dalam beberapa menit,” ujar Ferdy. Selain itu Cisauk juga kelak akan menjadi stasiun antar moda transportasi umum, tidak hanya kereta.

Ke depan, tambah Ferdi, kawasan ini kelak akan sangat ramai sehingga prospek investasinya tinggi. Mereka yang bekerja di Jakarta layak tinggal di apartemen ini, karena dari stasiun Cisauk ke stasiun Tanah Abang (Jakarta) dengan kereta hanya 40 menit. Tarifnya juga hanya Rp4.000 sekali jalan,” ungkapnya.

Sementara Komisaris PT Hutama Anugrah Propertindo, Pingki Elka Pangestu mengemukakan, kemitraan strategis yang dijalin dengan Creed Group Japan membawa hal positif, di mana produk yang dihadirkan, lebih mengacu pada international standard.

“Kami melihat Jepang sudah terbiasa mengimplementasikan berbagai Transit Oriented Development (TOD), sehingga nantinya melalui investasi Creed Group Japan dalam Serpong Garden Apartment, akan ditingkatkan lebih dari TOD menjadi Transport Oriented Living (TOL), yakni suatu evolusi dari seluruh desain yang mengacu pada peningkatan kualitas hidup yang saling terintegrasi, sehingga diharapkan menciptakan harmoni yang lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga : Bangun Properti Berkonsep TOD, Pemerintah Perlu Dukungan Swasta

TOD sendiri merupakan satu pendekatan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran dan memaksimalisasi penggunaan berbagai angkutan massal seperti busway, kereta api massal (Mass Rapid Transit/MRT), kereta api ringan (Light Rapid Transit/LRT), termasuk kelengkapan jaringan pejalan kaki/pengendara sepeda.

Head of Representative in Indonesia Creed Group Tatsuya Ichinomiya mengungkapkan masuknya Creed Group Japan dalam manajemen PT Hutama Anugrah Propertindo, tidak hanya akan memperluas segmentasi investasi properti Jepang di Indonesia, namun secara fisik bangunan, juga akan terlihat pada implementasi berbagai standard produk bangunan internasional, dan penyesuaian guna meningkatkan quality of life.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*