Thursday , 17 August 2017
Home » Breaking News » Cyber Park Indonesia Hadirkan Hunian Cyber Home Pertama

Cyber Park Indonesia Hadirkan Hunian Cyber Home Pertama

(ki-ka) CEO Cyber Park Indonesia Dedi Yudiant dan Presiden Direktur Powertel Dicky Tjokrosaputro usai penandatangan kerjasama

(ki-ka) CEO Cyber Park Indonesia Dedi Yudiant dan Presiden Direktur Powertel Dicky Tjokrosaputro usai penandatanganan kerjasama

BERITA PROPERTI-Cyber Park Indonesia berkolaborasi dengan PT Power Telecom dan Wika Realty tengah mengembangkan Tamansari Cyber Residence, Bogor, perumahan dengan konsep Cyber Home pertama di Indonesia. Di perumahan ini, kecepatan internet bisa mencapai 100 Mbps simetris, kecepatan yang sama saat melakukan download maupun upload.

CEO Cyber Park Indonesia Dedi Yudiant mengatakan, konsep yang diusung Tamansari Cyber Residence untuk menjawab kebutuhan teknologi supercepat didalam sebuah kawasan perumahan. Terlebih, saat ini memang sedang tren orang-orang bekerja dirumah. Meskipun konsep SOHO atau Small office Home Office sudah banyak diterapkan, namun kondisi internet yang lelet sangat menganggu.

“Di perumahan ini kami bangun fasilitas akses internet kapasitas besar dan cepat di Indonesia. Setiap rumah terpasang internet dengan kekuatan riil 100 Mbps dengan opsi IP Public bila ingin menghidupkan server sendiri dari rumah. Bahkan sekarang sudah menuju progres 1 Gbps setiap rumah. Kami juga sedang upgrade jadi 10 Gbps sehingga jadi satu-satunya kawasan dengan rumah akses internet terbesar di dunia, bukan lagi di Indonesia,” ujar Dedi Yudiant di Bogor, Senin (2/5).

Dikatakan Dedi, dengan keunggulan teknologi yang sangat mumpuni, maka perumahan ini sangat cocok bagi para pengusaha atau pebisnis berbasis dalam jaringan (daring) atau para pekerja di bidang teknologi, informasi dan komunikasi yang berkutat dengan jaringan internet. Selain itu, para pebisnis start up di industri kreatif, pengembang aplikasi, pekerja animasi, desainer juga sangat cocok tinggal di perumahan ini.

Tamansari Cyber Residence dibangun dilahan seluas 13 ha dengan view Gunung Salak. Hunian ini berdampingan dengan kawasan yang sudah berkembang Bogor Nirwana Residence, yang sudah lengkap dengan segala fasilitasny seperti hotel Aston dan Padjajaran Suites, sarana hiburan dan rekreasi serta pusat kuliner yang selalu ramai setiap hari libur.

“Total rumah yang akan dibangun nantinya sebanyak 400 unit dan saat ini sudah terbangun sebanyak 35 unit. Sejak kami pasarkan pada tahun 2015, saat ini sudah terjual sebanyak 20%. Ada dua jenis yang kami pasarkan tipe Homepage dan Bandwith dengan berbagai ukuran. Harganya mulai Rp 1 miliar dengan sistem pembayaran yang menarik,” jelas Head of Marketing Tamansari Cyber Residence Dhira Sang Acchedya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*