Sunday , 22 September 2019
Home / Indeks Berita / Dalam Kurun Waktu 2015-2019, Ditargetkan 1.852 Km Jalan Tol Yang Terbangun

Dalam Kurun Waktu 2015-2019, Ditargetkan 1.852 Km Jalan Tol Yang Terbangun

Pembangunan jalan tol baru terus dilakukan

INFRASTRUKTUR – Hingga akhir tahun 2019, ditargetkan sepanjang 1.852 Km jalan tol baru yang akan dioperasikan. Pada kurun 2015-2019, jalan tol yang telah dioperasikan sepanjang 949 Km dan akan terus dilakukan pembangunannya, terlebih permintaan pada ruas tol yang merupakan prakarsa badan usaha (unsolicited project) dengan pembiayaan investasi terus bertambah.

“Pembangunan infrastruktur akan tetap menjadi prioritas pada tahun-tahun berikutnya sebagai kelanjutan dari Pemerintahan saat ini, disamping penguatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Khusus jalan tol, selama lima tahun nanti akan ada tambahan 1.852 km. Sekarang hampir 1.000 km jalan tol baru sudah diresmikan dan dioperasikan. Manfaatnya sudah banyak dirasakan masyarakat dan banyak yang menyampaikan rasa terima kasih atas tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa.,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

BACA JUGA :   Di Megabuild 2019 CONWOOD Hadirkan 4 Produk Dekoratif Terbaru

Beberapa ruas tol yang akan dimulai pembangunannya dalam waktu dekat dan tahun-tahun berikutnya adalah Jalan Tol Semarang-Demak yang sudah proses lelang dan tinggal menetapkan pemenangnya, Jalan Tol Jogja-Solo sudah ditentukan trasenya tinggal menentukan penetapan lokasinya dan akan dilelang, Tol Cigatas (Cileunyi-Garut- Tasikmalaya) dan Probolinggo-Banyuwangi juga akan dimulai tahun ini. Di Pulau Sumatera, ruas tol yang akan dimulai konstruksinya tahun ini adalah ruas tol Bengkulu-Lubuk Linggau-Muara Enim-Sp. Indralaya, Padang-Sicincin-Pekanbaru dan Tebing Tinggi-Parapat.

Basuki mengatakan Pemerintah Daerah yang dilalui jalan tol harus dapat mengoptimalkan kehadiran jalan tol dengan menghubungkannya dengan Kawasan Industri dan Pariwisata yang ada didaerah, sehingga fungsi jalan tol tidak hanya menyambungkan dari titik satu ke titik lainnya. “Saya banyak menerima masukan dari para kepala daerah dan pelaku usaha yang dilewati jalan tol, untuk menambah pintu keluar tol menuju kawasan-kawasan industri baru seperti di Ngawi, Ungaran, Nganjuk, Probolinggo, Jember, dan Pekalongan. Saya minta setiap usulan harus di desain betul agar tetap efisien,” ujarnya.

BACA JUGA :   Bendungan Gondang Suplai Irigasi Seluas 4.680 ha di Karanganyar dan Sragen

Dikatakan Basuki, untuk terus mendukung pembangunan jalan tol baru ke depan, Kementerian PUPR telah membuat satu Direktorat Jenderal (Ditjen) baru yakni Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum yang khusus menangani pengembangan penerapan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). “Untuk itu perlu disesuaikan lagi Permen PU No. 06/PRT/M/2018 tentang wewenang dan tugas Ditjen Bina Marga, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan Badan Usaha Jalan Tol dalam penyelenggaraan jalan tol. BPJT dan Ditjen Pembiayaan Infrastruktur PU akan berfokus pada bidang pembiayaan jalan tol. Sedangkan untuk teknisnya seperti pengawasan kualitas bangunan, dan sistem jaringan jalan tetap berada di Ditjen Bina Marga,” ujar dia.

Menteri menambahkan, penambahan pintu keluar tol, peningkatan layanan rest area, dan rencana penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF) atau sistem pembayaran tanpa henti merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol. “Terkait MLFF kita perlu waktu untuk menentukan teknologi yang tepat serta menunggu kesiapan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dapat ditetapkan akhir 2019. Kita menyakini ini merupakan suatu kebutuhan bagi peningkatan pelayanan jalan tol kepada masyarakat. Hal ini merupakan salah satu yang saya tunggu dari hasil rapat koordinasi ini,” tutur Menteri.

Check Also

Hapus Pengurusan IMB Yang Rumit, Dorong Saham Properti Makin Menarik

EKONOMI – Harga saham properti mulai bergeliat pada perdagangan pada Rabu (18/9) pagi. Sejumlah regulasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link