Sunday , 17 November 2019
Home / Nasional / Ekonomi / Daya Saing Kota Menjadi Pertimbangan Saat Memutuskan Berinvestasi

Daya Saing Kota Menjadi Pertimbangan Saat Memutuskan Berinvestasi

Kota Jakarta
Kota-kota yang memiliki daya saing diincar investor, Jakarta kurang dilirik

ANALISA PROPERTI – Perusahaan konsultan properti JLL melaporkan, daya tarik kota bagi para investor dan perusahaan saat ini semakin ditentukan oleh faktor-faktor seperti kualitas hidup dan berkelanjutan. Terkait dengan itu, menurut laporan tersebut, sejumlah kota di Asia tengah berkembang menjadi pasar real estat yang kompetitif sejalan dengan semakin banyaknya investor dan penghuni yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas hidup, inovasi, berkelanjutan, tata kelola, dan ketahanan dalam pengambilan keputusan menyangkut investasi dan penentuan lokasi.

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh konsultan real estat tersebut bekerja sama dengan The Business of Cities, fundamental ekonomi sebuah kota tidak lagi menjadi daya tarik utama. Hal yang lebih penting bagi para investor dan penghuni adalah daya saing secara keseluruhan, sebuah tolak ukur kinerja yang dinilai perusahaan berdasarkan pada lebih dari 500 indikator.

BACA JUGA :   Mall of Indonesia  Hadirkan #PASARMOI

CEO Capital Markets, JLL Asia Pasific Stuart Crow mengatakan, semakin banyak pemodal yang mengincar ekonomi di Asia yang memiliki keunggulan, kemampuan berinovasi atau kekuatan kelembagaan. Kota-Kota yang sudah mapan dan maju di dunia seperti Singapura, Tokyo, Seoul, Beijing, Shanghai, Hong Kong dan Sydney telah berhasil menarik investasi sebesar US$ 65,3 miliar selama tiga tahun terakhir.

“Klien kami juga mengatakan bahwa di samping stabilitas yang menjadi ciri kota-kota papan atas tersebut, mereka juga mencari pasar yang mengembangkan platform baru untuk inovasi dan strategi ketahanan yang efektif,” ujar Stuart Crow dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA :   PT Sentul City Tbk Bukukan Laba Bersih Rp 117 Miliar

Laporan tersebut mengelompokkan Guangzhou, Shenzhen, Taipei, Nanjing, Mumbai, Kuala Lumpur, Bangkok, dan Delhi sebagai ‘Kota-Kota Dunia Berkembang’ yang menarik untuk disimak di Asia, karena kota-kota tersebut terus memenuhi permintaan domestik yang bertumbuh dan menjadi pintu gerbang perdagangan internasional serta investasi modal yang semakin berpengalaman. Bahkan pada tahun 2019 ini saja, Guangzhou dan Shenzhen telah mengumpulkan total investasi real estat asing sebesar US$ 1,6 miliar.

“Setelah memilah-milah lebih dari 500 indikator kota, kami memetakan tren kunci yang paling penting bagi klien kami. Hal yang diharapkan perusahaan di perkotaan adalah sebuah perubahan hasil dari disrupsi teknologi, meningkatnya kesadaran terhadap perubahan iklim, dan ketegangan geopolitik. Nantinya akan ada model-model ekonomi baru yang memiliki pengaruh kuat terhadap lanskap kota-kota di dunia,” kata Director, Global Research JLL, Jeremy Kelly.

Check Also

Bank DKI Annual Report

Sukses Jalankan Keterbukaan Informasi, Bank DKI Raih Annual Report Awards

KINERJA BANK – Bank DKI berhasil meraih tempat kedua dalam Annual Report Award 2018 pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link
INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI!
close-link