Saturday , 25 May 2019
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / DeKost Indonesia, Apartemen Kos Dengan Konsep Yang Beda

DeKost Indonesia, Apartemen Kos Dengan Konsep Yang Beda

DeKost Indonesia terdiri dari tujuh tower dengan ketinggian 5 lantai

COVER STORY – Hasil dari survey yang dilakukan Amanah Realty di sekitar kampus Institut Pertanian Bogor, pada umumnya mahasiswa menginginkan tempat kos yang berbeda, tidak hanya sebagai tempat tidur dan istirahat. Tapi juga mampu memberikan nilai tambah kepada penghuninya.

Kawasan kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) di Dramaga, Bogor, tampak jauh berbeda dengan beberapa tahun lalu. Di sekitar kampus tersebut, ada beragam jenis bangunan berupa kos-kosan yang selama ini menjadi pilihan mahasiswa. Disamping memang lokasinya tidak jauh dari kampus, harga yang ditawarkan juga cukup bervariasi dan terjangkau bagi mahasiswa.

Namun, bagi mahasiswa jaman sekarang yang memiliki banyak kegiatan, kos-kos an dengan model yang hanya menyiapkan tempat tidur saja sudah kurang memiliki daya tarik. Mahasiswa era milenial saat ini, lebih suka jika kos-kos annya bisa digunakan sebagai tempat kongkow-kongkow untuk sekedar minum kopi bersama, ataupun berkumpul bersama untuk melakukan diskusi dan menyelesaikan tugas kampus secara sendiri-sendiri maupun berkelompok.

“Kami pernah melakukan survey dan grup diskusi mengenai konsep kos bagaimana yang mahasiswa inginkan saat ini. Dan setelah kami ceritakan konsep DeKOST Indonesia, umumnya mereka menyatakan bahwa konsep seperti inilah yang sebenarnya mereka nantikan. Jadi tidak hanya sebagai tempat untuk tidur, tapi kos-kosan juga mampu memberikan nilai tambah bagi mereka,” ujar Project Manager Amanah Realty, Ahmad Ferza.

DeKOST Indonesia merupakan proyek perdana yang dikembangkan Amanah Realty, berupa apartemen syariah berkonsep kos sewa dengan fasilitas lengkap, aman dan nyaman dengan lingkungan Islami di kawasan strategis Kampus IPB. Dikembangkan di atas lahan seluas 1,7 ha dengan tujuh tower yang terdiri dari 5 lantai. Setiap lantainya rata-rata terdiri dari 50 unit yang semuanya merupakan tipe studio.

Apartemen DeKOST ditawarkan sebagai salah satu produk investasi yang menarik dan menguntungkan di sektor properti. Dengan unitnya yang terbatas sekitar 1.200 unit, DeKOST akan menjadi lebih eksklusif. Sementara pangsa pasar yang ada bisa mencapai 26.000 yang merupakan total mahasiswa IPB. Sedangkan setiap tahunnya, ada sebanyak 4.000 mahasiswa S1 baru yang menjadi captive market.

Marketing Manager Amanah Realty, Muhammad Haikal menjelaskan, respon masyarakat terhadap DeKOST Indonesia sangat baik sejak mulai diluncurkan pada tahun lalu. Hingga kini sudah 80% dari dua tower yang ditawarkan terserap oleh pasar. Karena memang ditawarkan sebagai produk investasi, maka hampir 100% pembelinya merupakan investor.

“Jika dibandingkan dengan membeli investasi rumah tapak dengan harga yang hampir sama, bahkan bisa sedikit lebih mahal, akan lebih baik jika investor memilih apartemen kos sebagai produk investasi karena nilai sewanya yang lebih tinggi. Terlebih lagi DeKOST Indonesia ditunjang oleh sejumlah fasilitas, sementara kos-kosan biasa hanya menyediakan kamar saja, tanpa fasilitas pendukung,” kata Muhammad Haikal.

Harga pasaran sewa kos-kosan disekitar kampus IPB saat ini sekitar Rp 1,5 juta perbulan dengan hanya mendapatkan kamar untuk tidur. Sementara DeKOST, dengan nilainya yang juga hampir sama, memberikan yang lebih, seperti tempat kongkow, tempat belajar, diskusi dan tempat atau area yang menarik sebagai lokasi foto yang kekinian, dan instagramable.

Kelebihan lainnya adalah harga yang ditawarkan sudah full furnished, dan ada area balkon yang dapat digunakan untuk bersantai menikmati pemandangan luar gedung. Selain itu, dengan adanya balkon tersebut memungkinkan unit kamar mendapatkan pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.

Pada tahap awal, akan dikembangkan 2 (dua) tower yakni C dan D. Masing-masing tower untuk perempuan (akhwat) dan laki-laki (ikhwan). Saat ini sedang dilakukan persiapan pembangunan jalan masuk utama ke dalam kawasan proyek dan penyelesaian pembangunan Marketing Gallery yang sudah 80% rampung. Baik interior maupun fasilitas Marketing Gallery didesain secara menarik dan mewakili konsep yang ditawarkan oleh DeKOST Indonesia secara keseluruhan.

Tahun ini DeKOST Indonesia akan mulai mengerjakan pembangunan pondasi. Targetnya, pada akhir tahun 2020 unit-unit sudah diserahterimakan dan investor atau pemilik unit sudah bisa menyewakannya kepada mahasiswa. Dengan fasilitas yang dimiliki, diprediksi harga sewanya berkisar Rp 20 juta per tahun. Nilai ini diatas harga pasaran yang berkisar Rp 1,5 juta perbulan untuk kos-kosan di sekitar kampus IPB.

Unik dan Memiliki Banyak Nilai Tambah
Di tengah pergaulan bebas saat ini, kos-kosan mahasiswa memang perlu dilakukan pemisahan antara laki-laki dan perempuan. Sebagai apartemen kos dengan konsep murni syariah, hal ini juga akan diterapkan oleh DeKOST Indonesia yang membedakan masing-masing tower untuk laki-laki dan perempuan.

Tower Ikhwan dan akhwat dibangun terpisah

Ini akan memberikan jaminan lawan jenis tidak bisa masuk ke area lain dengan bebas. Di samping itu, faktor keamanan pun menjadi hal yang sangat penting bagi DeKOST Indonesia.

Selain memberikan keamanan dan kenyamanan, penghuni yang merupakan mahasiswa berkesempatan untuk mengakses dan bergabung dengan komunitas-komunitas yang positif dalam menunjang kegiatan kuliah, maupun nanti setelah menyelesaikan pendidikan. Misalnya, komunitas bisnis yang memberikan gambaran bagaimana memulai dan mengembangkan usaha secara syar’i.

“Hal ini tentu sangat positif dan dibutuhkan oleh kalangan mahasiswa saat ini. Terlebih lagi, kalangan milenial sekarang yang trennya lebih cenderung membuka usaha sendiri dibanding mencari pekerjaan jika nanti selesai kuliah. Mereka lebih tertantang untuk menjalankan bisnis startup karena mampu memberikan ruang yang luas bagi mereka untuk berkreatifitas,” ungkap Direktur Utama Amanah Realty, Teuku Fadhil Aruna.

Untuk menunjang kegiatan tersebut, sambung Fadhil, maka pihaknya akan menjembatani potensi tersebut dengan melakukan kegiatan-kegiatan seminar atau pelatihan bagi mahasiswa yang menjadi penghuni DeKOST Indonesia nantinya. Jadi, selain mereka mendapatkan ilmu formal di kampus, tapi juga akan mendapatkan ilmu informalnya di DeKOST.

“Kami pastikan kegiatan-kegiatan yang disebutkan diatas belum ada ditawarkan oleh tempat-tempat kos di sekitar. Pada intinya, kami tidak hanya memberikan tempat kos yang aman, nyaman tapi juga memberikan nilai tambah, dalam rangka membentuk mahasiswa yang siap terjun ke masyarakat. Ini merupakan hal-hal yang sangat positif yang akan kami berikan,” imbuh Muhammad Haikal.

Sesuai dengan konsep syariah yang dijalankan oleh DeKOST Indonesia, maka dalam setiap program pelatihan yang diberikan, juga akan diberikan ilmu fikih muamalah. Hal ini bertujuan agar mahasiswa penghuni DeKOST Indonesia yang mengikuti program yang ada, mengetahui hukum-hukum Islam yang benar saat akan memulai menjalankan bisnis.

“Bahkan untuk lebih meningkatkan keilmuan agama Islam, kami juga ada program tahfidz Al-Quran. Bagi investor pemilik unit, bukan hanya akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk uang dari hasil penyewaan unitnya, namun juga akan mendapatkan pahala yang berlipat karena kegiatan-kegiatan positif tersebut,” tegas Teuku Fadhil Aruna.

Ahmad Ferza mengatakan, belum pernah menemukan kos-kosan disekitar IPB yang memiliki kolam renang sendiri, mesjid sendiri, memberikan beasiswa kepada penghuni juga memberikan pelatihan kepada penghuni. “Bayangkan, mereka cuma membayar kos seharga Rp 20 jutaan pertahun, tapi mendapatkan berbagai pelatihan sebanyak 52 kali dalam setahun,” ujarnya mengenai keunggulan DeKOST.

Ahmad Ferza bisa memastikan kalau belum ada yang menjalankan hal tersebut. Maka, hal inilah yang ingin diyakinkan kepada investor bahwa DeKOST Indonesia akan menjadi pilihan yang menarik bagi mahasiswa, terutama orang tua yang sedang mencari tempat kos. Mereka yang sudah tinggal, diharapkan tidak akan pindah lagi karena begitu banyaknya kelebihan yang didapatkan dibanding tempat kos lain.

Dengan begitu, jika memang mereka betah tinggal di DeKOST Indonesia, tentu saja tingkat huniannya tinggi. Otomatis investor akan mendapatkan keuntungan dari sewa unit-unit yang dimiliki. Inilah yang pengembang tekankan kepada investor, bahwa DeKOST Indonesia merupakan investasi yang tepat dengan konsep yang sangat berbeda, dan memiliki captive market yang besar, yakni mahasiswa IPB.

DeKOST Indonesia memiliki 7 (tujuh) program unggulan yang tidak dimiliki oleh produk sejenis lain di sekitarnya yakni Sholat Subuh Berjamaah, Program Tahfidz Quran, Mentoring Bisnis Syariah, Akses Komunitas Bisnis Syariah, Kajian Fikih Muamalah, Technopreneur Academy dan Program Beasiswa. Orang tua yang anaknya menyewa kos di DeKOST akan merasa aman, sementara pemilik unit atau investor akan mendapatkan pahala. Insya Allah keuntungan yang didapatkan adalah keuntungan di dunia dan akhirat.

Bukan Syariah Seadanya Tapi Totalitas

Direksi DeKost Indonesia yang masih muda dan enerjik.

Konsep yang ditawarkan oleh DeKOST Indonesia bukan hanya syariah dari segi jual beli unitnya saja, namun juga syariah dalam pengelolaan kawasan. Terlebih lagi, hingga saat ini pembeli DEKOST INDONESIA semuanya merupakan muslim dan nantinya yang akan menyewa juga disyaratkan hanya untuk muslim. Sehingga penerapan konsep syariahnya akan lebih mudah.

Dalam menerapkan konsep syariah maupun program ilmu fikih muamalah, DeKOST Indonesia tidak hanya menjalankan dengan seadanya. Amanah Realty melibatkan Ustadz DR. Erwandi Tarmizi, MA yang merupakan salah satu pakar ilmu fikih muamalah di Indonesia, untuk menjadi konsultan pengawas konsep syariah yang dijalankan oleh DeKOST Indonesia.

“Kami menjalankan konsep syariah dalam pengembangan DeKOST Indonesia, bukan hanya dalam pemasaran dan pengembangan kawasan saja. Tapi sampai ke pengelolaan keuangan perusahaan juga harus bersih dari segala jenis praktek riba. Hingga saat ini, semua permodalan menggunakan dana sendiri. Konsumen juga membeli dengan cara mencicil langsung kepada pengembang,” ungkap Teuku Fadhil Aruna ST., MT.

Dikatakan Fadhil, dalam melakukan akad antara pengembang dengan konsumen juga berdasarkan sistem syariah yang diawasi oleh Ustadz DR. Erwandi Tarmizi. Begitu juga urusan pengembang dengan partner, kontraktor, yang dilakukan dengan sangat jelas dan disepakati oleh masing-masing pihak.

Hal ini merupakan suatu terobosan yang dilakukan untuk memberikan kawasan hunian yang sesuai syariah, dan menjadi solusi dalam membentuk penerus bangsa yang berkualitas, baik untuk urusan dunia maupun akhirat. Tidak hanya membangun hunian, Amanah Realty juga membangun manusianya.

Fadhil menceritakan, bagaimana pada tahun 2017 lalu, ia bersama beberapa pendiri lain mulai membangun Amanah Realty. Tim yang ada saat itu, berasal dari bidang bisnis yang berbeda, dari mulai arsitektur, perencanaan, marketing, manajemen proyek dan juga yang menguasai bidang keuangan. Awalnya mereka ditawarkan sebidang lahan yang pada waktu itu memang belum jelas akan dikembangkan properti apa.

Jika sebelumnya rencananya akan dibangun rumah tapak, namun setelah dilakukan survey dan analisa pasar, maka yang paling cocok adalah apartemen kos bagi mahasiswa. Maka, mereka yang selama ini memang sering bertemu dalam kajian-kajian islam, akhirnya menemukan ide untuk mengusung konsep syariah pada apartemen ini. Mereka melihat kekhawatiran orang tua akan pergaulan bebas yang marak saat ini dan harus dilakukan pencegahan sedini mungkin. Diputuskanlah proyek yang dikembangkan adalah apartemen kos syariah.

“DeKOST Indonesia merupakan proyek pertama Amanah Realty dan targetnya akan mengembangkan konsep ini di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, kami sangat fokus dan serius dalam mengembangkan proyek pertama ini karena akan menjadi benchmark dan tolak ukur untuk proyek-proyek Amanah Realty selanjutnya,” pungkas Fadhil.

Seolah tak mau ketinggalan. Amanah Realty sebagai sebuah perusahaan yang harus menjaga kualitas produknya, didukung oleh berbagai konsultan handal seperti, PT. Rachnamatra Indonesia yang ditunjuk sebagai Konsultan Perencana (Arsitektur, Struktur dan MEP). PT. Sharia Wealth Management (SWM) pimpinan Ustadz DR. Erwandi Tarmizi, MA yang ditunjuk sebagai Konsultan Syariah perusahaan juga turut serta membantu dalam mewujudkan tata kelola perusahaan menuju perusahaan yang berbasis syariah. Juga konsultan-konsultan lainnya yang turut membantu dalam operasional perusahaan maupun pengembangan produk.

Teuku Fadhil Aruna sendiri dikenal sebagai seorang pribadi yang aktif di berbagai organisasi maupun komunitas profesi, seperti Dewan Pengawas Properti di Asosiasi Property Syariah Indonesia (APSI), Pengurus Pusat Komunitas Pengusaha Musilm Indonesia (KPMI). Dan juga tercatat aktif dalam Komunitas Developer Property Syariah (DPS).

Check Also

Hari Ini, Transaksi Di GT Cikarut Pindah ke Cikampek Utama dan Kalihurip Utama

INFRASTRUKTUR – Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada ruas tol Jakarta-Cikampek sebagai bagian dari Tol Trans …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 159

Pesan Sekarang!
close-link