Monday , 16 December 2019
Home / Breaking News / Desain Beton Lengkung Jembatan LRT Jabodetabek Raih Rekor MURI

Desain Beton Lengkung Jembatan LRT Jabodetabek Raih Rekor MURI

Pembangunan jembatan LRT oleh PT. Adhi Karya (Persero) berhasil meraih dua rekor MURI

UMUM – Konstruksi Jembatan Lengkung Bentang Panjang ruas Kuningan pada proyek Kereta Api Ringan (Light Rail Transit/LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi memasuki tahap pengecoran terakhir di Jakarta, Senin (11/11/2019). Sebelumnya Sertifikat Persetujuan Desain untuk pelaksanaan konstruksi Long Span LRT Jabodetabek, Ruas Kuningan telah dikeluarkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berdasarkan rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ)nomor BM.05.03-Mn/733 tanggal 10 April 2019.

Pembangunan jembatan LRT yang dilakukan kontraktor PT. Adhi Karya (Persero) tersebut berhasil meraih dua rekor muri yang diserahkan langsung oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto. Rekor pertama yakni Rekor Jembatan Kereta Box Beton Lengkung dengan Bentang Terpanjang dan Radius Terkecil di Indonesia.

BACA JUGA :   Sejuta Rumah, Pemda Diminta Permudah Perijinan

Sementera untuk rekor kedua diberikan untuk Pengujian Axial Statistic Loading Test pada Pondasi Bored Pile dengan Beban Terbesar di Indonesia. Adapun spesifikasi dari jembatan tersebut adalah Tipe  Box Girder Beton dengan Radius Lengkung 115 meter, Panjang Bentang Utama sepanjang 148 meter dengan beban pengujian pondasi 4400 ton. Adapun progresnya hingga 1 November 2019, untuk pelaksanaan pembangunan prasana LRT Jabodebek Tahap I mencapai 67,3 persen. Sementara progres tiap ruas antara lain lintas Cawang – Cibubur 86,2 persen, Cawang Bekasi Timur 60,5 persen, dan Cawang – Kuningan – Dukuh Atas 58,3 persen.

Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya terhadap insinyur lokal yang berperan dibalik perencanaan pelaksanaan konstruksi jembatan Lengkung Bentang Panjang 148 meter Kereta Light Rail Transit atau Laju Raya Terpadu (LRT) Jakarta Bogor Depok dan Bekasi (Jabodebek). “Saya sampaikan apresiasinya, sebab jembatan lengkung ini didesain dengan baik oleh Ibu Arvilla Delitriana sebagai insinyur lokal dari ITB. Saya akan hadiahi satu bulan DOM (Dana Operasi Menteri). Desain ini sangat unik dan bisa dipatenkan,” kata Menteri Basuki.

BACA JUGA :   Tree Land Segera Bangun Grand Dafam Cisarua

Menteri Basuki menyatakan, prestasi Arvila tersebut dapat menjadi pemicu bagi para insinyur Indonesia lainnya untuk diikuti.  Dikatakan Menteri Basuki, Arvilla sebelumnya juga telah merancang Jembatan Kali Kuto Semarang, Jembatan Layang khusus Busway ruas Adam Malik di Jakarta, Jembatan Pedamaran 1 dan 2 di Provinsi Riau, dan Jembatan Kereta Api Cirebon-Kriya, serta Jembatan Perawang di Provinsi Riau.

Check Also

saumata suites

Target Terjual Habis 2020, Saumata Suites Tawarkan Unit Tiga Kamar Tidur

BERITA PROPERTI – Sukses dengan Saumata Apartment, PT Sutera Agung Properti (SAP), kini tengah merampungkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 167

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link