Friday , May 29 2020
Home / Breaking News / Di Musda REI Banten, Roni Adali Sampaikan Tiga Prestasi Yang Telah Dicapai

Di Musda REI Banten, Roni Adali Sampaikan Tiga Prestasi Yang Telah Dicapai

Ketua DPD REI Banten Ir. H. Roni Adali saat menyampaikan sambutan di Musda REI Banten, 2019

BERITA PROPERTI – Suksesi kepemimpinan DPD REI Provinsi Banten diwarnai dengan torehan beberapa kinerja yang membuahkan hasil positif. Di bawah kepemimpinan Ir. H. Roni Adali setidaknya tercatat 3 prestasi yang membawa REI Banten maju dan berkembang menjadi organisasi pengembang hingga hari ini.

Dikatakan Roni, kinerja pertama yang berhasil dicatatkan REI Banten adalah soal konsolidasi organisasi. Sejak menjabat sebagai Ketua DPD REI Banten, Roni mengutamakan konsolidasi untuk memperkuat fondasi organisasi dengan cara bersafari ke berbagai kegiatan untuk memastikan eksistensi organisasi.

BACA JUGA :   Moizland Development Mulai Bangun Palm Regency

“Hasilnya, keanggotaan kami yang tadinya hanya berjumlah sekitar 60 pengembang, dengan konsolidasi tersebut, jumlah anggota DPD REI Banten kini mencapai sekitar 120 pengembang,” tutur Roni dalam keterangan resminya ketika membuka Musyawarah Daerah VII DPD REI Banten pada Senin (28/10).

Kinerja kedua, kata Roni, setelah konsolidasi organisasi, pihaknya mulai menetapkan program meningkatkan kompetensi para anggotanya sebagai pengembang. Kompetensi disebut berkait erat dengan kemampuan dan penguasaan baik dalam perencanaan hal strategis maupun hak teknis dari setiap aspek pengembangan properti.

Program peningkatan kompetensi ini merupakan bagian dari 7 pilar utama program DPP REI. Disebut Roni, peningkatan kompetensi ini menguji kemampuan pengembang yang menjadi anggota REI Banten untuk membangun perumahan layak huni. Lewat pendidikan dan pelatihan, pengembang diharapkan mampu meningkatkan komptensi, daya saing, integritas dan nilai tinggi mengingat dinamika dan tantangan penyelenggaraan perumahan bagi masyarakat berpendapatan rendah agar lebih kompetitif.

BACA JUGA :   Ciputra Kembangkan Ciputra Internasional

“Juga memastikan para pengembang mengikuti aturan-aturan yang ada seperti menggagas pendekatan agar bagaimana caranya agara kawasan tersebut memiliki nilai dan para penghuninya. Ada 3 aspek yang diberikan yakni kompetensi di bidang legalitas dan kebijakan pemerintah, kompetensi dalam hal-hal teknis pengembang properti dan yang terakhir kemampuan teknis dalam aspek bisnis,” kata Roni menambahkan.

Kinerja ketiga, berkaitan dengan integritas. Integritas mutlak dibutuhkan pengembang untuk terus menerus menjaga nama baik. Tentu saja hal tersebut tak datang dengan tiba-tiba, butuh waktu yang panjang dan perjuangan terus menerus untuk mewujudkannya.

Tanpa integritas, pengembang bakalan tergoda mencari keuntungan sesaat dengan menghalalkan semua cara. Integritas juga berarti bertanggung jawab penuh dengan apapun yang dikerjakannya. Integritas ini juga berkaitan dengan kredibilitas pengembang.

BACA JUGA :   Sasar Kaum Milenial Apple Residence Laksanakan Ground Breaking

“Ini penting karena di sinilah konsumen akan melakukan hubungan hukum, baik di taraf pemesanan rumah dengan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) atau dengan akta jual beli (AJB) ketika jual beli nanti dilaksanakan,” kata Roni.

Lebih jauh Roni menerangkan, di masa mendatang DPD REI siap menjadi mitra strategis para pemangku kepentingan. Itu sebabnya, DPD REI Banten menandatangani sejumlah kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan seperti pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, PLN, BPN, perbankan bahkan dengan Kejaksaan.

Roni juga berharap kerja sama dengan pemerintah provinsi itu untuk bisa mendatangkan investor yang berminat menanamkan modalnya terutama untuk proyek properti di Banten. Kedatangan investor tersebut akan sangat membantu pengembang menengah dan kecil untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengerjakan pembangunan rumah untuk rakyat.

BACA JUGA :   Harga Bahan Bangunan dan Upah Tenaga Kerja Naik, Properti Ikut Mahal

Dia juga menyinggung pentingnya kerja sama dengan pemangku kepentingan seperti Kejaksaan terutama dalam hal pembebasan lahan. Kerja sama ini berhubungan dengan Program Sejuta Rumah yang menjadi proyek strategis nasional. Di Banten, DPD REI Banten berkontribusi besar mewujudkan program strategis nasional itu.

Untuk pengawalan proyek tersebut Kejaksaan telah membentuk apa yang dinamakan sebagai Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) baik di pusat maupun di daerah. Program TP4 merupakan respons Kejaksaan dalam mendukung program pemerintah di bidang pembangunan nasional.

“Di masa depan, kami akan lebih meningkatkan kerja sama dengan Kejaksaan terutama untuk TP4-nya agar bisa membantu hambatan-hambatan kami dalam melaksanakan Program Sejuta Rumah yang merupakan proyek strategis nasional,” kata Roni.

BACA JUGA :   Sahid Bangun Apartemen Ekslusif The Sahid Asena

Dengan semua kerja sama ini, kata Roni, REI Banten semakin terpacu untuk membangun rumah rakyat dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Hal lainnya dan penting untuk dilakukan DPD REI Banten di masa mendatang adalah menjadikan organisasi ini besar dan berwibawa.

Check Also

Meski Turun 22% Sejak Pandemi, Ruang Perkantoran Tetap Diperlukan

PERKANTORAN – Perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik meninjau kembali strategi real estate komersial mereka di tengah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 171

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link