Thursday , 17 October 2019
Home / Indeks Berita / Didukung Infrastruktur dan Kondisi Alam, Kawasan Sentul Kian Diminati

Didukung Infrastruktur dan Kondisi Alam, Kawasan Sentul Kian Diminati

Royal Sentul Park of LRT City, sebuah kawasan mixed-use seluas 14,8 Ha.

BERITA PROPERTI – Selain kawasan Serpong, Tangerang, daerah penyangga ibukota Jakarta yang berkembang pesat dan menjadi tolak ukur saat ini adalah kawasan Sentul, Bogor. Kedua kawasan tersebut memang lebih menonjol dibanding sejumlah kawasan lain, yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Hal ini karena kawasan Serpong dan Sentul yang pembangunan infrastrukturnya begitu masif dan cenderung sudah lebih bagus.

Namun begitu, kawasan Sentul masih lebih unggul karena memiliki iklim yang lebih sejuk dengan pemandangan pegunungan yang masih hijau. Oleh karena itu, belakangan banyak masyarakat yang mulai menjadikan kawasan Sentul sebagai pilihan utama ketika mencari hunian. Alamnya yang masih hijau, pembangunan infrastruktur dan harga properti yang masih terjangkau, menjadi alasan mereka memilih kawasan Sentul. Hal penunjang lainnya yang membuat Sentul akan terus berkembang mengikuti kawasan Serpong adalah, sudah ada perencanaan pengembangan skala kota.

BACA JUGA :   Brankas Ini Membuat Aman Barang Berharga Anda

Hasil riset Leads Property menyebutkan, pertumbuhan harga apartemen di Sentul akan terus naik berkisar 10-12 persen hingga tahun 2021 mendatang. Riset itu juga mengatakan keberadaan sarana transportasi LRT yang akan beroperasi dua tahun mendatang akan membuat rata-rata harga apartemen di wilayah ini dari Rp17 jutaan/m2 saat ini menjadi Rp20 juta-Rp23 juta/m2.

Naiknya harga apartemen tersebut diakui oleh Project Director Royal Sentul Park Nanang Safrudin Salim. Menurutnya, kenaikan secara gradual sudah terjadi untuk unit-unit apartemen Royal Sentul Park dan itu bukan hal utama yang akan membuat kawasan ini semakin menarik. Khususnya proyek LRT City di Sentul, konsep pengembangan serta lokasinya sangat memenuhi syarat untuk kawasan ini terus berkembang.

BACA JUGA :   Teknologi Konstruksi Bahan Bangunan Dalam Pengembangan TOD

“Lokasi Royal Sentul Park itu memanjang hingga 1,3 km di sisi jalan tol Jagorawi Km. 33 dan ini membuat akses maupun jarak tempuh ke sini dari Jakarta lebih mudah dibandingkan ke Kota Bogor sendiri. Di sisi lain, lokasinya juga berada di gerbang kawasan bisnis (CBD) Bogor,” jelasnya di arena Indonesia Property Expo (IPEX) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, dalam keterangan tertulis.

Seperti diketahui, saat ini PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Adhi Commuter Properti (ACP) mengembangkan proyek yang mengusung pendekatan konsep kawasan Transit Oriented Development (TOD), dengan brand LRT City. Untuk wilayah Sentul, sejak tahun 2017 lalu mulai dikembangkan Royal Sentul Park of LRT City, sebuah kawasan mixed-use seluas 14,8 Ha. Adhi Karya akan mengembangkan kawasan lebih dari 70 Ha di seberang Royal Sentul Park untuk pengembangan LRT City selanjutnya.

Project Marketing Manager Royal Sentul Park Annisa Rizky Fadlillah mengungkapkan, harga unit Royal Sentul Park saat dipasarkan pertama kali pada pertengahan tahun 2017 untuk tipe studio (22 m2) sebesar Rp299 juta dan harga saat ini mencapai Rp407 juta. Mengalami kenaikkan Rp100 jutaan dalam tempo dua tahun.

BACA JUGA :   Usai Developer of The Year, Paramount Raih PMSE 2018

“Tren ini akan terus berkembang seiring terus berjalannya progres pembangunan di Kawasan. Untuk tingkat kenaikannya juga bisa dibandingkan karena di sini pengembangannya dari awal sehingga sangat wajar kalau tren kenaikannya juga lebih progresif dan akan terus bertumbuh dengan pengembangan sebuah kawasan kota baru yang lengkap,” tambah Annisa.

Royal Sentul Park saat ini tengah membangun tower pertama 34 lantai (1.626 unit) dan fasilitas komersial Mal The Boutique Walk (B-Walk). Tower pertama ini rencananya akan tutup atap (topping off) pada 17 Agustus 2019 bersamaan dengan perayaan kemerdekaan Indonesia. Sebelumnya, beberapa fasilitas komersial juga telah beroperasi seperti pusat kuliner Padi Emas maupun Taman Kupu-kupu yang telah menjadi destinasi baru khususnya untuk masyarakat Bogor.

Sedangkan fasilitas komersial berupa mal, tahap pertama ditargetkan beroperasi pada awal tahun depan, sementara unit apartemen diserahterimakan (hand over) pada Juni 2020. Selanjutnya, kawasan ini akan dipenuhi oleh 9 tower apartemen, Royal Boutique Hotel (bintang tiga), lifestyle mall, office, rumah sakitdan universitas.

BACA JUGA :   PHS Tawarkan Harga Menarik Hanya Di IPEX 2018

Annisa menambahkan, tower pertama sudah terjual lebih dari 900 unit dan tipe studio sudah sold out. Ia mengaku kebanyakan pembeli dari Bogor, lalu diikuti oleh Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, dan Depok, serta sisanya dari berbagai wilayah lainnya. “Di sekitar Sentul nanti juga dilengkapi AOEN Mall, toko furnishing IKEA, akses jalur tol lingkar luar Bogor (BORR) sehingga akan ada banyak katalis yang akan membuat properti di sini berkembang pesat,” tegas Annisa.

Sedangkan khusus di ajang IPEX 2019, sambung Annisa, Royal Sentul Park juga mengadakan berbagai program khusus untuk  transaksi yang dilakukan selama ajang pameran. Misalnya hadiah langsung untuk pembelian tunai keras (cicil tiga kali) berupa IPhone X, TV, dan AC. “Juga ada promo kemudahan pembebasan biaya-biaya yang totalnya mencapai Rp30 juta. Harga unit untuk tipe 1 bedroom (BR/35,5) Rp605,3 juta, 2 BR (50 m2) Rp825 juta,” pungkas Annisa.

Check Also

Morotai

Pembangunan 6 Jembatan dan Jalan Lingkar Morotai Maluku Utara Dilanjutkan

INFRASTRUKTUR – Pulau Morotai sebagai salah satu pulau terluar dan terdepan di wilayah perbatasan Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 164

Klik Disini
close-link