Friday , 20 September 2019
Home / Indeks Berita / Dukung Pariwisata, Rumah Adat di Kampung Ulos Samosir Akan Direvitalisasi

Dukung Pariwisata, Rumah Adat di Kampung Ulos Samosir Akan Direvitalisasi

Rumah Gorga di Pulau Samosir

UMUM – Pulau Samosir Toba, Provinsi Sumatera Utara terkenal dengan kain tenun Ulos khas Sumatera Utara yang dibuat secara tradisional. Kegiatan produksi tenun ulos yang menampilkan kearifan lokal juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis domestik dan mancanegara. Salah satu Desa yang terkenal sebagai pusat tenun Ulos adalah di Kampung Huta Raja, Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangaruruan, Kabupaten Samosir.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam kunjungannya ke Pulau Samosir baru-baru ini juga meninjau desa yang selama ini dikenal sebagai desa wisata yang kerap disambangi wisatawan. Selain sebagai pusat tenun, di kawasan Huta Raja juga masih terdapat Rumah Adat Batak Samosir atau Rumah Gorga.

BACA JUGA :   Perbaiki 492 Sarana Prasarana Umum, Rehabilitasi NTB Terus Dilakukan

Dalam kunjungannya Menteri Basuki berbincang dengan warga Huta Raja untuk mengetahui harapan mereka terkait rencana pengembangan kampung tersebut sebagai salah satu destinasi wisata di Samosir. Dikatakan Menteri Basuki, ada sejumlah rumah gorga yang akan diperbaiki karena kondisinya yang sudah tua dan kurang layak. Selain itu, ada beberapa rumah yang bentuknya telah beralih menjadi rumah modern.

“Selain sebagai pusat tenun, dengan adanya beberapa Rumah Gorga yang sudah cukup tua menjadikannya kawasan wisata atau pusaka. Ada beberapa rumah, sekitar 40 unit akan kita coba rehabilitasi, supaya pelatihan tenun dan keahliannya terus berlanjut,” kata Menteri Basuki.

BACA JUGA :   Pemerintah Minta Pemda Dorong Perumahan Berbasis Komunitas Di Daerah

Dikatakan Menteri Basuki, bila Kampung Tenun Ulos Huta Raja dapat ditata dengan lebih baik serta dilengkapi dengan berbagai infrastruktur dasar seperti sanitasi, maka dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung.

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Danis H.Sumadilaga mengatakan, pemugaran Rumah Gorga yang merupakan cagar budaya akan melibatkan tukang-tukang lokal setempat sehingga sekaligus akan menjadi workshop/media latihan bagi masyarakat setempat untuk memelihara keberlanjutan tradisi dan keahlian yang unik ini.

“Ada beberapa rumah yang bentuknya telah beralih menjadi rumah modern, sehingga nantinya akan direlokasi dan dibuat sepenuhnya menjadi rumah gorga. Kita akan melibatkan masyarakat setempat karena butuh keahlian khusus untuk membangunnya, sehingga menjadi kombinasi pekerjaan konstruksi modern dan kearifan lokal,” ujar Danis.

BACA JUGA :   Nelayan Bengkulu Butuh Rumah Layak Huni

Untuk mendukung pergerakan ekonomi di kawasan tersebut, Danis juga menyatakan bahwa setelah direvitalisasi, rumah-rumah gorga tersebut dapat menjadi homestay bagi para wisatawan. “Untuk biaya akan direncanakan dulu secara matang, perkiraannya mungkin sekitar Rp 15-20 miliar,” ujarnya.

Salah seorang warga, Lasmauli Simarmata (67) mengatakan sangat bersyukur dengan rencana revitalisasi tersebut. Menurutnya, rumah gorga yang ada di wilayah tersebut merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang yang telah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Sehingga, keberadaan rumah-rumah tersebut memiliki nilai sejarah yang panjang bagi warga.

BACA JUGA :   Paramount Land Luncurkan Commercial Kavlings

“Kami berharap rumah-rumah adat ini bisa diperbaiki. Selain itu kalau bisa ada tambahan toilet di luarnya, agar para turis tidak minta tolong ke rumah warga kalau mau buang air kecil. Harapannya tempat ini menjadi kawasan wisata internasional,” tuturnya.

Check Also

ModernCikande

Versi PropertyGuru, MCIE Jadi Kawasan Industri Terbaik Tahun 2019

KAWASAN INDUSTRI – PT Modernland Realty Tbk., terus memperkuat lini bisnisnya dengan memperkuat kinerjanya di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link