Sunday , 17 November 2019
Home / Indeks Berita / Dukung Sektor Industri dan Pariwisata, Tol Mabit Beroperasi Tahun Depan

Dukung Sektor Industri dan Pariwisata, Tol Mabit Beroperasi Tahun Depan

Tol Manado - Bitung
Tol Manado – Bitung (Mabit) sepanjang 39,9 km merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN)

WISATA – Pembangunan jalan Tol Manado – Bitung (Mabit) sepanjang 39,9 km yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) terus dikebut penyelesaiannya. Tol ini bertujuan untuk  mengurangi biaya logistik bebrapa produk ekspor yang melalui Pelabuhan Internasional Bitung. Keberadaan tol ini juga akan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, tol ini tidak hanya terkoneksi untuk pelabuhan dan KEK Bitung dan Tanjung Pulisan – Likupang saja, akan tetapi juga sebagai pendukung kawasan strategis pariwisata nasional Manado – Bitung – Likupang, termasuk akses ke Pulau Lembeh.

BACA JUGA :   Usai Revitalisasi, Cagar Budaya Di Siak, Riau Jadi Destinasi Wisata Baru

“Sebagai terusan dari tol Manado – Bitung akan dibangun jembatan dengan panjang sekitar 1 Km dengan anggaran tahun jamak sebesar Rp 500 miliar yang konstruksinya akan dimulai tahun 2020,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Jalan Tol Mabit dibangun dalam dua seksi, yaitu Seksi 1 Ring Road Manado-Sukur-Air Madidi (14 Km) dikerjakan oleh Kementerian PUPR dan untuk Seksi 2 Air Madidi – Bitung (25 Km) dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Manado Bitung.

BACA JUGA :   Paramount Pasarkan Ruko Tematik Maggiore Square, Sold Out Dengan Cepat

Untuk Seksi 2, Tol Mabit ini dibangun menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi Rp 6,19 triliun. Dukungan pemerintah untuk pembiayaan konstruksi Seksi 1 sebesar Rp 3 triliun, merupakan instrumen untuk meningkatkan kelayakan investasj jalan tol Mabit.

Progres pekerjaan pada Seksi 1 yang sudah selesai  dibangyaitu Seksi 1A Manado – Sukur (7 Km) dan Seksi 1B Sukur – Airmadidi (7 km). Sedangkan untuk Seksi 2 yaitu Seksi 2A Air Madidi – Danowudu (11,5 Km) progresnya 89,40 % dan Seksi 2B Danowudo – Bitung (13,5 Km) progresnya 31,20 %, ditargetkan dapat  beroperasi penuh pada April 2020.

BACA JUGA :   Anggaran FLPP Turun, PUPR Revisi Target

Jalan tol yang memiliki lima Simpang Susun (SS) yaitu, SS Manado SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu dan SS Bitung ini, akan memangkas waktu tempuh Manado ke Bitung dan sebaliknya dari 90-120 menit menjadi 30 menit. Disamping itu dengan adanya tol Mabit, risiko kecelakaan lalu lintas di jalan arteri diharapkan akan berkurang.

Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini juga akan menjadi faktor pendorong berkembangnya sektor pariwisata kawasan Manado – Bitung – Likupang yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Kawasan ini menjadi salah satu dari 5 kawasan pariwisata prioritas yang akan dikembangkan tahun 2020. Disamping itu masih banyak lagi objek wisata di Sulawesi Utara yang memiliki potensi dan belum dieksplorasi, seperti Pantai Serena, dan Air Terjun Kima Atas yang juga memerlukan dukungan infrastruktur.

Check Also

Bank DKI Annual Report

Sukses Jalankan Keterbukaan Informasi, Bank DKI Raih Annual Report Awards

KINERJA BANK – Bank DKI berhasil meraih tempat kedua dalam Annual Report Award 2018 pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link
INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI!
close-link