Wednesday , 21 November 2018
Breaking News
Home / Umum / Teknologi / FireEye Mengungkap Kampanye Spionase Cyber

FireEye Mengungkap Kampanye Spionase Cyber

FIRE EYE 2TEKNOLOGI – FireEye, Inc. (NASDAQ FEYE), pemimpin dalam penghentian serangan cyber tercanggih saat ini, telah mengungkap sebuah operasi spionase cyber yang kemungkinan menyerang Indonesia tanggal 28 Mei 2015.

Detil dari kelompok ancaman ini tersedia di sebuah Laporan Intelijen, “APT 30 and the Mechanics of a Long-Running Cyber Espionage Operation”. Laporan tersebut memaparkan sebuah operasi intelijen siber APT 30, yang menggunakan teknik Advanced Persistent Threat (APT) yang kemungkinan besar disponsori oleh pemerintah Cina.

“Kelompok yang menggunakan teknik serangan canggih seperti APT 30 ini menggambarkan bahwa kelompok spionase siber yang didukung suatu negara ini dapat mempengaruhi berbagai lembaga pemerintahan maupun organisasi di Indonesia dan Asia Tenggara,” kata Bryce Boland, Chief Technology Officer dari FireEye untuk Asia Pasifik. “Pemerintahan dan bisnis di Indonesia menghadapi kelompok intelijen cyber yang melakukan operasinya secara terus-menerus sertamemiliki sumber daya manusia dan danayang besar.”

Melakukan operasi spionase cyber sejak tahun 2005, APT 30 adalah salah satu kelompok operasional APT terlama yang pernah diselidiki oleh FireEye.Kelompok tersebut telah secara konsisten menargetkan Asia Tenggara dan India, termasuk yang menjadi target adalah Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

APT 30 telah menggunakan malware yang telah disesuaikan untuk digunakan pada kampanye-kampanye tertentu di wilayah anggota ASEAN dan lainnya.Terlihat beberapa dari 200 contoh malware APT 30, yang termasuk dalam penyelidikan ini, menargetkan organisasi-organisasi di Indonesia. APT 30 Menargetkan Pemerintahan, Jurnalis dan Bisnis di Kawasan Asia Tenggara.

Analisis yang dilakukan pada malware APT 30 mengungkapkan sebuah pendekatan metodologis pada pengembangan software yang sama dengan pengembangan teknologi dalam dunia bisnis, sebuah pendekatan yang berhubungan erat dengan berbagai lingkungan diplomatik, politik, media, dan sektor swasta yang ingin mereka susupi. Target mereka adalah mendapatkan informasi yang berkaitan dengan hal-hal yang dibutuhkan pemerintah Cina untuk intelijen mereka, yaitu isu politik, ekonomi, dan militer, wilayah sengketa, dan diskusi yang berhubungan dengan legitimasi Partai Komunis Cina.

Dari Juli hingga Desember 2014, produk dari FireEye mendeteksi malware yang digunakan oleh kelompok APT dan pelaku lainnya yang menargetkan 29 persen jaringan dari para pelanggannya di Asia Tenggara. Secara global, FireEye telah mendeteksi bahwa serangan ini menargetkan 27 persen dari para pelanggannya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*