Monday , 16 December 2019
Home / Indeks Berita / Gaet 4 Investor, Fintech ALAMI Jadi Pionir Startup Syariah di Indonesia

Gaet 4 Investor, Fintech ALAMI Jadi Pionir Startup Syariah di Indonesia

ALAMI
Perusahaan teknologi pembiayaan (fintech lending) syariah, Alami, mengumumkan komitmen pendanaan dengan empat investor berskala multinasional, Rabu (13/11).

TEKNOLOGI – Perusahaan teknologi pembiayaan (fintech lending) syariah, Alami mengumumkan komitmen pendanaan dari empat investor asal Singapura dan Malaysia, pada Rabu (13/11). Setidaknya diproyeksikan Startup ini akan meraup Rp 10-20 miliar. “Kira-kira US$ 1 juta (Rp 14 miliar) untuk (investasi) ini,” kata CEO Alami, Dima Djani.

Ia berharap, putaran pendanaan itu selesai pada awal tahun depan. Keempat penanam modal itu terdiri atas tiga modal ventura dan satu angel investor. Modal ventura yang terlibat yakni Golden Gate Ventures, Agaeti Ventures, dan RHL Ventures. Golden Gate Ventures memimpin komitmen pendanaan ini.

BACA JUGA :   Apartemen Saumata Lakukan Topping Off

Modal ventura asal Singapura ini telah berinvestasi di 30 perusahaan di lebih dari tujuh negara Asia sejak 2011. Di Indonesia, Golden Gate Ventures berinvestasi di Gojek, Tanihub, Alodokter, Sampingan, DuitPintar.com, Ruma, Printerous, Teman Jalan, dan Gadjian. Mereka memang berfokus pada investasi US$ 1 juta hingga US$ 5 juta.

Sedangkan RHL Ventures berasal dari Malaysia dan Agaeti Ventures berbasis di Indonesia. Mantan CEO Citibank Private Banking, Aamir Rahim terlibat di komitmen pendanaan ini sebagai angel investor. Dima mengatakan, para investor itu telah menakar potensi pasar syariah di Indonesia.

Dari sisi perusahaan, menurut dima, Alami sudah menunjukkan rencana bisnis yang matang. “Ini merupakan hal yang baru, untuk pertama kalinya, startup syariah Indonesia sukses mengajak investor untuk berinvestasi,” kata Dima. Ia berharap, ada lebih banyak investor yang mau menanamkan modalnya di perusahaan rintisan Tanah Air.

BACA JUGA :   Tekan Risiko Gagal Bayar, UangTeman Ikat BPJS Ketenagakerjaan

Saat ini, Alami telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 55 miliar. Ia menargetkan, perusahaannya bisa memberi pembiayaan Rp 80 miliar hingga akhir tahun ini. “Sudah sesuai target,” katanya. Ia tak secara rinci menjelaskan penggunaan dana segar ini. Namun, ia menargetkan bisa menyalurkan pinjaman Rp 200 miliar pada tahun depan.

Untuk tingkat wan-prestasi (TWP) atau pinjaman bermasalah 0%. Dalam hal mitigasi risiko, Alami menerapkan sistem credit scoring yang diklaim komprehensif. Alami akan memberikan dari sisi kuantitatif seperti laporan keuangan dan rekening koran bisnis. Juga kunjungan ke tempat usaha untuk memastikan kredibilitas calon peminjam.

Menurut Global Islamic Finance Report (GIFR) 2019 yang dirilis Cambridge Institute of Islamic Finance (Cambridge IIF), Indonesia menempati urutan teratas dengan skor 81,93 melesat dari sebelumnya 57,8. Indonesia mencatatkan kemajuan dari perkembangan regulasi serta peningkatan ekosistem industri perbankan dan keuangan syariah.

BACA JUGA :   Konsumen Sentra Timur Residence Dapat Mobil

Selain itu, lewat dukungan pemerintah, ekosistem keuangan syariah juga makin diperkuat dengan peluncuran Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024. Bagi Alami, komitmen ini jadi milestone penting bagi industri keuangan syariah di Indonesia memperkuat struktur operasional perusahaan, dan adaptasi teknologi terkini.

Dari sisi keamanan transaksi, Alami bekerja sama dengan Bank Permata Syariah. Untuk itu, uang yang dibayarkan oleh peminjam akan masuk ke rekening penampung terlebih dulu. Dima mengklaim, operasionalnya dijalankan dengan akad syariah, sesuai fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI Nomor 117. (Artha Tidar)

Check Also

saumata suites

Target Terjual Habis 2020, Saumata Suites Tawarkan Unit Tiga Kamar Tidur

BERITA PROPERTI – Sukses dengan Saumata Apartment, PT Sutera Agung Properti (SAP), kini tengah merampungkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 167

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link