Friday , 20 September 2019
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Garap Hunian Bagi ASN, Taspen Properti Investasikan Dana Rp 220 Miliar

Garap Hunian Bagi ASN, Taspen Properti Investasikan Dana Rp 220 Miliar

PT Taspen garap hunian jangkung sebagai bagian dari strategi mengoptimalkan pengelolaan aset (kontan.co.id)

BERITA PORPERTI- PT Taspen Properti Indonesia, melakukan terobosan untuk meningkatkan kinerjanya. Setelah lama bergerak di bisnis penyewaan ruang perkantoran, anak usaha PT Taspen (Persero) menjajal manisnya bisnis hunian jangkung.

Untuk tahap pertama, Taspen Properti menggarap Apartemen Aspena Residence di bilangan Batu Ceper, Kota Tangerang. Rencananya, hunian vertikal di barat kota Jakarta ini akan dibangun 748 unit apartemen dengan investasi Rp 220 miliar.

BACA JUGA :   Fasilitas Umum dan Infrastruktur Harus Ramah Bagi Penyandang Disabilitas 

Dirut PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro mengatakan pengembangan properti anak usaha PT Taspen sebagai bagian dari strategi perseroan mengoptimalkan pengelolaan aset, khususnya aset properti yang dimiliki perseroan.

“Selain memiliki aset sendiri, Taspen Properti yang selama ini menyewakan gedung-gedung milik Taspen. Ke depannya, aset properti milik PT Taspen akan kita serahkan ke Taspen Properti untuk dioptimalkan pengelolaannya,” ujar Iqbal Latanro saat ground breaking Apartemen Aspena Residence di Batu Ceper Tangerang, Rabu (20/3).

Sementara itu, Dirut PT Taspen Properti Indonesia, Bayu Utomo menyebut mengembangan Aspena Residence merupakan proyek yang pertama usai bergerak di bidang penyewaan ruang perkantoran. “Apartemen Aspena Residence dikembangkan dengan membidik kalangan milenials yang mengincar hunian pertama,” ujar Bayu Utomo.

BACA JUGA :   Di IPA 2019, Modernland Realty Raih Penghargaan Kategori Residential

Bayu mengatakan, Apartemen Aspena Residance merupakan apartemen dengan harga menengah namun memiliki kualitas yang lebih prima dibanding dengan apartemen sekelasnya. Apartemen ini diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai perusahaan BUMN maupun masyarakat yang berada di wilayah Tangerang maupun sekitar Jakarta.

“Aspena Residance dirancang PT JOSO, memiliki ketinggian 42 m (12 lantai) dengan jumlah unit mencapai 748,” jelasnya. Berbagai tipe unit yang tersedia adalah tipe studio seluas 23 m2, tipe satu kamar tidur degan luas 35 m2 dan 40 m2. Penghuni bisa menikmati fasilitas seperti retail, ATM, mushola, tempat bermain anak-anak, dan kolam renang.

Adapun harga jual apartemen yang ditawarkan sekitar Rp 16 juta per m2. Harga unit tipe studio mulai dari Rp 389 juta; tipe satu kamar tidur mulai dari Rp 578 juta; dan tipe satu kamar tidur sudut/deluxe mulai dari Rp 668 juta. Untuk para ASN, tersedia 100 unit pertama dengan diskon harga sebesar 10%. Pembelian unit dapat dilakukan dengan cara pembayaran cash keras, cash bertahap, atau fasilitas kredit melalui Bank Mantap, Bank BTN, Bank Mandiri, BRI dan BNI.

BACA JUGA :   Adonara Gandeng Room Today Simasindo

“Dibangunnya apartemen ini selain menguntungkan bagi perusahaan dari aspek bisnis, juga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya berupa lapangan pekerjaan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan keahlian yang dimiliki pekerja,” ujarnya.

Apartemen Aspena Residance memiliki akses yang sangat strategis yaitu terkoneksi dengan stasiun kereta api Poris, Batu Ceper, serta dekat dengan Bandara Udara Soekarno Hatta (sekitar 15-20 menit) dan nantinya difasilitasi sarana shuttle bus dari lokasi ke stasiun terdekat dan bandara.

BACA JUGA :   Mudahkan Jangkauan Nasabah, Bank DKI Buka 4 Kantor Lagi Di Pasar

Investasi pembangunan Apartemen Aspena Residance ini adalah sekitar Rp 220 miliar, dengan pembiayaan dari Taspen Properti dan pinjaman dari Bank Mandiri. Pembangunan apartemen dimulai sejak Januari 2019, setelah terbitnya IMB, diawali dengan pekerjaan fondasi oleh kontraktor Trocon dan dibantu pengawasannya oleh Arkonin.

Untuk pekerjaan kontruksi bangunan mengutamakan sinergi BUMN karya. Proses pembangunan memerlukan waktu sekitar dua tahun, sedangkan topping off struktur direncanakan selesai pada Januari 2020. Bayu berharap hingga akhir 2019, pihaknya bisa menjual sekitar 200 unit. (Artha Tidar)

Check Also

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Sah, Anggaran PUPR Di 2020 Sebesar Rp 120,21 T, Khusus Perumahan Rp 8,48 T

EKONOMI – Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2020 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link