Tuesday , 11 December 2018
Breaking News
Home / Breaking News / Gelar Rakernas 2018, Asparindo : Jokowi Akan Hadir Dan Resmikan

Gelar Rakernas 2018, Asparindo : Jokowi Akan Hadir Dan Resmikan

Pasar Grosir Asparindo Ciledug, salah satu properti unggulan dari Grup Eureka selain Kemang Penthouse

UMUM – Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada tanggal 12 hinggg 13 Desember 2018 mendatang. Presiden Republik Indonsia, Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan hadir dan membuka secara resmi Rakernas yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Jakarta itu.

Ketua Umum Asparindo Y. Joko Setyanto mengatakan, Rakernas yang mengangkat tema Digitalisasi Pasar Rakyat ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta yang menjadi perwakilan dari Pengelola Pasar. Saat ini jumlahnya tercatat lebih dari 9.000 pasar tradisonal yang tersebar di seluruh  Indonesia.

“Melalui Rakernas, Asparindo mencoba memperkuat konsilidasi antar Pengelola Pasar Rakyat di tingkat Kota/Kabupaten yang tersebar di 34 Provinsi. Proyek digitalisasi bisnis perpasaran menjadi perhatian kami pada saat ini karena sudah menjadi kebutuhan,” ujar Y. Joko Setyanto dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA :   ISPI Rilis New London Di Mutiara Gading City

Dijelaskan Joko, Pasar Rakyat mempunyai peranan penting dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan, memberikan kesempatan kerja dan berusaha, serta menjadi lokomotif pengembangan perekonomian nasional. “Harapan kami, dengan semangat menggerakan ekonomi kerakyatan itu bisa mendorong menyukseskan agenda tahunan Asparindo ini seperti yang diharapkan,” imbuhnya.

Asparindo, kata Joko, sangat mendukung pelaksanaan gerakan non tunai dalam transaksi pembayaran. Oleh karena itu, dalam Rakernas kali ini pihaknya mengusung tema Digitalisasi Pasar Rakyat. Asparindo, kata dia, juga akan mempersiapkan aplikasi PasarKita dengan berbasis Android untuk transaksi pembayaran e-retribusi dan transaksi jual beli di pasar rakyat serta pembayaran lainnya, seperti pembayaran listrik, air, dan sebagainya.

“Rakernas 2018 ini akan menjadi sangat penting karena menjadikan digitalisasi sebagai program pengembangan manajemen perpasaran. Digitalisasi pasar akan menjadi faktor esensial di balik perkembangan dan pertumbuhan pasar tradisional ke depan. Ide ini harus segera direalisasikan,” tegasJoko.

BACA JUGA :   Cari Rumah? Yuk Ke Indonesia Property Expo 2016

Lebih lanjut kata dia, program digitalisasi,selain menciptakan efisiensi, digitalisasi pasar tradisonal juga akan membuat transaksi para pedagang dan pembeli lebih cepat, nyaman, aman; cardless & Cashless. Digitalisasi pasar tradisional ini juga bisa mendorong menaikan daya saing pasar tradisonal untuk bersaing dengan pasar modern dan bahkan survival menghadapi persaingan era Teknologi Digital.

“Teknologi berkembang dengan pesat dan mengubah cara suatu bisnis bekerja, termasuk pasar rakyat. Suka tidak suka, pasar tradisional harus mulai mengadopsi teknologi dengan cepat agar tidak tenggelam, bisa bersaing dengan pasar modern, dan bersaing di Era Teknologi Digital. Jadi, mengakselerasi transformasi cara kerja pasar rakyat dari tradisional ke digital menjadi sangat penting,” ujar Joka sembari menambahkan, Rakernas juga diisi dengan beberapa sesi diskusi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara akan menjadi Keynote Speaker.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*